
"Cinta kalo kamu sedih terus aku juga ikut sedih...."
"Ini semua salah kalian berdua, coba kalian gak main balapan, pasti mama aku gak akan kayak gini, berbaring di atas kasur dan tak berdaya"
"Aku benci kalian!! Pergi dari sini!!"
"Cin..."
"Udah kak, mending kita pergi, biarin cinta sendiri dulu" sahut askan
Askan dan angga meninggalkan cinta dan mama nya untuk sementara
Sementara itu cinta masih sangat terpukul atas kejadian ini
"ARGHHHHH, kenapa ma kenapaaaaaa, maafin aku ma aku mohon mama sadar huhuhuuu" cinta masih saja menangis histeris
Cinta: "Huft..." Menghela nafas
Akhirnya cinta tertidur sambil duduk di samping mama nya
Sedangkan di tempat angga dan askan mereka berdua benar benar merasa bersalah
"Ini semua salah gua, kenapa gua mau nyetujuin balapan dengan lo.." ucap angga
"gak kak, ini bukan salah lo, jelas jelas yang salah disini gue, gue yang ngajakin lo balapan, andai pikiran gue gak kek bocah ingusan yang apa apa harus balapan" sahut askan
"Gua gak tau lagi gimana caranya agar cinta gak marah lagi ke kita" Angga sangat merasa bersalah akan kejadian tadi
"Mungkin kita biarin aja dulu cinta untuk sendirian agar dia lebih tenang" jawab askan
"gimana kalo mommy tau kalau kita hampir merenggut nyawa seseorang? Mommy pasti bakal marah ke kita" tanya Angga
Askan: "Masalah mommy biar aku yang urus"
"Yakin? Mommy kalo udah marah bukan marah kecil, apalagi tentang ini, mommy pasti sangat marah ke kita"
"Tapi sebenarnya kita gak salah! Yang salah itu truk yang melaju dengan kecepatan tinggi, dan sopir itu tidak mau bertanggung jawab, tabrak lari" sahut askan
Angga: "Bagaimana pun kita tetap salah"
Angga sudah menyerah dan masuk ke kamar nya
Tiba tiba mommy mereka memanggil kedua putra nya untuk menemui nya di ruang kerja nya
"Ada apa mommy tiba tiba manggil, aku punya filling gak enak..." Angga takut kalau mommy nya sudah mengetahui hal itu
Sesampai diruang kerja sang momy
Mommy A: "mommy tau apa yang kalian lakukan tadi! Anak buah mommy tidak sengaja melihat kalian menabrak seseorang
SIAPA YANG MENGAJARKAN KALIAN UNTUK MEMBUNUH SESEORANG?!"
"Momm please apa yang sudah mommy lihat itu semua tidak seperti yang mereka pikirkan, kami tidak membunuh!" Ucap askan
"Oh iya ini palsu menurut kamu?! Kalian tidak perlu berbohong lagi ke saya! Saya tidak pernah mengajarkan kalian untuk berbuat seperti ayah kalian!" Balas momy
"Tapi mom itu semua bohong, yang nabrak bukan kami tapi truk sebelahnya, mommy harus percaya sama anak anak mommy dong!" Hari ini anggara membuka mulut untuk berbicara kepada ibu nya
__ADS_1
"Oh udah berani kamu nyawab mommy? Gimana momy mau percaya sama kalian, jelas jelas disini kalian yang salah!" Mommy angga dan askan masih saja tidak mau mendengar kan apa yang dibilang mereka berdua
"Mom please believe us... mommy gak pernah kan denger apa yang Angga bilang, untuk kali ini aja momy bantu dukung kami untuk menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi kepada sang korban, angga mohon mom" Ucap angga
"Sorry, Mom can't"
"Tolong keluar, saya muak lihat kalian, selalu membuat masalah, bikin pusing saja!" Sahut mommy
Angga dan askan diusir paksa oleh ibu mereka
Mereka berdua benar benar pasrah akan keadaan, tidak ada yang mau mempercayain mereka, termasuk cinta..
Angga: "Askan.."
Askan: "ya?"
Angga: "gimana kalo besok kita ke rumah sakit jenguk ibu cinta" ucap Angga sambil memakai muka melas nya
Askan: "ok, bye, saya mau masuk ke kamar"
Angga: "See u askan, tidur yang nyenyak"
..................
