Cerita Tentang Sebuah Rasa

Cerita Tentang Sebuah Rasa
ceeita entang sebuah rasa eps 16


__ADS_3

Sesampainya di UKS


Clara pun langsung di periksa oleh dokter yang bertugas di sana


Dan ternyata kepala Clara hanya terbentur dan ia mendapatkan luka yang cukup ringan (tidak terlalu parah)


"Syukurlah, Clara hanya terluka sedikit di bagian kepalanya" kata dokter


"Waahh..Syukurlah..." jawab pasha dan celsi


"Yasudah saya tinggal dulu ya, nggak apa apa kan?" Kata dokter


"iya silahkan, nggak apa apa" jawab pasha


Lalu dokter itu pun pergi meninggalkan mereka


Saat Pasha dan Celsi sedang menunggu Clara sadar


Tiba tiba dari arah pintu UKS terdapat Rion yang sedang berjalan cepat menuju ke arah pasha dengan muka yang sedikit marah


"Pasha! Kamu ngapain ngebuat clara jatuh?!" Kata rion marah


"Siapa juga yang buat Clara jatuh?" Jawab pasha


"Terus lo ngapain ada di belakangnya Clara Ha!" Kata rion


"Lah, emangnya kenapa ya?, gua salah gitu kalau ada di belakangnya clara?!" Kata pasha yang hampir emosi

__ADS_1


"He!, udah dong..jangan ribut disini.." kata Celsi menenangkan Pasha dan Rion


"Diam kamu Celsi!" Bentak Rion dan Pasha


Celsi pun sangat terkejut mendengar kata yang jeluar dari mulut mereka berdua


Namun, clara pun terbanguj dari pingsannya


"I-Itu suara apa sih?" Kata clara sambil bangun dari tempat tidur menahan sakit di kepalanya


"Clara...mendingan kamu tiduran aja lagi ya?" Kata celsi yang khawatir


"Clara!" Kata Pasha dan Rion sambil mendorong Celsi untuk menjauh dari Clara


Dan beruntung Celsi duduk di kursi yang mempunyai roda di bawahnya sehingga dia tidak terjatuh karena didorong oleh Pasha dan Rion


"Clara, kamu udah bangun!" Kata Rion kahwatir


Pasha dan Rion pun telalu sibuk dengan clara sehingga mereka tidak lagi menghiraukan keberadaan Celsi


"Kenapa ya?, semua orang itu peduli banget sama Clara, beda banget sama aku" batin celsi


Lalu dokter yang keluar dari UKS itu kini masuk kembali


"Eh, Clara udah bangun ya?" Kata dokter itu


"Eh, iya dok!" Jawab clara

__ADS_1


"Hm...sebentar lagi bel akan berbunyi, sedangkan clara masih belum pulih dan kalian akan masuk ke kelas kalian masing masing setelah ini" kata dokter


"Terus?" Kata rion penasaran


"Nah..setelah bel berbunyi dokter mempunyai pekerjaan yang harus dikerjakan sekarang" kata dokter itu


"Jadi..clara akan ditinggal sendiri, namun orang yang baru cedera apalagi di bagian kepala tidak boleh ditinggal sendiri, jadi kalian ada yang mau nemenin Clara?" Kata dokter


Lalu Pasha Dan rion pun langsung berteriak agar dokter memilih salah satu di antara mereka


"Saya aja dok!" Kata Rion


"Ngga dok saya aja!" Seru Pasha


"Saya aja dok, saya temen sekelasnya Clara, jadi saya punya alasan untuk memberitahukan ini kepada dosen kami" kata celsi


"I-Iya dok Celsi aja!" Kata Clara


"Yasudah kalau gitu kamu ya Celsi yang akan nemenin Clara sampai bel pulang berbunyi" kata dokter


"Baik dok!" Jawab Celsi


Sedangkan Pasha dan Rion masih tidak menerima kekalahan mereka itu


dan tak berapa lama dokter itu keluar kembali untuk mengerjakan pekerjaannya


sedangkan pasha masih kesal dengan rion dan begitu pula sebaliknya

__ADS_1


sementara celsi merasa bersalah karena di yang telah mengajukan diri untuk menemani clara


Lalu bel masuk pun berbunyi dan Pasha juga Rion pun kembali ke kelas mereka masing-masing


__ADS_2