
sesampainya rion di taman, rion melihat clara yang duduk sendirin di bangku taman
rion:"ra,aku minta maaf ya soal yang tadi
clara:"iya"
rion:"lo tulus kan maafin gua
clara:"iya"
rion:"kok jawaban mu iya aja sih!?"
clara:"masih mending gua maafin lo"
rion:"oh jadi lo gak tulus maafin gua!"
clara:"lah kok lo ngegas sih!, udahlah mending gua pergi aja"
saat clara ingin pergi tiba tiba dia tersandung dan jatuh dinpelukan rion.
rion dan clara pun malah saling tatap menatap satu sama lain
clara:(aku di peluk rion!?)
rion:(wah, ternyata.....clara cantik juga ya)
tapi tiba tiba clarapun berdiri dan berkata ke pada rion
clara:"idih....lo modus ya rion"
rion:"siapa juga yang modus"
clara:"dahlah mending gua pergi aja"
rion:"yaudah pergi aja dasar anak aneh"
lalu mereka berdua pun pergi dari taman sekolah
saat clara sedang menuju ke kelas,
clara hanya termenung, samapai sampai tidak memerhatikan sekitarnya
dan ia pun terjatuh karena terpeleset dari lantai yang licin
clara:"aduh......"
pasha yang melihat itu langsung berlari ke arah clara dan membantunya berdiri
pasha:"clara, kamu enggak apa apa?"
clara:"iya aku nggak apa apa kok"
pasha:"syukurlah kalau gitu
clara:"makasih ya pasha kamu adalah sahabatku yang sangat baik"
pasha:(jadi kamu cuman anggap aku sahabat, gak lebih?)
dan pasha akhirnya cuma melamun dan tidak berkata apa apa
clara:"pasha"
pasha:"iya ada apa ra?"
clara:"kok bengong?"
pasha:"enggak gak ada apa apa kok"
clara:"yaudah kalau gitu ayo kita ke kelas"
pasha:"iya, ok"
lalu clara pun berdiri dan berjalan menuju kelas
tapi tetap saja pasha masih melamun
pasha:(apakah aku nggak bakal ada di hati kamu ra?)
clara yang melihat pasha yang terus melamun datang menghampirinya
clara:"hey, ayo pergi"
pasha pun kaget dan tidak sengaja berkata
pasha:"clara aku sayang kamu!"
__ADS_1
clara:"maksud kamu apa pasha?"
pasha:"maaf"
clara:"iya gak apa apa"
dan clara pun memarik tangan pasha dan mengajaknya ke kelas
saat claradan pasha sampai di kelas, pasha hanya diam
celsi:"hai ra, hai sha"
clara:"hai"
pasha:"...................."
clara:"pasha"
pasha:"eh iya ada apa ra?"
clara:"kamu kok enggak jawab perkataan celsi?"
pasha:"oh celsi ada berbicara denganku?, maaf ya cel"
celsi:"iya nggak apa apa"
pasha:"kok suaramu jadi sedih gitu aku jadi gak enak"
celsi:"iya"
clara:"emangnya kamu kenapa cel?"
pasha:"iya kok nggak nyambung gitu pertanyaanya?"
celsi:"aku nggak kenapa kenapa kok, maaf kalau jawaban ku nggak nyambung
clara:"iya nggak apa apa kok"
saat mereka sedang berbicara datanglah pak fildan
semua murid pun langsung bergegas duduk dengan rapi
pak fildan:"anak anak masukkan semua buku kalian sebentar lagi bel pulang akan berbunyi
oh iya, tugas kalian hari ini adalah membuat kata, untuk buku harian, tugasnya dikumpulkan
"mengerti pak" jawab murid murid
lalu semua murid pun memasukan buku dan alat tulis mereka ke dalam tas
tidak berapa lama setelah itu bel tanda pulang pun berbunyi.
semua murid pun pulang dengan gembira tapi tidak dengan clara
clara pulang dengan sangat sedih dan berjalan pelan
clara:(hmm....aku harus ngapain saat aku dihukum)
saat clara sedang melamun tiba tiba clara menabrak pak fildan
clara:"maaf pak"
pak fildan:"iya"
setelah itu pun pak fildan langsung pergi .
clara menatap pak fildan dengan rasa bersalah
pak fildan:(maafkan bapak clara, bukannya bapak marah sama kamu, tapi bapak hanya terlalu kecewa
sama kamu)
celsi dan pasha yang melihat sikap dingin pak fildan merasa kasihan kepada clara
pasha:"kasihan banget kamu ra,"
celsi:"iya kasihan banget"
pasha:"gimana kalau kita cari bukti kalau clara nggak salah"
celsi:"boleh tu"
pasha:"ok besokkan hari minggu jadi kita bisa ngeliat cctv sekolah"
celsi:"emang kamu punya kuncinya?"
