
Akhirnya mereka pun tertidur nyenyak karena kelelahan tanpa memakai sehelai pakaian apapun,'
Sore tepat jam 16:30
Adelia bangun duluan ,ia pun sangat kaget melihat di sebelahnya ada lelaki yang di bencinya, Adelia pun menutup badanya dengan sehelai kain dan lari ke kamar mandi, Adelia menangis di bawah derasnya air yang keluar dari shower ,ia sangat jijik dengan diri sendiri bahkan merasa berdosa dengan kelakuanya tadi siang, Adelia benar benar tidak bisa mengontrolnya.'
Papa maafin adel pa" gumamnya
Apakah setelah kejadian ini Alexander masih mau menerima keadaanku ini"lanjutnya
verton yang kini bangun merasa kehilangan Adelia yang tidak ada di sebelahnya,'
verton mendengar tangisan Adelia yang ternyata ada di kamar mandi ,
TOK.... TOK.... TOK... adelia
Adelia... " Ucap verton
Adelia pun hanya diam tidak mau menjawab panggilan dari verton',
verton tau kalau Adelia pasti kecewa denganya, ia pun meninggalkan kamar adelia .
verton sudah mandi dan memakai jas bersiap untuk sarapan bahkan parfum yang dipakainya terasa wangi sekali,
Mbok panggil adelia buat nemenin saya sarapan " ucap verton
Baik tuan " jawab mbok Ijah
Non..nona adel "ucap mbok Ijah
Namun Adelia tidak membuka pintu kamarnya
Maaf tuan ,nona Adelia tidak membuka kamarnya tuan" ucap mbok Ijah
verton pun bergegas untuk menuju kamar adelia
TOK... TOK... TOK....
Adelia ...adel.???.. Buka pintunya" ucap verton dengan ketukan yang lebih keras
Karena tidak ada jawaban dari Adelia, verton pun langsung mendobrak pintu kamar Adelia
BRAAAAAK....
Adelia kenapa kamu tidak melayani saya makan" ucap verton dengan nada emosi
Turunlah....kalau kamu tidak nurut akan ku bunuh penjaga satu persatu" ancam verton
Adelia pun hanya diam tanpa bicara apapun
Hanya tangisan air mata penyesalan yang menetes di pipinya,'
Adelia jawab saya ngomong" ucap verton dengan nada mulai marah
namun Adelia tetap diam
verton pun berbalik untuk keluar kamar,
Sampai kapan kamu mau menyiksa saya seperti ini terus" ucap Adelia
__ADS_1
Apa mentang mentang kamu kaya sehingga bisa berbuat sewenang wenang kepada bawahan kamu,atau kamu memang tidak punya rasa kasihan terhadap orang lain," ucap Adelia
Kamu memang benar benar seperti iblis yang ngga punya perasaan" lanjutnya
verton yang mendengar ucapan dari adelia kali ini tidak marah tapi dia lebih memilih meninggalkannya Adelia dikamar sendirian,
Sesampainya di kantor verton terus kepikiran dengan kata kata yang diucapkan Adelia,
AAAAAKHHHH....
verton pun marah dengan sendirinya,
Hingga mengamuk di dalam kantornya ,
Tuan..apakah tuan muda baik baik saja" ucap lukas
Paman tinggalkan saya sendirian" ucap verton
paman Pulanglah dulu " lanjutnya
Baik tuan" jawab lukas
lukas pun akhirnya pulang ke rumah
Mbok Ijah" panggil Lukas
Iya pak" jawab mbok Ijah
Apa nona Adelia sudah makan" tanya lukas
Nona adelia dari tadi mengunci diri di kamarnya pak ,si mbok ketok ketok tidak ada jawaban," ujar mbok Ijah
Non .. nona Adelia buka pintunya non,ini Paman lukas non" ucap Lukas dari luar pintu,
Namun tetap aja tak ada jawaban dari adelia,tapi dengan kesabaran Lukas akhirnya Adelia pun mau membuka pintu kamarnya.
