
verton dan Adelia pun pergi yang entah adelia tidak tahu mau kemana,
Kita mau kemana ver"ucap Adelia yang kebingungan
Sudah kamu ikutlah denganku nanti kalau sudah sampai tempatnya kamu juga bakalan tahu " ucap verton
bukankah ini jalan menuju kerumah papa
ver ini beneran kita mau kerumah papa" Adelia pun menangis bahagia karena mau bertemu dengan orang tuanya,
Tanpa di sadari adelia pun memeluk erat lengan verton dan menempelkan kepalanya
verton pun hanya mengangguk dan tersenyum melihat adelia yang bahagia,
Makasih ya ver akhirnya kamu mengajak aku kerumah papa,aku sangat merindukan mereka
"Ucap Adelia yang masih tidak sadar memeluk verton
Eh maaf maaf" lanjutnya
Tidak apa apa del"ucap verton sambil memegangi kepala Adelia untuk tetap bersandar nya,
Setelah sampai di rumah sarnan semua orang rame berbondong bondong hadir di acara pelelangan rumah sarnan,semua orang kaya datang bahkan banyak yang mengenal verton dan bersalaman dengannya, verton adalah orang yang terpandang apalagi orang tuanya yang sangat terkenal dengan kekayaanya,
Terimakasih banyak untuk yang sudah hadir di acara pelelangan rumah tuan sarnan" ucap MC di atas panggung
Saya akan membuka dengan harga 7 milyar siapa yang berani dengan harga segitu apakah ada yang mau menawanya ,''lanjutnya
4 milyar " ucap seorang perempuan
4 milyar apakah ada yang berani untuk menaikkan harga lebih dari itu" ucap MC
4,5 milyar" ucap salah satu pria
5 milyar"
5,1 milyar
Para pembisnis pun saling menawar untuk menaikkan harga
6 milyar" ucap seorang pria muda berkacamata
6,3 milyar " ucap perempuan yang bernama Bu elly
6,5 milyar" pria yang bernama vino itu pun tak mau kalah
6,7 milyar" ucap Bu elly
6,9 milyar" ucap vino
6,9 milyar apakah ada yang mau menaikkan harga lebih tinggi lagi , semua orang pun hanya berdiam diri ,karena penawaran terakhir itu ada pada tuan vino makan rumah ini akan menjadi hak....
10 milyar, semua orang pun menengok seseorang yang berani menawar 10 milyar
Dan orang itu adalah paman lukas
__ADS_1
Wah ...wah ...wah... Ini beneran luar biasa" ucap MC
apakah ada yang berani lebih tinggi lagi" lanjutnya
Semua terdiam pertanda penawaran berhenti
Baiklah karena tidak ada yang berani menawar yang lebih tinggi lagi, rumah ini jadi milik tuan lukas" ucap MC
silahkan naik ke panggung pak Lukas
yang akan menjadi pemilik rumah ini adalah bos saya tuan verton" ucap Lukas
Semua pengunjung pun tepuk tangan
Selamat ya pak ..." Ucap salah satu pengunjung
Selamat pak ... Semua orang pun yang hadir memberikan selamat kepada verton
Mari pak kita urus surat suratnya " ucap pengacara sarnan
verton dan Adelia pun masuk kerumah dan bertemu dengan sarnan
Papa " ucap Adelia
Adelia putriku " ucap verton
Merekapun pelukan dan menangis karena betapa rindunya
Adel sangat rindu sekali sama papa" ucap Adelia
Ditengah tengah tangisan orang tua dan anak, Jessica dan Laura keluar dari kamarnya dan membawa koper untuk bersiap siap pergi ke luar negeri untuk jalan-jalan ,
Sudah dramanya,pa sekarang mama sama Jessica mau pamit pergi ke Singapore," ucap Jessica
Ma... papa itu sudah sering sakit-sakitan kenapa mama justru mau pergi untuk jalan jalan" ucap Adelia
Mama kan juga bosen dirumah terus lagian juga ada mbok Imah dirumah ,ngga usah lebay deh" ucap Jessica
Jessica dan Laura pun pergi setelah mendapatkan uang hasil penjualan rumah
Pa kenalkan ini verton" ucap sarnan
