Cerita Tentang Sebuah Rasa

Cerita Tentang Sebuah Rasa
cerita tentang sebuah rasa eps 5


__ADS_3

keesokan harinya,pasha dan celsi pun bertemu di gerbang sekolah


celsi:"sesuai rencana kita, kita bakalan cari bukti kalau clara enggak salah"


pasha:"iya, ayo masuk"


saat pasha dan celsi hendak masuk mereka bertemu dengan bapak kepala sekolah


kepala sekolah:"kalian ngapain datang ke sekolah, ini kan hari minggu?"


celsi:"kami mau mencari bukt-


belum selesai celsi berbicara mulutnya sudah ditutup oleh pasha agar celsi tidak berbicara


pasha:"maksud celsi itu kmai mau cari buku pak!"


kepala sekolah:"benarkah?, tapi kok wajah kamu panik gitu?"


pasha:"iya pak, nanti saya takut buku yang saya cari itu gak ada, iya kan celsi"


celsi:"eh....iya pak!"


kepala sekolah:"yaudah kalau begitu bapak pergi dulu ya"


pasha:"iya pak hati hati ya!"


lalu kepala sekolah tersebut pun pergi meninggalkan pasha dan celsi.


pasha dan celsi pun pergi dari gerbang sekolah dan menuju ke area sekolah


setelah sampai di area sekolah merekapun bergegas masuk ke ruangan cctv.


saat pasha hendak melihat rekaman cctv tiba tiba telepon celsi pun berbunyi.


pasha:"hadeh....siapa lagi sih yang telepon"


celsi:"nggak tahu tuh, baru aja mau liat rekaman cctv"


akhirnya celsi pun mengambil hp nya dan melihat siapa yang menelponnya.


dan ternyata yang menelpon celsi adalah rion.


celsi:"oh, rion yang nelpon"


pasha:"coba angkat cel"


celsi pun mengangkat telepon dari rion


rion:"hallo cel"


celsi:"iya hallo, ada apa rion? tumben kamu nelpon, kita kan nggak dekat lagi pula kamu kayaknya nggak


suka sama aku, clara, dan pasha."


rion:"maaf, jika selama ini aku nggak pernah suka sama kalian, tapi aku cuman mau nanya, kalian ada


waktu nggak?"


celsi:"gimana nih pasha?"


pasha:"bilang aja kita sibuk"


celsi:"oh...ok"


rion:"woy kok diem?"


celsi:"eh...maaf rion aku sama pasha lagi sibuk,clara juga nggak punya waktu"

__ADS_1


rion:"yah...sayang banget, padahal aku mau ngomong soal masalah clara"


celsi:"emang nya kamu tahu siapa yang naruh kertas yang ada di dalam tas nya clara?"


rion:"nggak tahu sih,tapi aku punya petunjuk soal masalah clara"


celsi:"oh gitu, gimana kalau kita ketemuan di kelas aja gimana?"


rion:"hmm...boleh juga tuh, yaudaha aku berangkat dulu ya"


celsi:"iya, pasha ayo kita ke kelas"


pasha:"ngapain sih, kita kan mau cari bukti"


celsi:"udah ikut aja"


pasha:"yaudah deh"


lalu mereka pun pergi ke kelas


saat rion, pasha dan celsi sudah sampai di kelas, meekapun berdiskusi


celsi:"gimana ya cara menemukan bukti?"


rion:"iya aku juga bingung"


pasha:"kamu punya ide?"


rion:"hmm...ada sih tapi...apa kita mau mencobanya?"


celsi:"kita coba aja, siapa tahu berhasil"


pasha:"iya"


mereka pun berbisik untuk membuat rencana


rion:"tapi..kita kasih tau nggak sama clara?"


rion:"hmm ok"


mereka pun pergi ke rumah clara


saat mereka sampai di rumah clara, clara tidak mau menemui mereka


celsi:"clara...."


ibu clara:"eh iya ada apa cel?"


pasha:"tante, clara nya ada gak?"


ibu:"ada, yaudah tunggu sebentar ya,ra...temen temen mu datang"


clara:"aku nggak mau ketemu siapapun buk"


celsi:"lah, kok gitu?"


pasha:"ra, kamu kenapa?"


clara:"udahlah, mending kalian pergi aja"


ibu clara pun berbisik kepada rion, pasha dan celsi


ibu clara:"udah kalian masuk aja dulu"


rion, celsi dan pasha pun masuk menemui clara


celsi:"ra, kamu dimana?"

__ADS_1


mereka pun terus mencari di mana keberadaan clara.


dan ternyata clara berada di teras belakang rumahnya


celsi:"clara..."


clara:"kalian ngapain ke sini sih"


lalu clara pun berdiri dan hendak pergi.


tapi rion dan pasha pun memegang tangan clara


pasha dan rion pun berkata secara bersamaan"clara tunggu!"


clara pun berhenti dan menatap pasha dan rion


clara:(yaampun....kenapa pasha dan rion memegang tanganku)


clara pun melepaskan tangannya dari genggaman pasha dan rion


clara:"apa apaan sih"


clara pun pergi meninggalkan celsi, pasha dan rion dan menuju ke kamarnya


rion:"hadeh, gimana nih?"


celsi:"gimana kalau kita pinjem ke tante aja?"


pasha:"ide bagus tuh, pinter banget kamu celsi"


celsi:"hehe makasih"


celsi pun tersenyum karena senang di puji oleh pasha


rion:"yaudah ayo"


pasha:"iya"


mereka pun pergi mencari ibunya clara


setelah beberapa detik mencari mereka pun berhasil menemukan ibunya clara


celsi:"tante kami boleh minta tolong gak?"


ibu clara:"minta tolong apa cel?"


pasha:"kami bisa pinjem tas clara nggak tante?"


ibu clara:"oh, boleh kok, sebentar ya"


rion:"sebelumnya, makasih ya tante"


ibu clara:"iya sama sama"


ibu clara pun ke kamar clara dan mengambil tas milik clara dan memberikannya ke pada celsi


ibu clara:"ini tas nya clara"


celsi pun mengambil tas yang di berikan oleh ibu clara


pasha:"ayo kita bawa ke ruang labolatorium!"


rion dan celsi pun menjawab"ayo!"


lalu mereka pun pergi ke gedung penelitian.


di ruang labolatorium pasha dan rion meminta bantuan ke pada petuga labolatorium.

__ADS_1


mereka meminta tolong untuk memperlihatkan sidik jari siapa saja yang ada di tas clara.


sedangkan celsi menunggu di luar ruang labolatorium.


__ADS_2