
Di sebuah desa,di desa ulak paceh jaya
Hiduplah seorang anak bernama clara.
Dia adalah anak dari keluarga yg sederhana.
Dia adalah anak yg paling bungsu.
Dia mempunyai sahabat yg bernama celsi.
Celsi adalah sahabat yg sangat dekat dengan claraCeritanya bermula saat clara tidak sengaja menabrak seorang anak laki laki yang bernama rion.
Saat itu clara dan celsi sedang menuju ke kelas,tiba tiba clara tidak sengaja tersandung dan menabrak rion.
Rion marah dan berkata
Rion:"hey kau kalau jalan itu pake mata! Jangan pake hidung!
Rion sangat marah kepada clara.
Tapi clara menyikapi ucapan rion dengan sebuah ucapan
Clara:"hmmmmm.......maaf ya,aku nggak sengaja menabrakmu"
Tapi rion hanya langsung pergi dan tidak betkata apa apa lagi clara pun sangat kesal dengan rion
Clara:(huh....semoga aku nggak ketemu sama cowok sombong itu lagi)Tiba tiba suara bel masuk berbunyi.
Akhirnya clara dan celsi pun bergegas ke kelas.Saat clara dan celsi samapi di kelas,tiba tiba ada suara yang berkata"beruntung kalian nggak terlambat"dan ternyata itu adalah suara pasha.
Celsi:iya untung aja ya
Tiba tiba pak fildan datang semua murid bergegas duduk dengan rapi
Pak fildan:assalamualaikum anak anak"
Waalaikum salam pak jawab anak muridPak fildan:"anak anak kita kedatangan murid baru ayo nak silahkan masuk"
Anak itu akhirnya masuk dan berdiri di samping pak fildan
Pak fildan:"anak anak dia adalah murid pindahan dari sekolah nusa bangsa di jakarta ayo nak silahkan perkenalkan dirimu"
Rion:"hai saya rion,saya pindahan dari sekolah nusa bangsa
Clara:"ni anak dingin banget"
Celsi:husst....jangan bilang kek gitu
__ADS_1
Clara:"iya iya"
Clara memang tidak suka dengan cowok ataupun cewek yang sombong.
Tapi,sebenarnya dia itu perhatian dengan orang lain.Bel tanda pulang pun berbunyi.
Semua anak pun sudah pulang kecuali celsi dan clara.
Celsi:"clara,kamu mau pulang bareng aku nggak?"
Clara:"maaf cel,aku hari ini harus rapiin kelas dulu jadi kamu pulang duluan aja"
Celsi:"yaudah kalo gitu"Clara pun membersihkan kelas dengan sangat baik.
Dam akhirnya clarapun selesai membersihkan kelas.
Clara dengan wajah senang bergegas ingin segera pulang.
Tapi saat di tengah parkiran sekolah clara melihat rion yang sedang menuju ke sebuah mobil
Clara:(ternyata dia orang kaya ya) batin clara
Tapi clara tidak menghiraukan rion.
Dia malah segera bergegas ingin pulang ke rumahnyaSesampainya dirumah,clara langsung ganti baju dan makan siang.
Di dalam kamarnya ,clara tiba tiba teringat dengan rion
Clara:"anak itu kenapa sombong banget sih"
Tiba tiba telepon clara pun berbunyi
Clara:(siapa ya yang telepon)
Saat clara mengangkat teleponnya ternyata itu adalah pasha
Pasha:"halo clara"
Clara:"iya halo ada apa ya pasha"Pasha:"gini ra,besok kita ulangan matematika"
Clara:"kok mendadak banget sih?!"
Pasha:"aku juga enggak tahu,aku dapat info ini datpri pak fildan."
Clara:"yaudah makasih ya atas infonya"
Pasha:"iya sama sama"
__ADS_1
Pasha pun menutup teleponnya dengan claraCalara:(hmm.....celsi udah tau belum ya aku telepon aja deh
Kring..kring suara telepon pun berbunyi
Clara:"hallo cel"
Celsi:"iya ada apa ra"
Clara:kamu udah tau belum kalo besok ada ulangan matematika"
Celsi:"tau kok"
Clara:"yaudah aku tutup ya teleponnya kalo gitu"
Celsi:iya sampai jumpa nanti ya
Clara pun menutup teleponnya dengan celsi dengan wajah gembiraClara:"syukurlah kalo celsi udah tau
Hmmmm enak nya ngapain ya..nonton aja deh
Clara pun menonton film kesukaannya di televisi sampai malam tibaSaat clara sedang asik menonton tiba tiba ibunya pun memanggilnya
Ibu clara:"clara,ayo makan malam makanannya udah siap
Clara:"iya buk"
Dan calara pun bergegas ke meja makan untuk makan malamSaat di meja makan tiba tiba ayah clara berbicara kepada ibunya clara
Ayah clara:"bu,aku minta uang dong
Ibu clara:"maaf yah,uang ibu sudah habis untuk belanja tadi
Ayah clara:"alah...ibu pasti bohong kan!!!
Lalu prangggg ayah clara pun memecahkan piring dan alat yang ada disana
Terlihat wajah ayah clara memerah karena marahSaat ibu dan ayah clara bertengkar,clara pergi ke kamarnya dengan sedih sambil menangis
Clara:"kenapa ayah dan ibu selalu betengkar,mereka enggak peduli sama aku"
Clara pun terus menangis
Clara:"aku nggak boleh nangis lagi aku harus berpikiran positif dan harus percaya bahwa semuanya akan selesai." Ucap clara sambil mengusap air matanya
Clara:"oh iya! Besok ada ulangan matematika aku harus belajar
Clara pun belajar dengan perasaan sedih dan kecewa lalu jam pun menunjukkan hari sudah sangat larut lalu clara pun tidur.
__ADS_1