
Selamat membaca🥰
-
-
-
Fica tak percaya dengan omongan Sofyan, apa ia tahu benar isi pikiran Fica? lagi-lagi Fica mengelak.
"Yang di pikiran aku bukan tentang itu kok, kamu sok tahu" ucap Fica tanpa menatap Sofyan
"Kamu boong ya Fic? aku udah tahu kok" ucap Sofyan tersenyum
"Ih apaan sih Sofyan, udah ahh aku mau masuk. Lama kelamaan di luar dingin" ucap Fica seraya beranjak dari duduk nya untuk berdiri. Tapi Sofyan menahan nya, Sofyan memegang pergelangan Fica. Sehingga membuat Fica jadi salting (salah tingkah).
"Tunggu Fic, ada yang mau aku omongin" ucap Sofyan yang masih memegang tangan Fica
"Kamu mau ngomong apa?" tanya Fica dengan keringat dingin nya, jantung nya berdenyut kencang tak seperti biasa nya.
"Mangkan nya kamu duduk dulu" ucap Sofyan pelan sembari melepas tangan Fica dan ia pun menduduk kan bokong nya kembali.
"Aduhhh, pliss dong jantung jangan bikin gua makin deg-degan, ini lagi Sofyan mau ngomong apa? semoga dia juga punya perasaan yang sama seperti ku" gumam Fica dalam hati
Sofyan mulai menatap Fica dengan tatapan yang sulit diartikan. Fica yang menatap Sofyan hanya sekilas saja, ia langsung membuang muka nya dari hadapan Sofyan. Karena jika Fica dekat dengan Sofyan rasa nya gerogi terus, jantung Fica rasa nya pingin lepas wkwk.
"Sofyan, sebenernya kamu mau bicara apa? gercep!!" ucap Fica tanpa menatap Sofyan
__ADS_1
"Iya Fic, jangan marah dong, senyum dikit" ucap Sofyan terkekeh.
"Fic maafin aku ya, yang sudah membatalkan acara tadi. Aku bener-bener minta maaf" ucap Sofyan meminta maaf
"Justru, aku ingin mengucapkan terimakasih" ucap Fica yang mulai menata Sofyan. Mereka pun saling bertatapan.
"Untuk apa?" tanya Sofyan pelan
"Sebenernya aku gak pernah cinta dengan Alex"
"Aku udah tau Fic"
"Terus kenapa kamu nanya?"
"Ya karena untuk memastikan aja kalau kamu benar-benar nggak suka. Karena" ucap Sofyan datar
"Gapapa kok" jawab Sofyan dengan senyuman.
"Fic, sebener nya ada yang mau aku omongin"
"Ngomong aja" jawab Fica singkat
"Aduhhh, Sofyan mau ngomong apa ya?
semoga dia mau ngomong tentang perasaan nya ke aku. Tapi kalo gak gimana? aku denger aja dulu. Tapi jantung ku plis jangan buat aku gemetar dulu ya" gumam Fica dalam hati
"Kok kamu detak jantung kamu kenceng banget Fic" tanya Sofyan. Fica yang mendengar nya terkejut sekaligus tak percaya. Masa iya Sofyan bisa denger.
__ADS_1
"Nggak kok, kamu aneh-aneh aja. Emang kamu bisa denger?" tanya Fica dengan ekspresi wajah yang mulai salah tingkah.
"Iya aku denger kok, makin kenceng aja Fic. Kamu gak perlu gerogi kalau di depan aku ya" ucap Sofyan seraya menghelus rambut Fica pelan.
"Yaudah kamu mau ngomong apa Sofyan? aku mau masuk soalnya"
"Gak jadi deh, karena ini tentang perasaan. Kalo aku ngomong sekarang, bisa-bisa jantung kamu lepas lagi Fic hehehe" ucap Sofyan terkekeh
"Yaudah deh, aku masuk dulu" ucap Fica seraya beranjak dari duduk nya, dan melangkah menuju kamar nya. Sofyan yang melihat Fica hanya menggelengkan kepala.
"Aduhhhh, jantung kenapa detak kamu kenceng banget sih? aku jadi penasaran apa yang ingin Sofyan omongkan, apa lagi itu tentang perasaan. Argh kesel deh" gumam Fica dalam hati ketika ia sudah sampai di kamar nya dan merebahkan tubuh nya di ranjang kasur milik nya yang empuk.
-
-
-
***Gimana sama part ini?
Kalian beri saran nya aja yaa
Salam hangat Author
Dea Maulina❤️
03 Juni 2020***
__ADS_1