Pagi hari nya askan dan Angga akan berangkat sekolah, tetapi saat mereka mencari kunci motornya ternyata hilang...
Bukan hilang lebih tepatnya disita oleh mommy........
Mommy: "Kalian berdua untuk 1 bulan ini mommy akan sita semuanya termasuk ATM kalian sebelum kalian menunjukkan bukti ke mommy kalau kalian tidak bersalah"
"WTF!?? Mommy gak bisa gitu dong" ucap mereka berdua dengan barengan
"Ta - tapi mom!!!"
Mommy nya pun pergi meninggalkan mereka berdua
"Argggggh!!" Angga tampak sangat kesal karna semua nya disita
"Terus kita kesekolah pakai APA?" sambil membentak adiknya
"Terpaksa angkot" sahut askan
"Uang dari mana hah? kita gak ada uang" Tanya Angga
"Tenang aja, aku punya tabungan, jadi santai, lagian angkot gak begitu mahal" jawab askan
Angga: "yasudah ayo pergi kesekolah"
Mereka berdua pergi kesekolah naik angkot dan sesampai nya di sekolah ada Pina, Jay, and Rahel datang menghampiri angga dan askan
"Eh ngga, kata syinta kalian nabrak mama nya cinta ya?" Tanya Pina ke Angga
"Gak! Kami gak bunuh orang! Itu semua bohong, yang nabrak bukan kami" jawab askan
Jay: "Terus yang nabrak siapa kalo bukan kalian?"
"Kami gak bersalah, kami dituduh, yang nabrak itu bukan kami tapi truk besar, mungkin sebagian orang ngira kami yang nabrak, tapi asli nya yang nabrak bukan kaMI!"
__ADS_1
"Wah parah nih asyinta, dia udah nyebarin hoax ke kalian" sahut Rahel
"Jadi gimana kalo kita ke rumah sakit aja abis pulang sekolah ini?" Tanya Pina
"Jangan, menurut gue jangan hari ini deh.. besok aja gimana? Tapi gatau kalo bagi Angga sama askan?" Jawab Jay
Pina: "Loh kenapa jangan hari ini?"
Jay: "biarin cinta sendirian aja dulu, nanti besok baru kita ke RS"
Rahel: "ya gw setuju sama lo Jay"
Pina: "kalo kalian berdua?"
"Kami abis pulang sekolah ini bakal ke rumah sakit, mau menjelaskan ke cinta kalo kami tidak bersalah atas kejadian itu" jawab anggara
Askan hanya menganggukkan kepalanya saja
"Btw kalian tadi naik angkot ke sekolah?" Tanya jayy
"Ya, sudah mending masuk kelas nanti ada guru" sahut Angga
..........
Selepas pulang sekolah anggara dan askan pergi kerumah sakit untuk menjenguk mama cinta
Askan"Ketok dulu pintunya kakk"
Angga"Iye"
"Masuk aja" sahut cinta
Saat mereka membuka pintu cinta mengira itu adalah suster dan saat cinta melihat ke samping ternyata yang datang bukan lah suster tapi Angga dan askan
"Kalian! Kalian ngapain lagi kesini?! Tidak puas?" Cinta berbicara dengan suara kecil karna takut mama nya terbangun
"Cin, pls Lo dengerin dulu penjelasan dari kami" sahut angga
Cinta: "Penjelasan? Penjelasan apa lagi sih ngga?"
Angga menarik tangan cinta dan duduk di kursi
"Yang nabrak mama lo bukan kami, tapi sopir truk yang melaju dengan kecepatan tinggi cin..." Jawab Angga
Askan: "Bener cin, kami sama sekali gak nabrak mama lo, saat itu kami sudah rem motor kami"
"Apa buktinya kalau kalian gk nabrak mama gue?" Tanya cinta
"Untuk saat ini belum ada, tapi kami beneran gak bunuh mama lo, sopir truk itu melarikan diri dan kami yang disalahkan, itu gak adil" jawab Angga
"Cin, ku mohon maafin kami berdua, kami gak salah cinta.." sahut askan
Cinta hanya bisa diam saja karna dia tidak tahu siapa yang benar dan siapa yang salah
Mama cinta pun terbangun
"Hah mama, mama udah sadar?" Cinta sambil berjalan menuju ranjang mama nya
__ADS_1
...****...