Iya papa sudah kenal dengan beliau nak" ucap sarnan
Papa kenal dia " ucap Adelia dengan wajah bingung
Iya siapa yang tidak kenal dengan verton horrison pembisnis muda yang tampan" ucap sarnan
Gimana keadaan om apakah sudah membaik " verton
Om sudah baikan ,makasih ya selama ini sudah menjaga adelia dengan baik ,om sangat yakin kamu bisa menjadi suami yang baik untuk Adelia "ucap sarnan
Pa ini sebenarnya ada apa kenapa papa bilang terima kasih ke verton karena telah menjagaku" ucap Adelia dengan kebingungan
Jadi gini nak,,, verton itu adalah pria yang mau papa jodohkan sama kamu waktu itu tapi kamu menolak dan lebih memilih Alexander" penjelasan sarnan
__ADS_1
Jadi papa tahu Adelia di culik sama verton selama ini "ucap Adelia
Papa tadinya tidak tahu tapi waktu papa telfonan sama kamu waktu itu keesokan harinya verton datang kesini untuk memberikan bantuan uang ke papa dan menjelaskan semuanya ke papa" ucap sarnan
Om hari ini saya sekalian mau melamar adel untuk saya jadikan istri ," ucap verton dengan nada berharap
Om merestui hubungan kalian ,menikahlah" ucap sarnan
om yakin kamu bisa menjaga anak om" lanjutnya
Adelia levania apakah kamu bersedia menikah denganku " ucap verton
Aku mau " ucap Adelia
Baiklah karena kalian sudah setuju bagaimana kalau pernikahan kalian om laksanakan tiga hari lagi" ucap sarnan
ver izinkan aku tinggal disini menemani papa sampai pernikahan kita di laksanakan" ucap Adelia
Baiklah " ucap verton yang sebenarnya sangat berat melepaskan adelia walaupun di rumah orang tuanya
Hari sudah menjelang sore verton pun berpamitan untuk pulang namun saat di jalan verton seperti orang yang sangat linglung bahkan di tanya soal ada meeting dengan klien pun ia tidak menjawabnya .Karena perjalanan dari rumah verton dan Adelia itu lumayan jauh kurang lebih bisa sampai tiga sampai 4 jam,
Tepat jam 20:30 verton sampai di rumahnya ia merasakan kesepian karena tidak ada adelia yang menemaninya,
Hello sayang " ucap verton di ujung telfonya
Iya sayang ada apa" jawab Adelia
Kamu gimana disitu apakah merindukanku seperti aku yang merindukanmu" ucap verton
Kamu baik baik kan dirumah ,jangan kabur ya dari rumah orang tua kamu "lanjutnya dengan ucapannya yang nglantur
Mana mungkin sayang aku kabur dari rumah orang tuaku sendiri" ucap adelia
Kamu janji ya sayang jangan kabur kalau kamu kabur aku akan bunuh diri" ucap verton
ternyata orang yang kejam seperti kamu ini bisa lebay juga ,Iya sayang aku janji" ucap Adelia
verton berfikiran yang negatif dan takut jika dihari Pernikahannya adelia kabur ,ia benar benar seperti orang gila bahkan rambutnya berantakan,
Jam 02:30 verton sangat gelisah karena tidak bisa tidur memikirkan adelia bahkan verton menelfon Adelia berkali kali namun tak ada jawaban,
Adelia kamu di mana kenapa kamu tidak angkat telfon dariku" gumam verton
Keesokan harinya saat sarapan sudah siap mbok Ijah pun memanggil verton untuk sarapan tapi ia masih tertidur pulas,
lukas datang menghampirinya karena menunggu mbok Ijah yang tak kunjung turun,
Kenapa mbok dengan tuan muda" ucap lukas
Tuan muda tidak mau bangun pak bahkan simbok sudah bangunin berkali kali tapi tuan muda tidak bangun juga," ucap mbok Ijah
Tuan muda" ucap lukas
Tuan ini sudah siang hari ini tuan muda ada meeting dengan perusahaan Waykanan dari China dan sangat berpengaruh dengan perusaan tuan muda" ucap lukas
__ADS_1
..... bersambung.....