
Saat pak fildan masuk ke dalam kelas.
Semua murid takut dan terdiam karena melihat muka kesal dan marah pak fildan
Pak fildan:"assalamualaikum anak anak"
Waalaikumsalam pak" jawab murid murid
Pak fildan:"Brian...tolong maju sebentar"
Brian:"(waduh....gimana nih)"
Pak fildan:"brian...!"
Brian:"i-iya pak sebentar......"
Dan brian pun terpaksa maju ke depan menemui pak fildan
Brian:"iya,pak ada apa?"
Pak fildan:"ada apa, ada apa sekarang bapak udah tahu kalau kamu yang
masukin kertas contekan ke dalam tas clara"
Brian:"nggak pak, bukan aku"
Pak fildan:"kalau bukan kamu siapa, buktinya sudah ada bahwa sidik jari
kamu ada di tas clara, kamu kan benci banget sama clara, jadi
kamu nggak akan mau megang tas clara jika tanpa alasan!"
Brian:(duh...mampus gua, ngapain juga gua ikutin rencananya si
intan,hm...mendingan gua bilang aja kalau si intan yang nyuruh) intan
pak yang suruh!"
Intan:"eh...lo jangan nuduh gua ya!"
Brian:"lah..gua bukan nuduh, emang bener kok"
Pak fildan:"udah, jangan saling tuduh, kalian sama sama salah, sekarang
kalian ikut ke ruangan bapak, dan untuk pasha, celsi sama rion
tolong telepon dia ya, suruh dia datang ke sekolah terus belajar
bareng sama kita"
"Baik pak!" Jawab pasha, celsi dan rion.
Pak fildan:"oh ya pasha, kamu atur ya, bapak mau ngurusin dua anak ini"
__ADS_1
Pasha:"baik pak!"
Lalu pak fildan pun pergi dari kelas
Rion:"celsi, ayo telepon clara"
Celsi:"iya, iya, gak sabaran bet"
Lalu setelah beberapa lama telepon berbunyi akhkirnya clara pun mengangkatnya
Clara:"iya, halo ini siapa ya?"
Celsi:"halo ra...ini aku celsi, clara kamu di suruh pak fildan ke sekolah sama
pak fildan jangan lupa pakai baju seragan hari ini sama bawa buku
pelajaran untuk hari ini
Clara:"mau ngapain? Aku kan discorse"
Celsi:"jadi gini ra, aku, pasha sama rion udah berhasil nemuin siapa yang
udah buat kamu discorse"
Clara:"kamu pasti bohong, kamu pasti ngomong gitu supaya aku nggak sedih
lagi kan"
Celsi:(ni anak gak percaya banget dah sama aku)
Rion:"woy...lo kenapa?"
Celsi:"eh rion, minta tolong dong"
Rion:"minta tolong apa?"
Celsi:"minta tolong bilangin sama clara supaya dia mau datang ke sini"
Rion:"lah..emangnya kenapa?"
Celsi:"dia nggak percaya sama aku"
Rion:"oh gitu, yaudah sini"
Clara yang menunggu jawaban celsi pun mulai kesal
Clara:"celsi....jawab dong!"
Rion:"celsi nya ada kok"
Clara:"kok lo yang jawab?"
Rion:"udah kamu kesini aja, ada hal spesial yang ingin aku tunjukan sama
__ADS_1
kamu, kita kan sahabat, jadi aku peduli sama kamu"
Clara:(kok rion manis banget sih, hatiku nyaman banget tapi aku gak boleh
gampang percaya sama dia) yaudah..kok kamu tumben manis banget,
biasanya marah marah terus sama aku"
Rion:(hmm...ternyata dia masih ingat sama kejadian itu aku harus minta
maaf) oh soal itu...untuk hal itu aku minta maaf ya, aku tulus minta
maafnya
Clara:"yaudah aku maafin tapi jangan diulangi lagi ya"
Rion:"iya, pasti"
Clara:"yaudah aku ke sana sekarang"
Rion:"yaudah sampai jumpa di sekolah ya"
Clara:"iya.."
Lalu clara pun menutup telepon mereka.
Celsi yang berada di dekat rion pun langsung pergi, karena mendengar percakapan manis rion dengan clara.
Berapa lama kemudian clara pun datang dan ikut belajar bersama teman temannya
Di ruangan pak fildan, brian dan intan terus saling menuduh
Brian:"jujur pak, intan yang nyuruh aku masukkin tuh kertas di tas clara
karena dia iri, dia iri karena bapak baik banget sama clara"
Pak fildan:"tapi itu tidak menutupi kesalahan kamu, sekarang kalian bapak
scorse selama 2 bulan"
Brian:"apa!?"
Intan:"hah?!"
Pak fildan:"oh ya, sebelum itu kalian harus minta maaf dulu sama clara"
Intan:"cih...kenapa harus minta maaf sih!"
Pak fildan:"oh, kalau kamu gak mau bapak tambahin lagi kamu discorse
selama 5 bulan, mau kamu!"
Intan:"iya, iya ok pak"
__ADS_1
Merekapun pergi ke kelas untuk meminta maaf kepada clara