
Hari ini Sasa sangat bahagia ,karna dia bisa menghabiskan waktu keliling kota Berlin dengan mamah dan adiknya
dia berkunjung ke berbagai tempat wisata disana
Sasa dan Adam duduk di bangku taman karna Santi ketoilet .
Sasa memandang langit senja kota Berlin yang begitu indah , Adam yang duduk disebelah Sasa menengok kearahnya
"Apa kaka tidak akan membuka hati Kaka untuk orang lain "ucapnya menatap Sasa disampingnya
Sasa yang mendengarnya menatap Adam disebelahnya dengan wajah serius dan senyum tipisnya
"kenapa tidak, jika dia memang bisa memberi gue kepercayaan "ucapnya sambil menatap lurus ke depan
Adam mengangguk ,"jangan membuat gue bersalah karna melangkahin lu ka"ucapnya
"Tidak ,lo harus tetap menikah dengan Mona ,karna lo udah terlalu lama pacaran .Buat dia percaya kalau lo sungguh sungguh dam , jangan buat dia kecewa dan jangan pikirin gue . gue sungguh baik-baik saja"balasnya
mereka ngobrol santai membahas kehidupan dan asmara , sampai tiba santi menghampiri kedua anaknya itu
"ayo sayang sepertinya langit sudah akan berganti"ajaknya saat ia menatap langit yang semakin gelap
__ADS_1
mereka pulang ke apartemen dan dipertengahan jalan Sasa membeli berbagai cemilan untuknya dirumah
crekkk (angep aja lagi buka pintu )
Sasa langsung menjatuhkan bokongnya disofa ruang tamu apartemennya , begitupun dengan Santi dan Adam
"Lelahnya"ucap Sasa
"Sebaiknya mandi dulu ,mamah akan siapkan makan malam", perintahnya pada kedua anaknya ,dia beranjak kedapur untuk masak dan begitu juga anaknya yang pergi untuk mandi
Santi berkutat memasak didapur ,memasak kesukaan kedua anaknya itu
hingga terdengar langkah seseorang mendekatinya dan diapun mengangkat wajahnya untuk melihat siapa yang mendekat itu
", makan dulu sayang, mamah sudah masakan seafood kesukaan kamu ,, mamah panggil Adam dulu takut dia tidur", ucapnya sambil melangkah meninggalkan meja makan
***Aku akan cepat menyelesaikan kuliah ku , aku tak ingin terlalu jauh dengan mamah , apalagi setelah mamah memasak makanan kesukaanku ini. . mungkin esok aku tidak bisa menikmatinya lagi** " batinya* , lalu dia mengambil kepiting saos tiram itu , seafood favoritnya
Adam dan Santi sudah duduk untuk makan bersama setelah Santi menghampiri Adam kekamar nya untuk mengajaknya makan
mereka makan dengan khikmatnya ,disela makan mereka ,ucapan Adam membuat dua wanita itu berhenti
"Kita akan pulang besok ka, "ucapnya sambil terus menunduk makan "mamah juga udah setuju "lanjutnya
__ADS_1
'kenapa besok"sahutnya sedih,lalu dia menatap mamahnya itu.
"gue harus kuliah dan bekerja ka,. lo gak lupa itu kan "balasnya
"cepat pulang, mamah akan menunggumu"mengusap lengan Sasa dan tersenyum
Sasa menunduk sedih , ini yang dia benci PERPISAHAN meskipun hanya sementara tapi tetap saja
KEESOKAN HARINYA DIBANDARA **BERLIN
Sasa memeluk** erat mamahnya itu ,seakan dia tak mau melepaskannya
"Hiks ...hiks kabari Sasa ya kalau udah sampe Indonesia "tangisnya karna tak ingin berpisah dengan mamahnya
"iya sayang, jaga kesehatan ya , belajar ya bener dan cepat pulang . Mamah gak kuat jauh dari kamu ",
"iya mah. "dia melepaskan pelukan mamahnya dan beralih ke adm
"jangan lupa hubungi gue ,lu kalau nympe Indonesia. "ucapnya pada Adam
"gue baik-baik aja , acara tunangan lu harus tetap berlangsung kalau lu mau liat gue pulang", ucapnya lirih dengan nada ancamnya
Adam melepaskan pelukan Sasa ,dia mengecup kening kakanya itu "iya , jaga kesehatan lo ya ka"ucapnya Dengan senyum perpisahannya,
__ADS_1
mereka meninggalkan Sasa karna pesawat akan take off
*Bantu vote untuk kaka-kakaku tersayang jangan lupa like juga*