CEO YANG TERSEMBUNYI

CEO YANG TERSEMBUNYI
bab verton mabuk


__ADS_3

Akhirnya mereka pun tertidur nyenyak karena kelelahan tanpa memakai sehelai pakaian apapun,'


Sore tepat jam 16:30


Adelia bangun duluan ,ia pun sangat kaget melihat di sebelahnya ada lelaki yang di bencinya, Adelia pun menutup badanya dengan sehelai kain dan lari ke kamar mandi, Adelia menangis di bawah derasnya air yang keluar dari shower ,ia sangat jijik dengan diri sendiri bahkan merasa berdosa dengan kelakuanya tadi siang, Adelia benar benar tidak bisa mengontrolnya.'


Papa maafin adel pa" gumamnya


Apakah setelah kejadian ini Alexander masih mau menerima keadaanku ini"lanjutnya


verton yang kini bangun merasa kehilangan Adelia yang tidak ada di sebelahnya,'


verton mendengar tangisan Adelia yang ternyata ada di kamar mandi ,


TOK.... TOK.... TOK... adelia


Adelia... " Ucap verton


Adelia pun hanya diam tidak mau menjawab panggilan dari verton',


verton tau kalau Adelia pasti kecewa denganya, ia pun meninggalkan kamar adelia .


verton sudah mandi dan memakai jas bersiap untuk sarapan bahkan parfum yang dipakainya terasa wangi sekali,


Mbok panggil adelia buat nemenin saya sarapan " ucap verton


Baik tuan " jawab mbok Ijah


Non..nona adel "ucap mbok Ijah


Namun Adelia tidak membuka pintu kamarnya


Maaf tuan ,nona Adelia tidak membuka kamarnya tuan" ucap mbok Ijah


verton pun bergegas untuk menuju kamar adelia


TOK... TOK... TOK....


Adelia ...adel.???.. Buka pintunya" ucap verton dengan ketukan yang lebih keras


Karena tidak ada jawaban dari Adelia, verton pun langsung mendobrak pintu kamar Adelia


BRAAAAAK....


Adelia kenapa kamu tidak melayani saya makan" ucap verton dengan nada emosi


Turunlah....kalau kamu tidak nurut akan ku bunuh penjaga satu persatu" ancam verton


Adelia pun hanya diam tanpa bicara apapun


Hanya tangisan air mata penyesalan yang menetes di pipinya,'


Adelia jawab saya ngomong" ucap verton dengan nada mulai marah


namun Adelia tetap diam


verton pun berbalik untuk keluar kamar,


Sampai kapan kamu mau menyiksa saya seperti ini terus" ucap Adelia

__ADS_1


Apa mentang mentang kamu kaya sehingga bisa berbuat sewenang wenang kepada bawahan kamu,atau kamu memang tidak punya rasa kasihan terhadap orang lain," ucap Adelia


Kamu memang benar benar seperti iblis yang ngga punya perasaan" lanjutnya


verton yang mendengar ucapan dari adelia kali ini tidak marah tapi dia lebih memilih meninggalkannya Adelia dikamar sendirian,


Sesampainya di kantor verton terus kepikiran dengan kata kata yang diucapkan Adelia,


AAAAAKHHHH....


verton pun marah dengan sendirinya,


Hingga mengamuk di dalam kantornya ,


Tuan..apakah tuan muda baik baik saja" ucap lukas


Paman tinggalkan saya sendirian" ucap verton


paman Pulanglah dulu " lanjutnya


Baik tuan" jawab lukas


lukas pun akhirnya pulang ke rumah


Mbok Ijah" panggil Lukas


Iya pak" jawab mbok Ijah


Apa nona Adelia sudah makan" tanya lukas


Nona adelia dari tadi mengunci diri di kamarnya pak ,si mbok ketok ketok tidak ada jawaban," ujar mbok Ijah


Non .. nona Adelia buka pintunya non,ini Paman lukas non" ucap Lukas dari luar pintu,


Namun tetap aja tak ada jawaban dari adelia,tapi dengan kesabaran Lukas akhirnya Adelia pun mau membuka pintu kamarnya.