Paman untuk apa paman kesini "tanya Adelia
apa paman disuruh si brengsek itu buat kesini" lanjutnya
Paman hanya ingin tahu kondisi nona ,sampai kapan nona mau begini " jawab lukas
Paman pasti masuk kekamar ini karena di suruh si brengsek itu kan,pasti dia kan yang menyuruh paman buat saya turun ke bawah buat makan siang dengannya,bilang saja paman saya tidak lapar" ucap Adelia dengan nada kesal
Tidak non,paman kesini memang mau tau kondisi nona ,tuan menyuruh paman untuk
pulang lebih duluan non," ujar lukas
Paman... Adelia pengen pulang,sudah sebulan Adelia tidak pernah dapat kabar dari papa" ucap Adelia sambil memeluk lukas
Paman Kenapa si brengsek itu selalu kasar
Apa dia tidak punya perasaan kasihan terhadap orang lain,lanjut Adelia
Non, sebenarnya tuan muda itu orangnya sangat baik hanya saja memang dia tidak bisa mengontrol emosinya,tuan juga kalau lagi ada maunya pasti harus kesampaian apalagi nona adelia yang selalu memberontak apa yang tuan muda minta makanya beliau selalu marah,'' ucap lukas
Kenapa paman betah kerja disini" ucap Adelia
Paman bekerja disini sudah lama non sejak tuan horison belum menikah dengan nyonya Larissa ,makanya paman sudah menganggap tuan muda seperti anak sendiri,
__ADS_1
Makanya tuan muda lebih akrab ke paman daripada ke orangtuanya ,"ujar lukas
Sudah nona makan dulu ya,biar nona tidak sakit"
Akhirnya adelia pun mau makan karena bujukan dari lukas,adelia menganggap Lukas seperti orang tua keduanya,
Malam ketika jam 00: 35 Lukas yang khawatir dengan verton kenapa tak ada kabar bahkan handphonenya pun tak aktif,
Tak beberapa lama verton pun pulang dalam keadaan mabuk,
Tuan muda,tuan kenapa seperti ini " ucap lukas sambil memegangi Tangan verton untuk di rangkulkan ke pundak lukas
Saya bisa sendiri paman" ucap verton
Tapi tuan muda mabuk berat" ucap lukas
Paman tenang saja " ucap verton yang keras kepala
lukas sangat khawatir dengan verton karena tidak pernah ia mabok
verton pun masuk ke kamar Adelia dan mengunci pintu,
Adelia yang masih tidur pulas tidak menyadari kedatangan verton ,
ia pun memandangi tubuh adelia yang mungil tertidur menghadap ke samping,tanpa basa basi verton membuka celananya hingga memakai kolor saja dan terlihat pusaka setengah berdiri langsung naik ke ranjang Adelia,
adelia pun langsung kaget melihat verton yang sudah ada di ranjangnya,saat Adelia mau teriak mulut nya di bungkam dengan tangan verton
Layani aku malam ini nona" ucap verton
Adelia pun menggelengkan kepalanya
Adelia mencium bau alkohol dari mulut verton
Kau mabuk "tanya Adelia
Jangan berisik cepat layani aku " jawab verton
jangan lakukan itu terus padaku,kenapa kau tidak pernah puas menyiksaku bahkan kemarin kau sudah memasukkan obat perangsang hingga aku mau melayanimu
Aku mengharapkan keturunan dari rahimmu "ucap verton
Kenapa dia berkata seperti itu" ucap adelia dalam hatinya
Apa dia sadar dengan apa yang dia katakan" lanjutnya tapi sepertinya dia ngelantur
Cepatlah nona manis " lanjut verton
Kenapa aku begitu kasihan jika dia seperti ini ,
Padahal biasanya dia sangat tegas dan bahkan kejam " ucap adelia yang masih bertanya tanya dalam hatinya
Cepat nona " ucap verton sambil menarik baju tidur Adelia seperti anak mau menyusu
Kenapa kau terus memaksaku" ucap adelia
Namun verton tidak menjawabnya
ia langsung menindih di atas tubuh Adelia dan memegang tangan Adelia,
__ADS_1
.... bersambung....