Cerita Hijrah

Cerita Hijrah
Episode 7


__ADS_3

Di kampus swasta yang aku masuki aku bertemu banyak orang yang baik kepadaku, yang selalu saja mengingatkan ku jika aku melakukan kesalahan dan selalu saja bisa menjawab pertannyaan ku dengan memberikan jawaban yang mudah untuk aku pahami.


Sekarang aku lebih mengerti perkataan ustad yang mengajari aku mengaji, mungkin kampus swasta inilah yang terbaik untukku, jika aku lulus dalam tes ujian masuk universitas negri aku belom tentu bisa bertemu orang \-orang yang baik yang aku temui di kampus swasta ini.


Mungkin inilah jawaban dari doa \-doa ku, aku selalu berdoa kepada Allah untuk memberikan yang terbaik untukku, dan pertemukan aku dengan orang\-orang baik yang mau mengajak, menemani, dan menasihati diriku dengan kata\-kata yang aku pahami agar aku bisa lebih tahu tentang agama islam.


Di kampus aku juga mengikuti kegiatan organisasi tentang keagamaan, agar bisa jadi anggota kami harus mengikuti pelatihan selama empat hari tiga malam, kegiatan pelatihan diadakan di kampus lain yang berada di Medan dan diikuti oleh beberapa mahasiswa dari berbagai kampus.

__ADS_1


Saat itu aku masih semester satu, aku dan beberapa temanku berangkat mengikuti pelatihan diantar oleh beberapa senior kami, kami tiba ditempat pelatihan pada malam hari begitu sampai kami langsung masuk keaula dan menghadiri acara pembukaan, ditempat ini jugalah kisah cintaku berawal, ehh tetapi aku tidak tau apakah ini cinta atau hanya sebatas rasa kagum.


Saat di pelatihan kami belajar bagaimana cara berbicara dalam persidangan, tauhid dan banyak lagi yang aku dapat dari pelatihan itu, selama pelatihan aku selalu dapat pertannyaan tentang tauhid, aku yang selama SD, SMP, SMK selalu bersekolah di sekolah umum dan aku tidak pernah belajar tentang tauhid, akidah akhlak, bahasa arab dan lain sebagainya, aku baru mempelajari tentang semua pelajaran itu di bangku kuliah, untungnya saat ditanya oleh instruktur aku bisa menjawab.


Selama pelatihan aku sama sekali tidak bisa tidur, sama seperti pelatihan lainnya waktu kami kebanyakan dihabiskan untuk belajar dan belajar, walaupun waktu kami banyak dihabiskan untuk belajar kami sama sekali tidak pernah meninggalkan sholat dan selama pelatihan laki \-laki dan perempuan harus menjaga jarak, ya kami memang belajar di dalam ruangan yang sama tetapi antara laki\-laki dan perempuan harus ada jarak tidak diperbolehkan untuk bedekat \-dekatan.


Di pelatihan ini aku baru mengerti ternyata pemikiran ku tentang orang yang tinggal di kota itu tidak semuanya benar, aku menganggap bahwa orang yang tinggal di kota itu kasar, tidak memiliki sopan santun dan tidak begitu memahami tentang agama, semua itu salah ternya tidak semua orang yang tinggal di kota itu buruk dan tidak memahami tentang agama, dalam pelatihan ini banyak peserta yang mengikuti pelatihan dan mereka adalah orang yang tinggal di kota, mereka sangat sopan santun dalam bicara dan bertingkah laku mereka juga sangat memahami agama selalu menjalankan perintah Allah bahkan lebih baik dari ku, mereka sangat rajin mengerjakan sholat dan sangat pintar mengaji.

__ADS_1


Saat mendengar bacaan ayat suci yang dia lantunkan dengan begitu indahnya aku merasa sangat kagum dan membuatku berfikir betapa beruntungnya seorang wanita yang menjadi pacarnya, sejak saat itu aku tidak pernah melepaskan pandanganku darinya.


Pertama kali aku melihat dan bertemu deni aku berfikir yang tidak baik, deni adalah mahasiswa fakultas hukum dia pasti sibuk mengejar hal duniawi ketimbang hal akhirat, deni punya impian untuk menjadi hakim tentu saja dia harus belajar dengan sangat giat dan berusaha sangat keras untuk mewujudkan impiannya, dia pasti meninggalkan kewajibannya sebagai seorang muslim tetapi hari ini semua pemikiranku salah deni bukan hanya mengerjakan hal duniawi dia juga mengerjakan kewajibannya sebagai seorang muslim.


Setelah itu entah apa yang terjadi kepada ku setiap kali aku melihat deni aku merasa begitu sangat bahagia dan setiap kali aku melihat wajah deni perasaanku yang tadinya kacau seketika langsung tenang.


Aku tidak tahu apakah aku mencintai deni atau tidak, tapi satu hal yangku tau jika aku mencintai deni, dia tidak akan membalas perasaanku karena aku hanya perempuan biasa yang selalu berbuat dosa jauh dari kata baik dan solehah, sedangkan deni adalah seorang laki-laki yang baik taat beragama, cerdas, hafiz qur’an dan seorang laki -laki yang lembut dan sopan kepada siapapun, jika deni menyukai seorang wanita maka wanita itu pasti wanita yang cantik dan sholehah.

__ADS_1


Empat hari tiga malam berlalu dengan suka duka yang kami lalui bersama dalam pelatihan itu, tepat dihari keempat setelah penutupan sebelum subuh seluruh peserta yang mengikuti pelatihan diperbolehkan pulang, satu persatu peserta yang rumahnya tidak terlalu jauh dari tempat pelatihan pun meninggalkan tempat pelatihan, hanya tinggal beberapa peserta yang rumahnya jauh dan belum meninggalkan tempat pelatihan karena belum dijemput oleh seniornya tanpa terkecuali aku dan teman-temanku.


Azan subuh berkumandang kami peserta yang belum meninggalkan tempat pelatihan melakukan sholat berjamaah di musolah, setelah selesai sholat subuh aku yang sangat mengantuk karena tidak tidur selama beberapa hari berencana untuk tidur sebentar di musolah, belum sempat mataku menutup aku mendengar suara beberapa orang yang sedang berbincang dibalik tirai, aku mendengar salah satu suara yang tidak asing ditelinga ku setelah kuintip dari tirai ternyata itu adalah suara deni, aku yang mendengar salah satu dari teman deni bertanya kepadanya.


__ADS_2