
TOLONG....
TOLONG....
Adelia yang terus teriak
Namun tak satupun orang yang datang
Preman pun menyusul Adelia ke hutan dan tertawa dengan sangat kencang
Mau lari kamana cantik" ucap preman
TOLONG lepaskan saya " ucap Adelia yang terus merengek"
Adelia yang terus berjalan mundur pun kini dia tersandung dan jatuh ,
TOLONG...
TOLONG...
Adelia pun terus berteriak
Percuma kamu minta tolong " ucapa preman
Tidak akan ada yang mendengar teriakan kamu" lanjutnya sambil tertawa,'
Kini adelia hanya bisa berpasrah dan berdoa semoga ada keajaiban
Sedangkan baju Adelia sudah sobek sobek di tarik oleh preman,.
pegangin dia " ucap preman
Adelia berusaha melepaskan tangan preman yang memegangnya dan yang satunya membuka resleting celananya,mereka semakin nafsu melihat tubuh Adelia yang sangat mungil dan cantik,
Preman satunya sudah melepaskan semua pakaiannya hanya memakai kolor saja tanpa pembatas lagi ,apalagi pusaka sang preman sudah kelihatan berdiri tegak di dalam kolor,
Preman pun semakin nafsu seperti melihat makanan yang lezat dan siap untuk menyantapnya
BEM BEM Suara mobil berhenti
Sialan...siapa itu " ucap preman
Ganggu orang mau enak enak saja ," lanjutnya
Siapa kalian ngapain kalian kesini " ucap preman
Saya kesini karena mendengar ada orang minta tolong" ucap seseorang
Kalian jangan ikut campur urusan kami,"ucap preman
karena kalian sudah menggangu urusan kami rasakan ini" ucap preman
Preman pun maju dan menghajar orang itu namun preman pun langsung di hempasnya
Aampun tuan " ucap kedua preman itu
Kalau kalian masih mau hidup pergilah," ucap seseorang
Kalau kalian berani mengganggunya lagi aku habisin kalian berdua" lanjutnya
Sang preman pun akhirnya pergi...
Adelia yang masih ketakutan dalam keadaan duduk kaki meringkuk
Nona tidak apa apa " tanya seorang pria tua
Tidak apa-apa,'
Maaakasih paman" ucap Adelia
Nama saya lukas ,
Panggil saja paman lukas
__ADS_1
Nona mau kemana malam malam begini" tanya Lukas
Saya mau pulang paman tapi tadi menunggu taksi tak ada satupun taksi yang lewat
Makanya saya terpaksa jalan kaki" ucap Adelia
Kalau gitu biar saya antar nona saja gimana" tawar lukas
Adelia pun mengaguk ,
Oh iya ini nona kebetulan di mobil ada pakaian anak saya seperti pakaian itu pas di tubuh nona",ujar lukas
Setelah di mobil mereka pun ngobrol'
Rumah nona di mana" tanya lukas
Di Sidney Paman " jawab Adelia
Makasih banyak ya paman sudah menolong Adel,' saya tidak tau lagi harus bagaimana membalasnya, ucap Adelia
Paman sendiri tinggal dimana," tanya Adelia
Paman tinggal di Canberra nona" jawab lukas
Oh iya paman ini sepertinya bukan arah ke rumah adel ''ujar Adelia
Sebentar ya nona kita mampir dulu beli sesuatu,'" ucap lukas
adelia pun hanya diam tanpa mempunyai rasa curiga
Paman kenapa perjalanannya lama kita belum sampai sampai di toko makanan" tanya Adelia
Iya nona bentar lagi sampai" jawab lukas
Gak terasa sudah larut malam sarnan yang dirumah menunggu kepulangan anak kesayangan yang tak kunjung datang datang,
sarnan pun sudah menelfon teman teman Adelia
,Biasanya Adelia kalau pulang dari tempat kerja itu sekitar setengah jam tapi sekarang sudah jam 00:45 bahkan Adelia di telfon pun ngga aktif,
Adel kan sudah gede
,Barang kali dia tidur di rumah temannya,
Apalagi Adelia kan lagi galau gara gara di tinggalkan pacarnya yang miskin itu,'
Siapa itu namanya" lanjutnya
Alexander " ucap sarnan
Adelia pun mulai curiga,
