Cerita Tentang Sebuah Rasa

Cerita Tentang Sebuah Rasa
cerita tentang sebuah rasa eps 7


__ADS_3

Saat pak fildan masuk ke dalam kelas.


Semua murid takut dan terdiam karena melihat muka kesal dan marah pak fildan


Pak fildan:"assalamualaikum anak anak"


Waalaikumsalam pak" jawab murid murid


Pak fildan:"Brian...tolong maju sebentar"


Brian:"(waduh....gimana nih)"


Pak fildan:"brian...!"


Brian:"i-iya pak sebentar......"


Dan brian pun terpaksa maju ke depan menemui pak fildan


Brian:"iya,pak ada apa?"


Pak fildan:"ada apa, ada apa sekarang bapak udah tahu kalau kamu yang


masukin kertas contekan ke dalam tas clara"


Brian:"nggak pak, bukan aku"


Pak fildan:"kalau bukan kamu siapa, buktinya sudah ada bahwa sidik jari


kamu ada di tas clara, kamu kan benci banget sama clara, jadi


kamu nggak akan mau megang tas clara jika tanpa alasan!"


Brian:(duh...mampus gua, ngapain juga gua ikutin rencananya si


intan,hm...mendingan gua bilang aja kalau si intan yang nyuruh) intan


pak yang suruh!"


Intan:"eh...lo jangan nuduh gua ya!"


Brian:"lah..gua bukan nuduh, emang bener kok"


Pak fildan:"udah, jangan saling tuduh, kalian sama sama salah, sekarang


kalian ikut ke ruangan bapak, dan untuk pasha, celsi sama rion


tolong telepon dia ya, suruh dia datang ke sekolah terus belajar


bareng sama kita"


"Baik pak!" Jawab pasha, celsi dan rion.


Pak fildan:"oh ya pasha, kamu atur ya, bapak mau ngurusin dua anak ini"

__ADS_1


Pasha:"baik pak!"


Lalu pak fildan pun pergi dari kelas


Rion:"celsi, ayo telepon clara"


Celsi:"iya, iya, gak sabaran bet"


Lalu setelah beberapa lama telepon berbunyi akhkirnya clara pun mengangkatnya


Clara:"iya, halo ini siapa ya?"


Celsi:"halo ra...ini aku celsi, clara kamu di suruh pak fildan ke sekolah sama


pak fildan jangan lupa pakai baju seragan hari ini sama bawa buku


pelajaran untuk hari ini


Clara:"mau ngapain? Aku kan discorse"


Celsi:"jadi gini ra, aku, pasha sama rion udah berhasil nemuin siapa yang


udah buat kamu discorse"


Clara:"kamu pasti bohong, kamu pasti ngomong gitu supaya aku nggak sedih


lagi kan"


Celsi:(ni anak gak percaya banget dah sama aku)


Rion:"woy...lo kenapa?"


Celsi:"eh rion, minta tolong dong"


Rion:"minta tolong apa?"


Celsi:"minta tolong bilangin sama clara supaya dia mau datang ke sini"


Rion:"lah..emangnya kenapa?"


Celsi:"dia nggak percaya sama aku"


Rion:"oh gitu, yaudah sini"


Clara yang menunggu jawaban celsi pun mulai kesal


Clara:"celsi....jawab dong!"


Rion:"celsi nya ada kok"


Clara:"kok lo yang jawab?"


Rion:"udah kamu kesini aja, ada hal spesial yang ingin aku tunjukan sama

__ADS_1


kamu, kita kan sahabat, jadi aku peduli sama kamu"


Clara:(kok rion manis banget sih, hatiku nyaman banget tapi aku gak boleh


gampang percaya sama dia) yaudah..kok kamu tumben manis banget,


biasanya marah marah terus sama aku"


Rion:(hmm...ternyata dia masih ingat sama kejadian itu aku harus minta


maaf) oh soal itu...untuk hal itu aku minta maaf ya, aku tulus minta


maafnya


Clara:"yaudah aku maafin tapi jangan diulangi lagi ya"


Rion:"iya, pasti"


Clara:"yaudah aku ke sana sekarang"


Rion:"yaudah sampai jumpa di sekolah ya"


Clara:"iya.."


Lalu clara pun menutup telepon mereka.


Celsi yang berada di dekat rion pun langsung pergi, karena mendengar percakapan manis rion dengan clara.


Berapa lama kemudian clara pun datang dan ikut belajar bersama teman temannya


Di ruangan pak fildan, brian dan intan terus saling menuduh


Brian:"jujur pak, intan yang nyuruh aku masukkin tuh kertas di tas clara


karena dia iri, dia iri karena bapak baik banget sama clara"


Pak fildan:"tapi itu tidak menutupi kesalahan kamu, sekarang kalian bapak


scorse selama 2 bulan"


Brian:"apa!?"


Intan:"hah?!"


Pak fildan:"oh ya, sebelum itu kalian harus minta maaf dulu sama clara"


Intan:"cih...kenapa harus minta maaf sih!"


Pak fildan:"oh, kalau kamu gak mau bapak tambahin lagi kamu discorse


selama 5 bulan, mau kamu!"


Intan:"iya, iya ok pak"

__ADS_1


Merekapun pergi ke kelas untuk meminta maaf kepada clara


__ADS_2