Cinta Amnesia

Cinta Amnesia
#Episode 11 *Rencana Alex


__ADS_3

Happy Reading🥰


-


-


-


Fica sedang menelusuri trotoar dengan menggunakan mobil nya. Ia akan menuju RS Arnanda, tempatnya bekerja. Hari ini Fica tak di antar oleh Sofyan karena kemauannya sendiri, Fica masih teringat dengan kejadian semalam, tak henti-hentinya untuk tersenyum.


Tak lama kemudian, Fica telah sampai di pekarangan RS Arnanda. Ia akan menuju ruangannnya, saat Fica ingin membuka pintu ruangan, seorang pria memanggilnya, Fica pun menoleh sumber suara tersebut.


"Ficaa!" panggil pria tersebut. Ya pria itu adalah Alex


"Ada apa?" tanya Fica singkat


"Gua mohon jangan batalin tunangan kita ya!" ucap Alex mendekati Fica


"Nggak bisa" lagi-lagi Fica membalas Alex dengan singkat. Lalu Fica membuka pintu untuk mengambil baju dokter yang terlipat di nakas ruangan. Alex tetap mengikuti langkah dari belakang. Ketika sudah di depan pintu ruangan, Alex menghentikan langkahnya, sedangkan Fica tetap melanjuti langkahnya itu.


"Fic, gua mohon" bentak Alex kepada Fica yang jaraknya sudah jauh. Fica hanya mengabaikan Alex, ia masih fokus dengan langkahnya.


"Gara-gara pria amnesia yang tak jelas itu Fica jadi cuek sama gua, bahkan ia mengbaikan gue. Gue harus lakuin sesuatu, lihat saja nanti" geram nya dalam hati


"Permisi dok, dokter Alex di tunggu oleh pasien di ruang cempaka no 10" ucap suster yang tiba-tiba menghampiri Alex


"Saya gak bisa sus, ada acara mendadak. Tolong kamu bilang dokter Fica untuk menggantikan saya hari ini" ucap Alex lalu pergi meninggalkan suster itu.


***


Di tempat lain


Dreettt...


Handphone Sofyan berbunyi yang berada di nakas kamarnya. Sofyan mengambilnya dan membaca pesan itu.


_______________________________________


*08xxxxxxxxxx

__ADS_1


Sofyan kamu sekarang ke jalan Garuda no 9, dan di sana ada gudang kosong, kamu masuk ya. Ini Fica, sekarang aku lagi dalam bahaya. Tolong aku.


Sofyan


Kamu bertahan ya Fic, aku segera ke sana.


_______________________________________


Tanpa* ba-bi-bu, Sofyan segera menuju jalan Garuda no 9. Sebelum berangkat, Sofyan izin kepada mama Fica uang sedang membaca koran di sofa ruang tengah. Sedangkan papa Fica, belum pulang dari pekerjaannya.


"Tante, aku pamit keluar ya" ucap Alex kepada mama Fica


"Mau kemana nak?" tanya mama Fica seraya menatap Sofyan


"Coba tante baca notif ini tan" ucap Alex sembari memperlihatkan pesan tersebut.


"Ya Allah Fica, tante minta tolong sama kamu Sofyan, tolong jemput Fica ya. Tante khawatir" ucap mama Fica dengan raut wajah yang mulai cemas


"Pasti tante, aku berangkat ya tan" ucap Sofyan terburu-buru.


Sofyan sudah sampai di jalan Garuda no 9. Bahkan ia sudah berada di depan gerbang gudang itu. Sofyan segera memasuki ruangan yang nampak gelap sekali. Ruangan yang penuh dengan debu dan rayap. Ia mencari keberadaan Fica dengan menggunakan senter handphone miliknya.


Bughhhh


Seseorang memukul tengkuk Sofyan dari belakang, sehingga membuat Sofyan jatuh tak sadarkan diri. Tubuh Sofyan di bopong oleh pemukul itu. Sofyan di dudukkan di kursi kayu, tangan dan kakinya diikat, mulut Sofyan di bungkam dengan sapu tangan milik orang yang memukul nya tadi.


Di tempat lain


Sudah pukul 16.00, Sofyan tak kunjung pulang, mama Fica semakin khawatir dengan keadaan Fica dan Sofyan. Mama nya berniat menelfon papanya, tapi ia tak mau membuat suaminya sedih dan khawatir.


Tukk.... Tukk.... Tukk


Mama Fica segera membukakan pintu. Ia berharap semoga itu Fica dan Sofyan.


Ceklekkk


"Ficaaa!!!" mama nya memeluk tubuh Fica erat. Fica pun terkejut melihat tingkah mamanya ini.


"Ma ada apa? kenapa mama peluk Fica?" tanya Fica seraya melepaskan pelukan mamanya

__ADS_1


"Kamu tidak kenapa-kenapa kan?" tanya mamanya sembari menatap Fica


"Aku gapapa ma, emang kenapa sih ma?" tanya Fica yang makin penasaran


"Lho, Sofyan mana?" mamanya kembali bertanya


"Aku gatau ma, Fica kan baru pulang kerja"


"Jadi kamu gak diculik Fic?"


"Ya gak lah ma, coba mama cerita ke Fica. Sebenernya apa yang terjadi?"


"Jadi tadi, Alex mendapat notif. Katanya kamu dalam bahaya Fic, mangkannya Alex nyusul kamu di jalan Garuda no 9 tepatnya di gudang kosong. Mama juga baca pesannya"


"Mama serius?" tanya Fica cemas


"Iya mama serius nak"


"Yasudah kita susulin Sofyan ya ma. Fica takut dia kenapa-kenapa" ucap Fica di anggukkan oleh mamanya. Mereka pun menuju jalan tersebut dengan menaiki mobil Fica terburu-buru.


💗-------💗


***Gimana sama part ini?


Satu kata buat part ini juga yaaa!🥰


JANGAN LUPA VOTE DAN COMENT KARENA SEMUA ITU GRATIS WKWK🥰


Salam hangat Author


Dea Maulina❤️


03 Juni 2020


 


See You❤️***


 

__ADS_1


__ADS_2