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 02:30 namun toko yang di tuju Lukas pun sampai sekarang belum ketemu
Paman sebenarnya kita mau kemana"ucap Adelia
Mau ngantar kamu pulang," jawab lukas
Bukanya kamu tadi mau pulang kan" lanjutnya
Tapi ini bukan jalan menuju adel pulang om "ucap Adelia yang mulai ketakutan
Tempat ini terasa asing ," lanjutnya
Paman jawab sebenarnya kita mau kemana
Turunin adelia disini ,kalau tidak adelia loncat dari sini," ucap Adelia
Tolong tolong .... teriaknya
Percuma kamu teriak pun jam segini tidak ada yang lewat,
Mereka pun sampai tujuan, Adelia dengan wajah bingungnya melihat rumah yang begitu besar ,banyak penjaga yang sudah siap menantikan kepulangan paman lukas , Adelia pun yang semakin takut,,
__ADS_1
Paman tolong lepasin Adelia,buka pintunya paman,'adelia mau pulang " ucap Adelia dengan ketakutan
Pintu mobil pun di buka ,semua penjaga menunduk dan memberi hormat kepada lukas,
Cepat bawa masuk nona Adelia," ucap lukas
Baik pak ketua" ucap pengawal lukas
Adelia baru sadar kalau ternyata lukas adalah ketua pengawal di rumah ini '
Terus siapa bos disini " gumam hati Adelia
Paman lepasin saya "
Adelia pun menginjak kaki dua pengawal yg memeganginya dan langsung kabur ,namun Adelia langsung di tangkap oleh penjaga yang lain ,
Lepaskan" Adelia terus menjerit
Saat pintu rumah di buka ternyata sudah ada banyak pembantu yang menunggunya,
Pembantu pun memberi salam sambil menunduk kepada lukas
Adelia sangat bingung,,???
Sebenarnya ada apa dan apa rencana paman lukas sehingga semuanya sudah disiapkan seperti ini,
Adelia yang bingung sebenarnya siapa pemilik rumah ini kenapa penjaga dan pembantunya banyak sekali mungkin sekitar 50 orang,
Adelia memandangi tembok tembok karena penasaran siapa sebenarnya pemilik rumah ini kenapa tidak ada fotonya ,
Apa mungkin adelia akan di jadikan istri ke 6 nya " gumam Adelia dalam hatinya
Mari nona naik elevator buat masuk ke kamar nona" ucap lukas
Adelia pun mengikuti arahan lukas soalnya percuma juga kalau dirinya melawan ngga bakalan menang juga,
Ini kamar nona " ucap lukas sembari membuka pintu kamar
Nona kalau butuh apa apa panggil mbok Ijah saja," lanjutnya
Adelia pun mengangguk,handuk dan pakaian ganti pun sudah disiapkan , Adelia pun mengambil handuk dan pergi kekamar mandi untuk membersihkan badanya yang sangat kotor,dikamar mandi adelia yang membayangkan yang tidak tidak sehingga Adelia menjerit tanpa sebab"
Mbok Ijah pun langsung masuk
Non.... nona ...nona baik baik saja kan , " ucap mbok Ijah
Iya mbok saya baik baik saja"
Syukurlah mbok Ijah takut nona kenapa kenapa,
Setelah selesai mandi mbok Ijah pun membersihkan luka luka yang ada di tubuh Adelia
Mbok sebenarnya siapa pemilik rumah ini" tanya adelia
Terus orangnya kemana mbok,
Mbok kenapa mbok Ijah ngga jawab " lanjutnya
Mbok Ijah pun ngga berani mengungkapkan karena takut di marahin,
Udah mbok ngga usah takut bicara saja sama saya" ucap adelia yang penasaran
Gimana nona Adelia luka luka nya sudah mendingan " ucap lukas yang langsung masuk kamar
Mbok Ijah pun menghela nafas
Untung aja pak lukas datang tepat waktu kalau tidak sudah bingung saya jawabnya" gumamnya
Mbok Ijah kalau sudah selesai boleh keluar ya
" Ucap lukas
lukas pun berdiri di hadapan Adelia walaupun Lukas sudah berumur 49 tahun tapi badanya yang tegap dan ganteng yang di penuhi uban yang jarang jarang ,bahkan Lukas adalah orang yang berwibawa,dan tegas
__ADS_1
Paman...