CEO YANG TERSEMBUNYI

CEO YANG TERSEMBUNYI
bab cowok mesum


__ADS_3

Benar saja apa yang orang orang disini katakan


Kamu sangat menakutkan" ucap adelia dengan nada ketakutan,


Menakutkan kata kamu " Jawab verton sambil mendekati wajah Adelia hingga mereka pun berhadapan ,


Adelia yang semakin takut bahkan jantungnya pun berdegup kencang,'


Kenapa kau sangat takut denganku nona manis"tanya verton


Kenapa kau melihatku seperti melihat hantu" lanjutnya dengan mata melotot


Adelia pun hanya berdiam diri tanpa menjawab apapun,


Mandilah habis itu temani saya makan"  lanjut verton sembari memegang dagu Adelia


verton pun meninggalkan kamar tidur Adelia,


Mbok Ijah kenapa Adelia belum turun ," ucap verton


Cepat bawa dia turun " lanjutnya


TOK... TOK.. TOK...


Adelia yang terdengar ketukan pintu


Non  non adel" ucap mbok ijah


Iya mbok" jawab adelia sembari membuka pintu


Rambut adelia pun masih acak acakan pertanda Adelia belum mandi


Non sudah di tunggu tuan muda untuk sarapan di bawah" ucap mbok Ijah


Maaf mbok,mbok Ijah bilang saja saya ngga mau makan sama seorang srigala"ucap Adelia


Sudah nona nurut saja si mbok takut kalau nona tidak menuruti yang tuan muda perintah baliau akan marah besar non" ucap mbok Ijah dengan nada khawatir


Iya saya mandi dulu ya mbok si mbok turun saja ke bawah" jawab adelia


Baik non" ucap mbok Ijah


Gimana mbok dia mau turun" ucap verton


Kata nona adelia dia mau mandi dulu tuan " jawab mbok Ijah


Setelah menunggu sekitar 45 menit adelia yang tak kunjung turun pun membuat verton benar benar marah besar,'


Piaaaaarrrr piaaaaarrrr


Bunyi piring yang dibanting pun terdengar Adelia dari kamarnya,


Adelia pun ketakutan dengan duduk kaki meringkuk ,


Baru satu hari saja membuatku sangat ketakutan apalagi berhari hari bisa cepat mati aku" gumam adelia dalam hatinya


BRAAAAAK BRAAAAKKK BRAAAAKKK


pintu kamar pun di dobrak sama verton


Adelia pun di buatnya semakin takut ,


Adelia yang duduk mundur sampai mentok ke divan sambil wajahnya memerah,


Kenapa kau tidak mau menemani saya sarapan,apa kau mengingkan aku untuk berbuat kasar,


Kau mau menemani saya makan atau mau melayani saya di ranjang,


Baiklah karena kau tidak menjawab itu tandanya kau harus melayani saya di ranjang untuk meluapkan hasratku,


Adelia pun hanya menggeleng gelengkan kepalanya karena rasa takut,'


verton pun melepaskan dasinya ,membuat adelia semakin ketakutan


verton pun melepaskan ikat pinggangnya

__ADS_1


Jangan...tolong jangan tuan" ucap Adelia


verton pun semakin mendekat hingga ia naik ke atas ranjang,


Adelia pun menolak dan mendorong verton ke samping, Adelia langsung lari menuju kamar mandi dan menutupnya


Sayang... Keluarlah"ucap verton


Pergilah... " Jawab Adelia


Saya tunggu di meja makan" ucap verton


Namun tak ada sahutan dari adelia


Dasar cowok mesum" ucap adelia dalam hatinya


Adelia pun kali ini menuruti verton dan turun ke bawah menemaninya untuk sarapan,


Alyne yang sudah mandi dan bau wangi terasa tercium oleh verton,hingga membuat verton senyum tipis,


Nah kalau kaya Begini kan enak " ucap verton


Jadi saya tak perlu marah marah" lanjutnya


Saya tidak suka kalau apa yang saya suruh tidak di turutin,... NGERTI..... Ucap verton yang seakan mengancamnya


Namun karena verton yang merasa di cuekin kini dia pun merasa tidak di hargai dan membuatku marah,


