
Happy Reading ❤️
-
-
-
Semua orang yang berada di ruang tamu terkejut ketika melihat seorang pria yang katanya amnesia itu. Menurut kalian siapa? ya siapa lagi jika bukan Sofyan.
"Sofyan?" ucap Fica sebagai tanda memanggil nya.
"Iya Fica" Sofyan membalas ucapan Fica seraya menghampiri nya.
"Lo ganggu pertunangan gua?" giliran Alex yang mengangkat suaranya dengan nada tinggi, emosi nya sudah memanas.
"Gua nggak tahan dengan perasaan ini, gua mencintai Fica" ucap Alex seraya memeluk erat tubuh Fica.
Sedangkan orang yang tadi nya duduk kini semua beranjak berdiri dan menghampiri Sofyan termasuk Alex yang sedari tadi memendam amarah nya. Fica sangat tak percaya mendengar ucapan Sofyan yang baru saja ia ucapkan.
"Banjingan Lo!!!!!" Alex menghampiri Sofyan dan membogem Sofyan tak lupa juga ia memukul pinggir dagu Sofyan sehingga mulut nya mengeluarkan cairan merah. Sofyan tidak membalas pukulan Alex, ia tetap berdiri saja, tapi mengapa Sofyan tidak membalasnya?
__ADS_1
Papa Fica dan papa Alex memisahkan mereka berdua. Terutama memisahkan Alex yang emosi nya sedang meninggi.
Plakkk
Fica menampar Alex, ia merasa tak tega melihat Sofyan di perlakukan seperti ini, sedangkan Sofyan ia hanya terdiam tak menghindar dari pukulan Alex.
Alex menghentikan pukulan dan bogeman nya, ia langsung menatap Fica dengan tatapan yang tajam.
"Lo nggak terima? silahkan Lo tampar gua balik!!" ucap Fica dengan isak tangis nya yang sudah keluar.
"Kenapa Lo belain dia? gua ini tunangan Lo Fica!! gua nggak nyangka lo setega ini sama gua!! kenapa Ficaaa??" ucap Alex dengan emosi nya yang sudah kemana-mana.
Sedangkan mama Fica dan mama Alex menghampiri kedua gadis dan putra nya tersebut.
Orang tua mereka sangat merasa bersalah, mengapa mereka harus memaksa Fica tunangan dengan Alex, ini semua ulah dari orang tua mereka sendiri.
Alex menundukkan kepala nya. Dan ia menatap sinis kepada Sofyan yang sedang merasa sakit di bagian bawah mulut nya.
"Ini semua gara-gara Lo, semua jadi hancur" Alex menghampiri Sofyan dan rasa nya ia ingin memukul nya kembali, tangan Alex mulai mengangkat untuk memukul Sofyan, tapi papa nya menahan nya.
"Sudah cukup nak, ini semua salah mama dan papa yang sudah memaksa Fica untuk jadi tunangan mu" ucap papa Fica dengan nada rendah
__ADS_1
"Jadi maksud papa?" Alex yang terlihat bingung dengan apa yang baru saja papa nya ucapkan.
"Maksud papa, kita batalkan pertunangan kalian" ucap papa nya datar
"Hah?? nggak, Alex nggak mau pah. Alex cinta sama Fica, tolong jangan ya pah" ucap Alex seraya memegang punggung tangan papa nya sebagai tanda permintaan mohon. Fica yang sedari tadi di peluk oleh mama nya, ia menghampiri Sofyan yang sedang memegang luka di bawah mulut nya itu.
-
-
-
***Gimana-gimana cerita nya?
Seru?
Sedih?
B aja?
Jawab yaa😉
__ADS_1
Aku minta maaf ya, cerita nya gantung di sini, aku usahain tiap hari bakal up. Jangan lupa vote dan coment karena semua itu nggak bayar wkwk
SATU KATA BUAT PART INI❤️***