Cinta Anggara

Cinta Anggara
bab 15


__ADS_3

Anggara dan askan juga ikut menghampiri mama cinta


Saat mama cinta memelekkan matanya, ia bertanya kepada cinta


"Cinta, kaki mama kenapa gak bisa mama gerakinnn, cinta mama gak kenapa kenapa kan cin" mama bertanya dengan raut wajah yang panik


"Ma... Mama lumpuh.." jawab cinta ke arah mama nya


"GAK!! MAMA MASIH SEHAT, MAMA GAK MUNGKIN LUMPUH SAYANG!" mama cinta masih memberontak tidak terima apa yang telah terjadi kepada dirinya


"Mama tenang aja... Cinta tadi udah tanya dokter kok kalo kaki mama masih bisa untuk sembuh, cinta bakal kerja keras untuk pengobatan mama" sahut cinta yang ikut sedih karna mama nya seperti ini


"Sayang maafin mama udah jadi beban kamu..." Jawab mama


"Hussss, mama gak boleh ngomong gitu ish"


Mama cinta pun melihat ke arah samping cinta


"KA - KALIAN!!! KALIAN KAN YANG SUDAH BIKIN KAKI SAYA LUMPUH! PERGI KALIAN!" Mama cinta mengatakan nya dengan menangis, dan cinta memeluk mamanya agar tidak terjatuh ke bawah


"Ma cukup ma udah udah" sahut cinta yang ikut menangis karna sifat mama nya, cinta sedih mama nya begini karna kejadian itu


"P - pergi kalian" mama cinta yang sudah lelah menangis menjadi seperti gagap..


"Pls keluar ngga, askan.." cinta tidak sanggup mama nya menangis terus menerus, dan ia terpaksa mengusir Angga dan askan


"Ok.." Angga dan askan pun keluar dari ruangan tersebut dengan wajah yang seperti tidak menyangka hal ini


Askan:"Sebaiknya kita pulang"


Angga:"tidak, kita akan pergi ketempat kejadian semalam"


Askan:"untuk apa?"


"Dasar bodoh, kita akan melihat cctv dan membawanya ke cinta dan mommy agar cinta sama mommy percaya kalau kita tidak bersalah" jawab Angga


"Kau tidak memikirkan bagaimana dengan polisi? polisi pasti sedang mencari kita" sahut askan


"Kau tenang saja, polisi tidak akan mencari kita, aku sudah memberitahu ayah untuk menolong kita, anak buah ayah sudah menghapus semua foto atau video tentang kita balapan" jawab Angga


"Whatt? Ayah tidak marah?" Tanya askan


Angga: "Haha untuk apa ayah marah? Kau lupa kalau ayah siapa?"


"Sudahlah, mari kita ke tempat kejadian itu sebelum malam tiba" anggara menarik tangan askan sambil berlari-lari ke tempat itu


Sesampainya mereka berdua bergegas mencari gedung gedung yang berdekatan dengan lokasi kejadian


Satu per satu gedung mereka periksa dan akhirnya ada cctv yang jelas bahwa mereka tidak bersalah


"Maaf pak kami boleh mengambil videonya?" Tanya Angga ke pemilik gedung


"T - tentu saja boleh, siapa yang ingin membantah perkataan tuan muda" ucap sang pemilik gedung


Angga dan askan mengucapkan terimakasih lalu pergi ke rumah mereka terlebih dahulu untuk memberitahukan ke mommy nya


Selepas sampai dirumah, angga dan askan langsung masuk dan Angga berkata

__ADS_1


"Gue gamau salah di mata cinta, makanya gue lakuin semua ini, ya kalau itu bukan cinta gue gak bakalan seniat itu" ucap Angga ke askan


"Ternyata kk beneran secinta itu ke dia... saya harus apa kalau cinta juga suka sama kak Angga" gumam askan dengan muka yang sedih


"Ayo kita temui mommy diruang kerja nya" Anggara mengajak askan untuk buru buru ke ruangan mommy nya, lebih cepat lebih baik


*Toktok


"Masuk" ucap mommy nya


"Kalian? Ada perlu apa lagi?" Tanya mommy


"K-kami sudah menemukan bukti kalau kami tidak bersalah" jawab angga dengan gugup


"Bukti apa?" Mommy menjawab sambil menaikkan satu alis nya dan nada bicara seperti tidak percaya


Askan pun memutarkan video itu ke laptop


"Lihat lah, kami tidak bersalah" ucap askan


Mommy nya tidak menyangka bahwa anak anak nya sudah pintar menunjukkan kebenaran, tandanya mereka sudah dewasa


