CEO YANG TERSEMBUNYI

CEO YANG TERSEMBUNYI
bab penculikan


__ADS_3

TOLONG....


TOLONG....


Adelia yang terus teriak


Namun tak satupun orang yang datang


Preman pun menyusul Adelia ke hutan dan tertawa dengan sangat kencang


Mau lari kamana cantik" ucap preman


TOLONG lepaskan saya " ucap Adelia yang terus merengek"


Adelia yang terus berjalan mundur pun kini dia tersandung dan jatuh ,


TOLONG...


TOLONG...


Adelia pun terus berteriak


Percuma kamu minta tolong " ucapa preman


Tidak akan ada yang mendengar teriakan kamu" lanjutnya sambil tertawa,'


Kini adelia hanya bisa berpasrah dan berdoa semoga ada keajaiban


Sedangkan baju Adelia sudah sobek sobek di tarik oleh preman,.


pegangin dia  " ucap preman


Adelia berusaha melepaskan tangan preman yang memegangnya dan yang satunya membuka resleting celananya,mereka semakin nafsu melihat tubuh Adelia yang sangat mungil dan cantik,


Preman satunya sudah melepaskan semua pakaiannya hanya memakai kolor saja tanpa pembatas lagi ,apalagi pusaka sang preman sudah kelihatan berdiri tegak di dalam kolor,


Preman pun semakin nafsu seperti melihat makanan yang lezat dan siap untuk menyantapnya


BEM BEM Suara mobil berhenti


Sialan...siapa itu " ucap preman


Ganggu orang mau enak enak saja ," lanjutnya


Siapa kalian ngapain kalian kesini " ucap preman


Saya kesini karena mendengar ada orang minta tolong" ucap seseorang


Kalian jangan ikut campur urusan kami,"ucap preman


karena kalian sudah menggangu urusan kami rasakan ini" ucap preman


Preman pun maju dan menghajar orang itu namun preman pun langsung di hempasnya


Aampun tuan " ucap kedua preman itu


Kalau kalian masih mau hidup pergilah," ucap seseorang


Kalau kalian berani mengganggunya lagi aku habisin kalian berdua" lanjutnya


Sang preman pun akhirnya pergi...


Adelia yang masih ketakutan dalam keadaan duduk kaki meringkuk


Nona tidak apa apa " tanya seorang pria tua


Tidak apa-apa,'


Maaakasih paman" ucap Adelia


Nama saya lukas ,


Panggil saja paman lukas

__ADS_1


Nona mau kemana malam malam begini" tanya Lukas


Saya mau pulang paman tapi tadi menunggu taksi tak ada satupun taksi yang lewat


Makanya saya terpaksa jalan kaki" ucap Adelia


Kalau gitu biar saya antar nona saja gimana" tawar lukas


Adelia pun mengaguk ,


Oh iya ini nona kebetulan di mobil ada pakaian anak saya seperti pakaian itu pas di tubuh nona",ujar lukas


Setelah di mobil mereka pun ngobrol'


Rumah nona di mana" tanya lukas


Di Sidney Paman " jawab Adelia


Makasih banyak ya paman sudah menolong Adel,' saya tidak tau lagi harus bagaimana membalasnya, ucap Adelia


Paman sendiri tinggal dimana," tanya Adelia


Paman tinggal di Canberra nona" jawab lukas


Oh iya paman ini sepertinya bukan arah ke rumah adel ''ujar Adelia


Sebentar ya nona kita mampir dulu beli sesuatu,'" ucap lukas


adelia pun hanya diam tanpa mempunyai rasa curiga


Paman kenapa perjalanannya lama kita belum sampai sampai di toko makanan" tanya Adelia


Iya nona bentar lagi sampai" jawab lukas


Gak terasa sudah larut malam sarnan yang dirumah menunggu kepulangan anak kesayangan yang tak kunjung datang datang,


sarnan pun sudah menelfon teman teman Adelia


,Biasanya Adelia kalau pulang dari tempat kerja itu sekitar setengah jam tapi sekarang sudah jam 00:45 bahkan Adelia di telfon pun ngga aktif,


Adel kan sudah gede


,Barang kali dia tidur di rumah temannya,


Apalagi Adelia kan lagi galau gara gara di tinggalkan pacarnya yang miskin itu,'


