
Seumur hidup hingga saat ini, barulah sekarang alya, dan ibunya, naik pesawat, ada rasa was, was, di hati mereka.
Alya inak was,was.
paden inak aku bae was, was, sengakn saq tumben jage, bismillah bae inak.(alya ibu was, was. Sama ibu alya juga was, was, mungkin karna tumben, bismillah saja ibu).
Alya ibu ayo buruan, seru sandy.
baiklah jawab alya.
Sepanjang penerbangan, alya dan ibunya cemas, alya kamu tegang begitu kenapa?
aku takut sayang, mungkin karna tumben kali naik pesawat? Iya nih emang tumben.
Kamu harus terbiasa istriku, karna kemungkinan besar, kedepannya kita akan sering bepergian naik pesawat.
Iya sayang, sini aku peluk biar tidak takut lagi, sandy meraih tubuh alya yang kentara tegangnya, karena cemas, alya diam saja , ia merasa aman di dekapan suaminya, sampai iya tertidur pulas.
Sandy menyunggjngkan senyum, dia melihat alya lucu baginya, dia bahagia bisa memiliki alya, gadis yang ia cintai sejak pertama kali melihatnya.
Setelah melewati beberapa jam peberbangan akhirnya mereka sampai di bandara.
disana pk leo telah menunggu, kedatangan mereka.
Ooh selamat datang boy, menantu, dan besanku, aku senang akhirnya kalian tiba disini.
Iya pa papa sehat?
__ADS_1
memangnya aku terlihat sakit boy?
tidak pa.
terimakasih ya pa sudah mau jemput kami,
tanpa kamu mintapun papa sudah pasti menjemput kalian, pk leo menepuk pundak putra srmata wayangnya.
Ayo kita pulang, kok jadi ngobrol di sini sih?
oh iya, y.
Ayo menantuku, ayo besan.
pak leo meraih tangan alya dan menuntunnya ke mobil, karna masih merasa asing, alya agak canggung.
Kenapa sayang? Ucap sandy
aku canggung sayang, bneran ini rumahmu?
ini rumah papa sayang, kalau rumahku masih limayanlah jaraknya dari sini, tapi papa maunya kita tinggal di sini dulu, jadi aku bawa kamu kesini, enggak apa apa, kan?
Alya semakin terkejut, mengetahui suaminya, punya rumah lainnya.
emang kamu tinggal terpisah dari papa selama ini?
iya jarang sekali aku pulang kesini, ataupun kerumahku, karna aku punya hobi, jalan, jalan, bepergian, kemanapun aku mau,tapi sejak menikah aku tidak mau jauh, jauh, dari kamu, aku sangat mencintaimu istriku sayang.
__ADS_1
ih gombal deh, bneran sayang.
memangnya kamu tidak mencintaiku alya?
Cintalah kalau tidak cinta, mana mau aku menikah denganmu, anneh deh kamu.
terimakasih alya I love you.
Jam makan malam tiba, semuanya berkumpul di meja, makan.
Pak leo membuka pembicaraan.
Jadi begini mengenai resepsi kalian akan papa adakan secepatnya, menurut kalian bagaimana?boy.alya?
Em kami terserah papa saja, papa atur dah, baiklah kalau begitu, papa putuskan 2 hari lagi acaranya di gelar.
Bagaimana? Boleh pa.
Jadi bu nurul, alya setuju juga kan?
iya pa alya setuju, saya juga setuju pk leo, ucap bu nurul.
Baiklah sekarang kalian istirahat dulu kan capek habis psrjalanan jauh, dan kamu boy jangan bikin alya lelah dulu, ingat dia hamil muda, jaga kandungan alya, sandy melongo, maksud papa?
yaa kamu pasti ngertilah, enggak harus papa jelaskan juga kan?
ih papa pikirannya kemana,mana, makanya papa menikah lagi sana.
__ADS_1
Pk leo tersenyum, boy bagi papa mendiang ibumu adalah yang pertama, dan terakhir.