"Kalian yang mencari bukti ini?" Tanya mommy


"Iya lah kami, orang mommy gak kasih uang mana bisa kami pakai suruhan" sahut Angga yang biasanya hanya diam saat mommy nya bertanya kepada mereka


"Bagaimana sekarang? Mommy masih tidak yakin? Atau mommy mengira ini video hanyalah rekayasa?"ucap askan


"Huh... Baiklah, mommy minta maaf karna sudah menuduh kalian begitu saja" akhirnya mommy nya percaya bahwa mereka berdua tidak lah bersalah sama sekali


Askan dan Angga kembali ke kamar masing masing, sementara itu buktinya disimpan oleh anggara di kamar nya


...........


Keesokan hari nya saat ingin berangkat kesekolah angga tidak lupa membawa bukti video tersebut


Mommy mereka berkata kepada mereka bahwa semua barang mereka sudah dikembalikan oleh mommy


Kemudian askan dan Angga pergi ke sekolah


Sesampai disekolah Jay dan teman teman nya mendekati Angga dan bertanya


"gimana, apa kemarin cinta sudah kalian jelaskan kalo bukan kalian yang nabrak?" Tanya Jay


"Kami sudah jelaskan, hanya saja cinta seperti tidak mempercayai kami, karna ibu nya cinta sudah sadar kami diusir dari ruangan tsb dan tidak bisa meyakinkan cinta sepenuhnya" sahut askan


"Hari ini kami bakal kesana lagi sambil menunjukkan bukti ke cinta saat kejadian itu"


anggara menatap teman teman nya sambil berkata seperti itu dengan tatapan dingin


"Kami juga bakal kesana untuk jenguk cinta sama Tante Wati, ya sekalian bawain buah buahan"  rahel, Pina, dan Jay berencana untuk ikut mereka


.........


Selepas pulang sekolah mereka semua langsung menuju rumah sakit cipta mandiri


Saat sampai di rumah sakit, askan dan Angga akan tetap diluar, mereka takut kalau Tante Wati akan stres lagi setelah melihat mereka berdua

__ADS_1


"Yaudah, kalian tunggu aja disini, nanti biar gue bilangin ke cinta ada yang mau ketemu sama dia" jawab Pina


Angga menganggukkan kepala nya


Di dalam ruangan tersebut cinta sangat terkejut teman teman nya akan datang ke sini


"Eh, kaliannn? Yaampun jadi ngerepotin pake bawa buah segala" ucap cinta


"Gue taro disini y" bales Rahel


"Makasih ya gaisss, maaf ya repot repot jadinya" sambil tersenyum kecil


"Hhehe gapapa cin, gimana ibu lo?" Tanya Jay


"Mama gue mengalami lumpuh, satu satunya cara agar bisa balik normal ya operasi" bales cinta


Jay: "Astagfirullah, maaf ya cin gue nanya nya gitu"


"Gapapa kalii jayy" ucap cinta ke Jay


Pina: "Oh iya cin btw ada yang mau ketemu lo tu diluar"


"Ha, siapa??" Cinta heran kenapa yang mau bertemu tidak mau masuk saja ke dalam


"Temuin aja sonoo, mama lo biar kami yang jaga" sahut Rahel


Cinta berjalan menuju keluar


"Askan? Angga? Kalian ngapain lagi kesini sih? Gapuas di usir sama nyokap gua?"


Cinta kaget ternyata yang ingin menemui nya adalah mereka


Anggara: "Kami kesini cuma mau ngasih bukti ke lu kalo kami gak salah sama sekali"


"Bukti?" Tanya cinta


"As, laptop buruan" Angga menyuruh askan mengambilkan laptop nya yang ada di tas askan


"Nih" selesai mengeluarkan laptop nya Angga langsung memasukkan kartu nya ke dalam laptop, video pun diputar..


Cinta terkejut ternyata apa yang dibilang mereka itu benar kalau mereka tidak bersalah


"Jadi gimana? Lo mau kan maafin kita?" Tanya Anggara


"Gue udah maafin lo ngga, askan.." jawab cinta ke mereka sambil menatap tajam dan tersenyum kecil


"Cuma... Gue gak tau gimana nyokap gue"


"Yaudah kita ke dalem aja nunjukkin video ini ke nyokap lu" jawab angga


"Mama gue belum bangun, kita tunggu aja di dalem sampe bangun.."


Askan&angga: "Oke kalau begitu"


Mereka bertiga masuk ke ruangan sambil menunggu mama cinta bangun dari tidurnya


****

__ADS_1


__ADS_2