
begitu cerianya gadis dengan kulit sawo matang yang begitu manis saat dipandang
ia dia adalah Santi. gadis desa yang girang karna kelulusan sekolahnya.
meskipun ia tidak dapat peringkat tapi ia senang karna telah menunaikan wasiat ibunya . sebelum ibunya meninggalkan dia untuk selamanya ,ibunya berpesan untuk melanjutkan sekolahnya ketingkat menengah
Santi sangat menyayangi ibunya
hingga suatu ketika saat Santi duduk di bangku sekolah dasar ibu Santi mengidap kanker payudara yang harus mewajibkan ibu Santi untuk operasi pengangkatan kanker tersebut.
sekolah dia sangat saat kacau saat itu karna iya bolos sekolah hanya untuk menjaga ibunya yang sedang sakit
ibu : sayang pulang ya sama ayah , kamu kan harus sekolah
Santi :, tapi ibu sama siapa disini.
ibu : disinikan banyak perwat sayang
Santi : ya sudah ibu ,aku pulang yaa (sambil cemberut karna tak mau meninggalkan ibunya)
ibu Santi yang melihat putrinya pulang itu hanya bisa geleng-geleng kepala sambil tersenyum tapi senyuman itu pudar dengan sendirinya
ibu : ibu tidak tau nak , sampai kapan ibu bisa melihatmu tersenyum lagi semoga kau selalu bahagia nak (gunamnya dalam hati)
dirumah
Santi :ayah apa ayah akan kerumah sakit lagi setelah mengantarkan aku pulang (sambil cemberut)
Ayah : maaf ya sayang ,. tapi ayah harus menemani ibu . kamu tidak apakan ayah tinggal
Santi : tidak apa-apa yah , aku bisa menginap dirumah bibi Hindun
Ayah : baiklah jangan nakal yaaa ,Ayah akan kerumah sakit lagi
ingat ya pesan ayah jgn menyusahkan bibimu
__ADS_1
Santi : baik ayah
Ayah : ayo ayah antar kerumah bibimu sebelum ayah kerumah sakit
Santi : baik
Santi dan ayahnya berjalan menuju rumah bibi Hindun karna Santi akan menginap di sana
disepanjang jalan Santi hanya memasang wajah sedihnya
Ayah Santi yang melihat putrinya sedih itu hanya bisa mengelus rambut putrinya dengan lembut
Ayah : ,ayah akan cepat pulang setelah ibu mu selesai operasi jdi fokus sekolah dan jgn nakal pada bibimu ya sayang
Santi mendongkak menatap ayahnya dengan sedih ,hanya mengangguk yang bisa ia berikan pada ayahnya sebagai jawaban bahwa iya akan menuruti ayah nya ituu
sampai di rumah bibi Hindun ,ayah Santi langsung mengetuk pintu
tok
tok
tok
pintu pun terbuka dan keluarlah wanita paruh baya
Hindun :, walaikumsalam. eh mas gandi ada apa mas?
gandi : aku mau nitipin Santi , apa kamu tidak keberatan
Hindun : serius mas. aku malah seneng bgt Santi nginap disini aku jadi tidak kesepian
gandi : baik lah. ( ia berjongkok menatap putrinya (
gandi : jangan nakal ya sayang
__ADS_1
Santi : baiklah ayah
gandi : yasudah ya Hindun , aku harus kerumah sakit ttip Santi ya
Hindun : iya mas hati hati dijalan salamkan juga buat mba Ratna
Ayah Santi hanya mengangguk dan tersenyum
gandi :ya sudah assalamualaikum
Santi dan Hindun : walaikumsalam
Ayah Santi pun kembali berjalan mencari angkutan umum untuk mengantarkan nya kerumah sakit
lain halnya dengan Santi yang ada dirumah bibinya itu
bibi Hindun sangat senang Santi menginap dirumahnya itu
Hindun : sayang apa kau mau mencicipi bolu buatan bibi ,, bibi baru membuatnya
Santi : apa boleh Bi ? (Dengan mata binarnya karna senang )
Hindun : tentu
Santi langsung mencicipi bolu buatan bibinya itu dengan senang
Santi : mmmmpppppppttt .... ini sangat enak sekali biiii
Hindun : benarkah nak. apa kau suka nak
Santi : tentu bibi ,
Hindun : baiklah nak ,,habiskan jika kau suka nak
Santi mengangguk dan tersenyum girang
__ADS_1