Kalau orang lagi ngomong itu di lihatin bukan di cuekin ,ucap verton


Apa kamu tidak punya kuping dan mata" lanjutnya,


Iya Tuan" jawab Adelia


Apa kamu bilang " ucap verton dengan nada marah sambil memegangi dagu Adelia


Iiiiya tuaaan..." Jawabnya Adelia


Jangan panggil saya tuan panggil saja verton,"


Kini adelia pun makan dengan memandangi wajah verton,


Sebenarnya wajah verton itu sangatlah ganteng dan ideal menurut wanita apalagi melihatnya diumur 32 tahun namun wajahnya seperti umur 29 tahun namun karena sifatnya yang galak dan tegas membuat semua orang takut,


verton pun kini berangkat kekantor,


Namun verton bekerja terasa tidak fokus ia selalu memikirkan Adelia wanita yang selalu membuatnya marah,


Paman tolong pastikan kalau dia baik baik saja " ucap verton


Baik tuan muda" jawab lukas


Telfon rumah pun berbunyi...


Mbok" ucap lukas di ujung telfon


Iya pak Lukas ada apa" jawab mbok Ijah


Apakah Adelia baik baik saja "ucap lukas


saya cek tadi nona baik baik saja pak " ucap mbok Ijah


Nona adelia masih di kamarnya tuan" ucap lukas


Baiklah paman " ucap verton


saat Si mbok mengecek lagi kamar benar saja Adelia tidak ada di kamarnya


Non...non Adel " panggil mbok Ijah yang mencari cari Adelia


Mbok Ijah pun mengetok pintu kamar mandi namun tak ada jawaban, mbok Ijah membuka pintu kamar mandi ternyata Adelia juga tidak ada


Pak lukas " ucap mbo Ijah di ujung telfon


Nona Adelia nggak ada di kamar ,

__ADS_1


Si mbok cari cari tidak ketemu," ucap mbok ijah


Si mbo yakin sudah mengecek semuanya" ucap lukas,


Sudah pak" jawab mbok Ijah


verton yang mendengar berita tersebut langsung marah besar,


Ayo paman kita pulang" ucap verton


Baik tuan muda" jawab lukas


mereka pun bergegas untuk pulang ke rumah


Sesampainya di rumah verton dan semuanya mencari  Adelia namun tidak ada yang menemukannya ,


Semuanya cari adelia sampai dapat" ucap verton


verton yang merasakan penat kini dia masuk ke kamarnya verton pun menengok ke luar jendela namun tak disangka,


verton melihat adelia sedang naik pagar rumah,


verton pun langsung lari untuk mengejar Adelia,


Adelia yang sudah naik kini kakinya di pegang oleh verton,


Mau kemana kamu" ucap verton


Adelia hanya diam saja


Cepat masuk" ucap verton


Kini verton pun membawa Adelia masuk kerumah


Dengan amarahnya yang tidak bisa redupkan oleh siapapun,


Pengawal dan pelayan ikut saya masuk," ucap verton


Karena kalian tidak bisa menjaga adelia siap siap kalian" lanjut verton dengan memegang pistol,


DOOORRR, peluru pistol pun ditembakkan ke arah atas


Semua hanya pasrah diri dan diam.


Aaaaaw" teriak Adelia


Ini adalah peringatan kalau kamu kabur dari rumah ini pistol ini akan aku tembakan ke mereka satu persatu " ucap verton yang tegas


PAHAAAAM..." Lanjutnya


Iyaa.." jawab Adelia


Sekarang masuklah ke kamar " ucap verton


Mbok Ijah antar Adelia ke kamarnya" lanjutnya


Adelia pun semakin takut melihat tingkah verton yang arogan,'


Mbok " ucap Adelia


Iya non " jawab mbok Ijah


Mbok apakah setiap hari verton selalu berbuat seperti itu," ucap Adelia


kenapa si mbok dia marah marah terus


Apa dia tidak punya rasa iba terhadap orang lain,'


Terus kenapa si mbok betah kerja dengan orang yang keras kepala seperti dia," lanjut adelia


Non sebenarnya tuan muda itu orangnya baik hanya saja kalau ada maunya terus tidak kesampaian tuan akan marah, apalagi si mbok ikut kerja dengan tuan muda sejak beliau masih umur 11 tahun " ucap mbok ijah


Adelia pun mendengarkan cerita mbok Ijah


.... bersambung....

__ADS_1


__ADS_2