__ADS_1
pasha:"ya punya lah"
celsi:"eh iya kamu kan siswa teladan di sekolah ini kan, hahahah lupa aku"
pasha:"yaudah jadi gak nih?"
celsi:"ya jadilah"
pasha:"ok"
lalu pasha dan celsi pun pulang
saat clara sampai di rumah, clara merasa sangat bingung
clara:"apa yang harus ku katakan sama ayah dan ibu?"
tapi ibunya clara datang
ibu clara:"clara kamu udah sampai"
clara:"iya buk"
clara akhirnya hanya diam dan sangat sedih.
ibu clara yang melihat itupun berkata
ibu clara:"nak kamu kenapa?"
clara:"nggak apa apa kok buk, yaudah bu aku ke kamar dulu
ibu clara:"yaudah"
dan clara pun pergi ke kamarnya meninggalkan ibunya yang berada di ruang tamu
setelah clara sampai di kamarnya, clara hanya duduk dan terdiam
clara:(ya Allah....aku harus gimana menghadapi semua ini aku sangat butuh petunjukmu)
ah lebih baik aku sholat dulu deh
clara pun shalat
dan saat clara sudah selsai shalat dia hanya diam dan berdoa
clara:"yaAllah salah ku apa. aku sangat sedih. aku tahu kalau orang yang diuji adalah orang yang sangat
disayang oleh Allah, tapi ku mohon agar aku dapat menyelesaikan masalah ini."
saat clara sedang mencurahkan isi hatinya di dalam doa dia pun teringat bahwa dia mempunyai pr dari pak fildan
clara:"oh ya! aku punya pr dari pak fildan lebih baik aku buat pr nya sekarang"
clara pun memulai menegrjakan pr nya,
dia berpikir keras memikirkan kata kata untuk pr nya.
tapi sepertinya dia sangat menyukai merangkai kata sehingga dia dengan cepat menyelesaikan pr nya
dan isi pekerjaan rumahnya adalah:"dear diary. siang sudah sangat pekat. tapi rasa tidak nyaman di hati ini selalu ada, aku tahu kalau aku nggak bersalah, tapi bukti sudah ada. aku sedih....tapi biarkanlah semua kesedihanku ku tuangkan pada lembar halamanmu, karena aku tau kalau kebenaran pasti akan terungkap." kata kata yang clara buat itu selesai dengan apa yang dia rasakan, setelah itu clara terus mengecek pr nya
setelah clara sudah mengecek pr nya dengan teliti, dan sudah merasa yakin pr nya sudah selesai,
clara pun duduk di temapt tidurnya dan hanya trdiam sambil mencoret coret kertas
saat clara sedang sedih dan sendiri, clara sering melamun
clara:(oh ya kenapa ya rion sangat kasar ke pada ku?)
dan karena kelelahan clara pun tertidur
di rumahnya rion, rion hanya diam, dia terus memikirkan clara
rion:"aku beneran nggak nyangka kalau clara bakal semarah itu. sebenarnya aku berkata seperti itu
karena aku pikir dia tahu kalau aku cuma bercanda, tapi dia malah mikir kalau aku itu malah serius
ngomong sama dia, mungkin saat sekolah nanti aku harus minta maaf. karen akalau aku
kerumahnya, aku juga enggak tahu alamat rumahnya
rion pun membaca buku kesukaannya. sambil membaca buku dia juga terus memikirkan clara. sampai sampai rion pun tetjatuh dari kursinya
rion:"ahhh.....sakit, ngapain juga kau mikirin anak aneh itu!, sampai sampai aku terjatuh"
karena kesal rion pun berbaring di ranjang miliknya
__ADS_1
rion:"yaAllah hari ini aku sangat kesal, aku berharap rasa kesalku ini akan segera hilang
lalu rion pu tertidur karena hari sudah malam