Siapa itu namanya" lanjutnya


Alexander " ucap sarnan


Adelia pun mulai curiga,


Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 02:30  namun toko yang di tuju Lukas pun sampai sekarang belum ketemu


Paman sebenarnya kita mau kemana"ucap Adelia


Mau ngantar kamu pulang," jawab lukas


Bukanya kamu tadi mau pulang kan" lanjutnya


Tapi ini bukan jalan menuju adel pulang om "ucap Adelia yang mulai ketakutan


Tempat ini terasa asing ," lanjutnya


Paman jawab sebenarnya kita mau kemana


Turunin adelia disini ,kalau tidak adelia loncat dari sini," ucap Adelia


Tolong tolong .... teriaknya


Percuma kamu teriak pun jam segini tidak ada yang lewat,


Mereka pun sampai tujuan, Adelia dengan wajah bingungnya melihat rumah yang begitu besar ,banyak penjaga yang sudah siap menantikan kepulangan paman lukas , Adelia pun yang semakin takut,,

__ADS_1


Paman  tolong lepasin Adelia,buka pintunya paman,'adelia mau pulang " ucap Adelia dengan ketakutan


Pintu mobil pun di buka ,semua penjaga menunduk dan memberi hormat kepada lukas,


Cepat bawa masuk nona Adelia," ucap lukas


Baik pak ketua" ucap pengawal lukas


Adelia baru sadar kalau ternyata lukas adalah ketua pengawal di rumah ini '


Terus siapa bos disini " gumam hati Adelia


Paman lepasin saya "


Adelia pun menginjak kaki dua pengawal yg memeganginya dan langsung kabur ,namun Adelia langsung di tangkap oleh penjaga yang lain ,


Lepaskan" Adelia terus menjerit


Saat pintu rumah di buka ternyata sudah ada banyak pembantu yang menunggunya,


Pembantu pun memberi salam sambil menunduk kepada lukas


Adelia sangat bingung,,???


Sebenarnya ada apa dan apa rencana paman lukas sehingga semuanya sudah disiapkan seperti ini,


Adelia yang bingung sebenarnya siapa pemilik rumah ini kenapa penjaga dan pembantunya banyak sekali mungkin sekitar 50 orang,


Adelia memandangi tembok tembok karena penasaran siapa sebenarnya pemilik rumah ini kenapa tidak ada fotonya ,


Apa mungkin adelia akan di jadikan istri ke 6 nya " gumam Adelia dalam hatinya


Mari nona naik elevator buat masuk ke kamar nona" ucap lukas


Adelia pun mengikuti arahan lukas soalnya percuma juga kalau dirinya melawan ngga bakalan menang juga,


Ini kamar nona " ucap lukas sembari membuka pintu kamar


Nona kalau butuh apa apa panggil mbok Ijah saja," lanjutnya


Adelia pun mengangguk,handuk dan pakaian ganti pun sudah disiapkan , Adelia pun mengambil handuk dan pergi kekamar mandi untuk membersihkan badanya yang sangat kotor,dikamar mandi adelia yang membayangkan yang tidak tidak sehingga Adelia menjerit tanpa sebab"


Mbok Ijah pun langsung masuk


Non.... nona ...nona baik baik saja kan , " ucap mbok Ijah


Iya mbok saya baik baik saja"


Syukurlah mbok Ijah takut nona kenapa kenapa,


Setelah selesai mandi mbok Ijah pun membersihkan luka luka yang ada di tubuh Adelia


Mbok sebenarnya siapa pemilik rumah ini" tanya adelia


Terus orangnya kemana mbok,


Mbok kenapa mbok Ijah ngga  jawab " lanjutnya


Mbok Ijah pun ngga berani mengungkapkan karena takut di marahin,


Udah mbok ngga usah takut bicara saja sama saya" ucap adelia yang penasaran


Gimana nona Adelia luka luka nya sudah mendingan " ucap lukas yang langsung masuk kamar


Mbok Ijah pun menghela nafas


Untung aja pak lukas datang tepat waktu kalau tidak sudah bingung saya jawabnya" gumamnya


Mbok Ijah kalau sudah selesai boleh keluar ya


" Ucap lukas


lukas pun berdiri di hadapan Adelia walaupun Lukas sudah berumur 49 tahun tapi badanya yang tegap dan ganteng yang di penuhi uban yang jarang jarang ,bahkan Lukas adalah orang yang berwibawa,dan tegas

__ADS_1


Paman...


__ADS_2