Cerita Tentang Sebuah Rasa

Cerita Tentang Sebuah Rasa
cerita tentang sebuah rasa eps 8


__ADS_3

Saat dikelas, intan dan brian mendatangi clara untuk meminta maaf


Brian:"clara, aku minta maaf ya"


Intan:"iya, aku juga minta maaf ya"


Rion:"setelah ketahuan baru mau minta maaf, dasar"


Clara:"udah gak apa apa rion,mereka kan udah minta maaf aku udah maafin


kalian kok"


Brian:"makasih clara"


Clara:"iya sama sama"


Pak fildan:"yaudah sekarang kalian siap siap dan pergi dari kelas ini"


Clara:"lah, kok gitu pak, emangnya mereka mau di apain?"


Rion:"mereka discorse selama 2 bulan"


Clara:" apa? Kok segitunya pak hukuman mereka?"


Pak fildan:"udah clara, mereka emang salah, dan keputusan bapak sudah


bulat dan tidak bisa diubah"


Clara:"hmm...."


Pak fildan:"udah, kalian pergi sana"


Intan:"baik pak"


Brian:"baik pak"


Dan brian dan intan pun pergi keluar dari kelas


Clara:"kasihan banget mereka"


Celsi:"udahlah, kalau keputusan pak fildan sudah bulat, maka kita hanya bisa


nerimanya aja"


Clara:"iya sih, tapi aku kasihan aja ngeliat mereka"


Pasha:"udahlah daripada ngehasianin tu anak mendingan kalian lanjutin


belajar"

__ADS_1


Rion:"oh iya, sampai lupa"


Celsi:"yaudah yuk kita lanjut belajar lagi aja"


Clara:"hmm..,ok deh"


Lalu pasha, rion, clara dan celsi pun kembali belajar dengan tertib


Setelah berapa lama belajar akhirnya bel istirahat pun berbunyi.


Semua anak murid pun langsung bergegas keluar kelas.


Saat istirahat, clara dan rion pun duduk di bangku taman sekolah.


Clara:"syukurlah, sekarang masalah aku udah selesai"


Rion:"iya"


Clara:"oh ya, makasih ya rion"


Rion:"makasih buat apa emangnya?"


Clara:"makasih, udah mau ngebantu aku untuk nyelesain masalah ku"


Rion:"oh, sama sama"


Lalu merekapun mengobrol di taman berdua dengan senang


Clara:(loh, kenapa dia mendekatiku?)


Rion:"clara..."


Clara:"eh, ada apa rion?"


Rion:"aku..."


Clara:(apa dia mau ngomong bahwa dia suka sama aku?)


Rion:"aku......cuma mau bilang bahwa ada daun di atas kepalamu"


Clara:"oh (ngapain sih aku berharap dia suka sama aku)


Rion:"kok sedih gitu wajahmu?"


Clara:"eh, nggak apa apa kok nggak apa apa"


Rion:"serius kamu nggak apa apa?"


Clara:"iya, aku serius kok"

__ADS_1


Rion:"hmm....yaudah kalo gitu"


Clara:"oh ya, aku boleh nanya gak?"


Rion:"boleh, nanya apa emangnya?"


Clara:"aku mau nanya...hm...cita cita dan mimpi kamu apa?"


Rion:"oh itu, kalau cita cita aku ingin menjadi model dan kalau mimpi aku ingin


menjadi orang yang berguna dan baik"


Clara:"oh gitu, semoga semuanya bisa tercapai ya!"


Rion:"semoga aja ya...kalau kamu cita cita dan mimpi kamu apa ra?"


Clara:"kalo cita cita sih aku belum punya, kalau impian sih aaku ingin melihat


dunia damai tanpa ada tangisan, kesedihan dan penderitaan.


Dan jika aku menyukai seseorang, aku mau dia itu bahagia walaupun


dia nanti tidak bersamaku"


Rion:"wah...mimpimu bagus, tapi kan kata celsi kamu mau jadi dokter mata


untuk ngobatin mata kakak kamu"


Clara:"oh soal itu aku belum bisa tentuin, jujur aku pengen banget jadi dokter


mata, tapi kan aku hanya orang biasa, jadi enggak mungkin bisa cita


citaku itu tercapai"


Rion:"oh gitu"


Clara:"dan juga aku suka soal tulis menulis tentang cerita kayak novel atau


carpen gitu"


Rion:"hmm...iya sih keliatan banget"


Saat mereka sedang bercerita.


Bel masuk kelas pun berbunyi


Rion:"eh, udah bel masuk tuh ke kelas yuk"


Clara:"yuk"

__ADS_1


Lalu clarapun berjalan ke arah kelas denga rion dan mengikuti kegiatan belajar setiap harinya, bermain, tertawa dan bercanda bersama 3 sahabatnya


__ADS_2