
Aku Ayu Andira seorang wanita yang jauh dari kata baik dan soleha. Aku bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri, aku adalah salah satu siswi perempuan yang bisa dibilang aktif dalam kegiatan keorganisasian di sekolah sampai hampir seluruh guru yang ada di sekolahku mengenal diriku.
Tidak semua murid yang bersekolah di sekilahku beragama Islam ada juga non muslim tetapi kami sama sekali tidak menjatuhkan agama satu sama lain kami justru saling menghargai dan menghormati. Karena kami bersekolah di sekolah umum jadi kami lebih banyak mempelajari pelajaran umum, sedangkan pelajaran Agama Islam lebih minim dibandingkan dengan sekolah madrasah atau pesantren yang memang mempelajari tentang agama islam secara detail bahkan dari yang terkecil sekalipun.
Orang tuaku sebenarnya menginginkan aku untuk mondok di pesantren tetapi aku yang lemah dalam hal menghafal lebih memilih masuk kesekolah umum, walaupun begitu orangtuaku tidak pernah memaksakan kehendak mereka keanak\-anaknya termasuk aku mereka lebih mengutamakan keinginan anak\-anaknya selama itu baik menurut mereka, itulah salah satu kelebihan orangtuaku.
Orangtuaku yang takut aku melupakan kewajibanku sebagai seorang muslim, karna kesibukkanku dalam hal duniawi akhirnya memasukkan aku ke MDA, disitu Aku mulai belajar bagaimana tatacara sholat yang baik, mempelajari hukum tajwid dalam membaca Al\-qur’an, dan belajar bagaimana wanita muslim berpakaian dengan baik.
Karena kesibukanku disekolah seluruh waktuku hampir ku habiskan disekolah hal itu mengakibatkan aku tidak lagi belajar di MDA.
__ADS_1
Karena banyak waktuku yang ku habiskan diluar dan berteman dengan orang\-orang yang berperilaku kurang baik, akupun mulai terikut pergaulan yang tidak baik seperti cara bicaraku yang kasar yang tidak memiliki sopan santun dan tatakrama yang baik, bolos sekolah, tidak ikut upacara, dan bolos saat jam pelajaran, aku merupakan salah satu orang yang mudah terpengaruh pada teman, aku memiliki teman yang hanya mementingkan dunia dibandingkan akhirat, aku tumbuh menjadi seorang wanita yang bahkan jauh dari sifat wanita yang penyayang, lemah dan lembut.
Aku ayu seorang anak perempuan yang sering melawan perkataan orangtuaku, meskipun orangtuaku menyuruhku mengerjakan perbuatan baik, terkadang ibukupun sampai meneteskan air mata melihat perilaku yang tidak baik yang sering aku perbuat, akibat perbuatanku yang tidak baik bukan hanya aku yang jadi bahan gosip ibu\-ibu di kampung ku tetapi orangtuaku juga jadi korban gosip.
Aku ayu seorang wanita yang lebih suka berteman dengan laki\-laki ketimbang dengan perempuan, aku beranggapan kalau berteman dengan perempuan itu ribet dan membosankan karena jika kumpul dan berbincang kebanyakan yang dibahas tentang laki\-laki seperti memamerkan keunggulan pacarnya dan kebanyakan perempuan itu lebih baperan ketimbang laki\-laki, dikatain sikit padalah cuman bercanda mereka langsung sakit hati dan ujung\-ujungnya musuhan, sedangkan berteman dengan laki\-laki itu lebih menyenangkan karena selalu bercanda tidak ada yang namanya sakit hati dalam bercanda, jika perempuan berteman dengan laki\-laki maka perempuan itu diperlakukan seperti tuan putri, dijaga dan selalu diutamakan.
