
Ujian\-ujian akhir sekolahpun telah tiba aku yang ingin lulus dari Sekolah Menengah Pertama dengan mendapat nilai sempurna mulai belajar dengan keras sehingga aku melupakan sholat dan mengaji bahkan selama beberapa hari aku tidak sholat dan mengaji sama sekali, hari kelulusan telah tiba aku senang aku telah lulus walau bukan dengan nilai yang sempurna seperti yang aku ingingkan, ya walau tidak mendapat nilai yang sempurna tetapi nilai yang aku dapat dari hasil belajar dengan keras bisa dibilang baik.
Setelah lulus dari Sekolah Menengah Pertama akupun mulai mencari sekolah baru setelah beberapa hari berfikir akupun memutuskan untuk mendaftar di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta pada saat itu aku mengambil jurusan jaringan dan computer. Aku yang menjadi siswi baru di sekolah baru dengan suasana yang baru dan tidak mengenal siapapun mulai beradaptasi denagan baik akupun mandapatkan teman yang baik dan selalu mengajakku dalam kebaikan.
Di sekolah baru aku mendapat teman\-teman dan guru yang dengan sabar mau mengajari dan menasehatiku tentang apa kewajiban seorang muslim yang baik. Seperti secercah cahaya yang masuk dan menyinari ruangan yang gelap, seperti itulah mereka yang ibarat secercah cahaya yang menyinari hidupku, akupun mulai berusaha memperbaiki tingkah lakuku yang jauh dari kata baik dan perkataanku yang tidak memiliki tatakrama.
Aku yang tadinya melawan orangtuaku dan sampai membuat ibuku meteteskan air mata, aku sangat menyesali perbuatanku itu ketika mendengar nasihat dari salah satu guruku.
Guru : kalian itu jangan pernah melawan orangtua kalian, kalian itu harus belajar dengan giat di sekolah jangan main-main, kalau bisa buat orangrua kalian bangga dengan prestasi yang kalian raih, kasihan orangtua kalian yang dengan susah paya banting tulang mencari uang untuk biaya sekolah kalian, dan kalian juga harus menghormati dan menyayangi orangtua kalian karena gak ada manusia di dunia ini yang tau kapan ajal akan menjembutnya, kalau orangtu kalian marah atau ngomel jangan dilawan didengarkan saja karena kalian kan gak tau nanti, besok atau lusa masih bisa mendengarkan omelan ibu kalian atau tidak, paham sampai sini ?
__ADS_1
Murid : paham pak
Sama seperti di SMP yang aktif dalam kegiatan organisasi sekolah di SMK aku juga melakukan hal yang sama tapi bedanya saat SMP aku tidak pernah menginap di sekolah sedangkan di SMK aku malah sering sekali menginap di sekolah karena kegiatan organisasi yang diadakan sekolah walaupun sibuk dalam kegiatan saat menginap di sekolah aku justru tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu, malah yang tadinya aku tidak pernah mengerjakan sholat sunah seperti sholat sunah tahajud selama menginap di sekolah aku juga selalu mengerjakannya bahkan tidak pernah libur sholat sunah tahajud.
Tetapi semua itu tidak bertahan lama setelah kembali pulang kerumah aku malah kembali seperti biasa aku sangat malas dalam mengerjakan sholat fardu, terkadang aku sangat bingung dengan diriku sendiri kenapa aku seperti itu.
Pada saat bulan Ramadhan sekolahku membuat kegiatan pesantren kilat, tetapi kegiatan itu bukan dibuat hanya untuk sekolah kami saja melainan untuk seluruh sekolah SMK yang ada di kecamatan tersebut, banyak murid-murid dari sekolah lain juga ikut dalam kegiatan pesantren kilat tersebut, aku yang tadinya sama sekali tidak berminat untuk ikut dalam kegiatan itu, berubah pikiran untuk ikut dalam kegiatan itu karena rayuan dari teman-temanku. Walaupun kegiatan itu berlangsung selama tiga hari tiga malam tetapi begitu banyak pelajaran yang aku dapatkan dan tidak hanya itu aku juga mendapat teman baru yang berasal dari sekolah-sekolah lain.
Ayu :we aku gak tau apa aku bisa menang di perlombaan nanti, soalnya lawanku mereka pada cerdas-cerdas aku jadi pesimis.
__ADS_1
Siska : is ayu kamu itu jangan pesimis gitu dong, kamu harus tetap semangat harus terus belajar jangan menyerah kamu juga harus berdoa sama Allah karena jika Allah sudah berkehendak yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Mendengar perkataan dari temanku membuat rasa percaya diriku meningkat, aku yang tadinya jarang mengerjakan sholat karena perlombaan itu menjadi rajin dalam mengerjakan sholat selesai sholat akupun berdoa agar aku bisa menang dalam perlombaan itu, tetapi Allah berkata lain aku kalah dalam perlombaan itu, aku sangat sedih dan aku merasa hancur karena kebodohanku akupun marah kepada Allah aku mengatakan hal-hal yang tidak seharus aku katakan.
Ayu : siska Allah gak adil sama aku, padahal aku sudah berusaha serta belajar dengan giat dan aku juga sudah sholat lima waktu dan berdoa tapi kenapa aku kalah ?
Siska : ayu kamu gak boleh ngomong kayak gitu, setiap kejadian itu pasti ada hikmahnya kamu memang gak menag lomba itu tapi coba kamu lihat yang tadinya kamu jarang mengerjakan sholat karena lomba itu kamu jadi rajin sholat.
Mendengar perkataan siska akupun mulai berpikir aku yang jarang mengerjakan sholat dan lebih banyak mengerjakan keburukan dari pada kebaikan, tapi Allah selalu saja memberikan kesehatan dan rezeki kepadaku bahkan setiap kali aku dalam kesulitan dan aku berdoa dan meminta pertolongkan kepada Allah, Allah selalu mengabulkan doaku dan menolongku dalam kesulitan, tapi hanya karna aku meminta agar menang dalam lomba olimpide dan Allah tidak mengabulkannya aku langsung berprasangka buruk terhadap Allah, harusnya aku merasa malu aku selalu meminta banyak hal kepada Allah bahkan terkadang Allah memberiku lebih banyak dari yang ku minta tapi aku bukan malah bersyukur dan berterima kasih aku malah sering meninggalkan apa yang diperintahkan dan aku malah mengerjakan yang dilarang.
__ADS_1
Aku yang tadinya sholat dan berdoa hanya jika aku dalam masalah dan meminta sesuatu kepada Allah kini perlahan-lahan mulai memperbaiki sikapku, meskipun terkadang hanya mengerjakan sholat magrib, subuh dan isya saja tidak penuh lima waktu, tapi aku terus berusaha agar dapat melaksanakan sholat lima waktu dengan tepat waktu tanpa harus mengulur-ngulur waktu yang ada meskipun aku tidak berada di rumah.