Paman untuk apa paman kesini "tanya Adelia


apa paman disuruh si brengsek itu buat kesini" lanjutnya


Paman hanya ingin tahu kondisi nona ,sampai kapan nona mau begini " jawab lukas


Paman pasti masuk kekamar ini karena di suruh si brengsek itu kan,pasti dia kan yang menyuruh paman buat saya turun ke bawah buat makan siang dengannya,bilang saja paman saya tidak lapar" ucap Adelia dengan nada kesal


Tidak non,paman kesini memang mau tau kondisi nona ,tuan menyuruh paman untuk


pulang lebih duluan non," ujar lukas


Paman... Adelia pengen pulang,sudah sebulan Adelia tidak pernah dapat kabar dari papa" ucap Adelia sambil memeluk lukas


Paman Kenapa si brengsek itu selalu kasar


Apa dia tidak punya perasaan kasihan terhadap orang lain,lanjut Adelia


Non, sebenarnya tuan muda itu orangnya sangat baik hanya saja memang dia tidak bisa mengontrol emosinya,tuan juga kalau lagi ada maunya  pasti harus kesampaian apalagi nona adelia yang selalu memberontak apa yang tuan muda minta makanya beliau selalu marah,'' ucap lukas


Kenapa paman betah kerja disini" ucap Adelia


Paman bekerja disini sudah lama non sejak tuan horison belum menikah dengan nyonya Larissa ,makanya paman sudah menganggap tuan muda seperti anak sendiri,

__ADS_1


Makanya tuan muda lebih akrab ke paman daripada ke orangtuanya ,"ujar lukas


Sudah nona makan dulu ya,biar nona tidak sakit"


Akhirnya adelia pun mau makan karena bujukan dari lukas,adelia menganggap Lukas seperti orang tua keduanya,


Malam ketika jam 00: 35 Lukas yang khawatir dengan verton kenapa tak ada kabar bahkan handphonenya pun tak aktif,


Tak beberapa lama verton pun pulang dalam keadaan mabuk,


Tuan muda,tuan kenapa seperti ini " ucap lukas sambil memegangi Tangan verton untuk di rangkulkan ke pundak lukas


Saya bisa sendiri paman" ucap verton


Tapi tuan muda mabuk berat" ucap lukas


Paman tenang saja " ucap verton yang keras kepala


lukas sangat khawatir dengan verton karena tidak pernah ia mabok


verton pun masuk ke kamar Adelia dan mengunci pintu,


Adelia yang masih tidur pulas tidak menyadari kedatangan verton ,


ia pun memandangi tubuh adelia yang mungil tertidur menghadap ke samping,tanpa basa basi verton membuka celananya hingga memakai kolor saja dan terlihat pusaka setengah berdiri langsung naik ke ranjang Adelia,


adelia pun langsung kaget melihat verton yang sudah ada di ranjangnya,saat Adelia mau teriak mulut nya di bungkam dengan tangan verton


Layani aku malam ini nona" ucap verton


Adelia pun menggelengkan kepalanya


Adelia mencium bau alkohol dari mulut verton


Kau mabuk "tanya Adelia


Jangan berisik cepat layani aku " jawab verton


jangan lakukan itu terus padaku,kenapa kau tidak pernah puas menyiksaku bahkan kemarin kau sudah memasukkan obat perangsang hingga aku mau melayanimu


Aku mengharapkan keturunan dari rahimmu "ucap verton


Kenapa dia berkata seperti itu" ucap adelia dalam hatinya


Apa dia sadar dengan apa yang dia katakan" lanjutnya tapi sepertinya dia ngelantur


Cepatlah nona manis " lanjut verton


Kenapa aku begitu kasihan jika dia seperti ini ,


Padahal biasanya dia sangat tegas dan bahkan kejam " ucap adelia yang masih bertanya tanya dalam hatinya


Cepat nona " ucap verton sambil menarik baju tidur Adelia seperti anak mau menyusu


Kenapa kau terus memaksaku" ucap adelia


Namun verton tidak menjawabnya


ia langsung menindih di atas tubuh Adelia dan memegang tangan Adelia,

__ADS_1


.... bersambung....


__ADS_2