Aku seorang anak perempuan yang jail selalu mengganggu orang lain, karna aku tidak lagi belajar di MDA dan waktuku saat pagi sampai sore hari kuhabiskan di sekolah akhirnya orangtuaku menyuruhku untuk mengaji di malam hari, di masjid dekat rumahku setiap habis sholat magrib ada tetanggaku yang biasa mengajar kan anak\-anak mengaji kami biasanya memanggilnya dengan sebutan ustad, banyak yang belajar mengaji dengan ustad itu bukan hanya anak\-anak dari kampung kami saja tetapi ada juga yang dari kampung sebelah. karena banyaknya yang belajar mengaji dengan ustad itu terkadang kamipun baru selesai mengaji setelah sholat isha, disinilah kejahilanku dan teman\-temanku muncul,
agus : iya sudah, kenapa yu ?
ayu : kitakan udah selesai mengaji, gimana kalok kita takut-takutin anak kampong sebelah, kita dandan kayak hantu terus kita berdiri disebrang jalan tapi jalan yang biasa dilalui meraka saat mau pulang, pasti seru.
__ADS_1
Agus : iya boleh jugak tu kayaknya seru, aku mau lihat gimana reaksi meraka saat ketakutan.
Aku dan teman laki-lakiku yang selesai mengaji lebih cepat dibanding yang lain kamipun mulai merenca untuk menakut-nakuti mereka saat pulang, kamipun mulai dengan memakai bedak tebal dan mencoret kelopak mata dengan menggunakan celak warna hitam dan menutupi tubuh dengan memakai kain putih setelah selesai kamipun bersembunyi di samping pohon besar yang ada disebrang jalan yang sering mereka lalui saat setelah pulang mengaji, setelah mereka selesai mengaji merekapun jalan beramai-ramai menuju rumah masing-masing, sama seperti perkiraan kami ketika mereka melalui jalan dan melihat kami yang berdandan seperti hantu merekapun terkejut dan lari berhamburan, ada juga yang sampai menangis karna ketakutan, kamipun yang melihat mereka langsung tertawa terpingkal-pingkal. Karena kejadian itu merekapun tidak berani lagi datang ke mesjid untuk mengaji, ustad yang mengetahui masalah itu sekelah menghukum kami dan menyuruh kami meninta maaf kepada mereka.
Aku ayu seorang wanita yang tidak berhijab dan menutup aurat karena pada saat itu aku belum mengetahui apa kegunaan hijab yang sesungguhnya, aku merasa kalau memakai hijab itu panas gerah. Aku tau kalau berhijab itu wajib tapi aku belum bisa memakainya, karena aku belum menemukan alasan yang dapat aku pahami.
Aku ayu seorang wanita yang sering meninggalkan sholat dengan sengaja, terkadang aku hanya mengerjakan sholat maghrib saja, ketika waktu sholat dzuhur aku berada dikelas karena ada jam pelajaran, saat waktu asar aku sibuk dengan kegiatan-kegiatan organisasi, saat waktu isya aku ketiduran, dan pada waktu subuh aku bangun kesiangan, aku salah satu wanita yang sangat sulit bangun pagi hanya ibuku yang bisa membangunkan aku saat pagi hari, aku pernah mencoba berusaha ingin bangun pagi tanpa dibangunkan ibuku jadi aku memutuskan untuk memasang alarm tapi usahaku itu tidak ada hasilnya ketika alarm itu berbunyi bukan malah bangun untuk mandi aku malah bangun untuk mematikan alarm tersebut kemudian tidur lagi.
Aku ayu seorang perempuan yang sangat suka bermain jika aku sudah bermain aku sampai lupa waktu, saat libur sekolah aku hanya mengisi aktitasku dengan bermain seperti sepak bola, memancing berbeda dengan anak perempuan lain. Kalau aku sudah bermain terkadang kalau aku tidak dipangil ibuku pulang aku baru ingat pulang ketika azan maghrib berkumandang.
Aku adalah orang yang tidak pernah bersyukur dengan apa yang aku miliki, aku malah sering membanding-bandingkan kehidupanku dengan orang lain, padahal aku tidak tahu apakah kehidupan orang itu lebih indah dariku atau malah sebaliknya.
__ADS_1