CINTA BUK GURU

CINTA BUK GURU
BAB 13


__ADS_3

Mobil Dimas pun melaju dengan cepat dan tiba-tiba truk yang berada di depannya dan hilang kendali menabrak mobil dimas.


Dimas tidak sadarkan diri saat mobilnya menabrak mobil truck.


Dengan pandangan yang masih kabur dimas melihat ada seorang wanita menyelamatkan dimas dan segera mengeluarkan dimas dari dalam mobil.


saat dimas menjauh dari mobilnya dan di bantu oleh seorang wanita tiba-tiba mobil dimas meletak dan terbakar.


wanita itu membawa dimas kedalam mobilnya. dimas yang pada saat itu tidak sadarkan diri tidak tahu siapa wanita yang sudah menolongnya.


Di kediaman rumah Alex, puput sedang mengambil gelas untuk minum tiba-tiba gelas yang pegangnya jatuh dan pecah.


saat itu juga perasaan puput tidak enak ia pun kepikiran kepada suaminya yaitu dimas.


puput pun segera ke kamar untuk mengambil handphone dan menelpon dimas memastikan dimas baik-baik saja.


Hampir 10 menit puput menghubungi dimas tapi nomor handphone dimas tidak bisa di hubungi.


puput yang sangat cemas karena nomor dimas tidak dapat di hubungi apa lagi dari dimas berangkat ia belum memberi kabar sekali pun kepada puput.


Dimas tipikal orang yang selalu memberika kabar terutama kepada orang yang ia sayang termasuk kepada puput. apalagi dengan puput yang sedang hamil.


Dimas selalu perhatian kepada puput dari menanyakan kabar puput, mengingatkan puput makan tepat waktu dan perhatian kecil lainnya.


puput pun memanggil mama untuk memberitahu bahwa ia tidak dapat menghubungi dimas.


puput: ma, nomor handphone dimas tidak bisa di hubungi ma. puput takut terjadi apa-apa pada dimas.


kamu tenang dulu put. dimas baik-baik saja.


kamu tidak perlu khawatir kata mama sambil membeluk menantunya itu.


Di rumah sakit dimas pun langsung di bawah ke ruang UGD di temani wanita yang telah menolong dimas.


Wanita cantik itu bernama Dinan ia seorang manager Bank swasta. Dengan umur 27 tahun dinan adalah wanita karir yang sudah mapan.


Dinan memiliki tubuh yang sangat bagus. Tinggi badan 168. rambut panjang dan badan yang putih membuat dinan menjadi pusat perhatian oleh semua pria tatapi dinan tidak memikirkan tentang pria dulu.


Dinan ingin fokus ke karir dan membahagiakan diri sendiri.


Dinan seperti biasa berangkat kerja pagi melewati jalan yang sering ia laluinya jika ia sedang berangkat kerja.


seperti biasa dinan selalu menghidupkan musik klasih favoritnya setiap ia sedang pergi baik pergi berkerja maupun dengan teman-temannya.


Mobil dinan berada tepat di belakang mobil dimas. Dinan menyaksikan bagaimana terjadinya kecelakaan dimas.


Dinan pun berhenti dan menolong dimas dan membawanya ke rumah sakit. Dokter pun menghampiri Dinan.


Dokter: apa nona keluarga dari pasien ini. Dinan pun langsung menganggukan kepala.

__ADS_1


Dokter: kondisi pasien sekarang sedang kritik dan mengalami gagar otak akibat benturan stir mobil.


maka dari itu kami ingin meminta izin kepada nona agar menyetujui surat operasi agar pasien bisa di selamatkan.


Dinan pun bingung karena ia tidak tahu siapa pria ini dan di mana keluarganya berada.


Dinan: baik dok, lakukan saja yang terbaik saya akan menanda tangani suratnya.


Dengan cepat dinan menandatangi surat tersebut. Dinan pun menunggu sampai operasi pria tersebut selesai.


suara telepon dinan berbunyi ia lupa bahwa ia ada rapat dinan langsung mengangkat telepon tersebut ternyata itu dari atasannya.


setelah menjelaskan kejadian yang di alami oleh dinan atasannya memberi izin untuk tidak ke kantor hari ini.


operasi berlangsung sangat lama sekitar 5 jam akhirnya dokter keluar dinan pun langsung menghampiri dokter tersebut.


Dokter: operasinya berjalan lancar nona.


pasien sudah melewati masa krititnya tinggal menunggu pasien sadar dari obat bius.


kalau nona ingin masuk silahkan saja.


Dinan pun masuk dan melihat pria yang tidak ia kenal sedang berbaring di tempat tidur.


Dinan: aku harap kamu cepat sadar agar keluargamu tahu kondisi mu sekarang.


waktu sudah menunjukan pukul 23:45 Wib.tapi dimas belum juga pulang. puput sangat khawatir apa lagi dimas tidak masuk sekolah hari ini.


Alex mendengar kabar tersebut langsung pergi tanpa berkata kepada keluarganya dan juga puput tentang apa yang telah terjadi.


Alex di temani oleh pengawal pun menuju ke tempat kejadian perkara. Alex melihat mobil yang sering di pakai dimas sudah hangus terbakar.


polisi menemukan dua mayat yang sudah hangus tidak dapat di kenali lagi dan ke mungkinkan salah satu di antara mayat tersebut adalah anak pak Alex.


Alex pun jatuh terduduk mendengar apa yang di sampaikan polisi tentang anaknya. Alex tidak tahu apa yang harus ia katakan nanti kepada keluarganya bahwa anak kesayangannya sudah meninggal.


Di ruang pasien Dinan Menunggu Dimas sadar. Tiba-tiba jari tangan Dimas bergerak dan perlahan membuka matanya.


Dinan melihat Kondisi Dimas sudah sadar dengan cepat memanggil dokter agar di periksa. Dokter pun datang dan langsung memeriksa kondisi Dimas.


Di rumah puput mendapat telepon dari papanya bahwa Dimas mengalami kecelakaan.


Mobil yang dibawa Dimas terbakar. Mendengar perkataan dari papanya puput pun jatuh pingsan tak sadarkan diri.


Mama dimas pun panik dan memanggil pelayannya agar memanggil dokter kerumahnya.


Mama: puput sayang bangun nak, apa yang terjadi pada puput setelah mendapat telepon puput langsung pingsan.


Dokter pun datang ke rumah Alex dan memeriksa kondisi puput. Mendengar anaknya pingsan Joni ayah puput langsung datang ke rumah Alex.

__ADS_1


Dokter: kondisi puput tidak apa-apa ia sedikit selala dan cemas makanya ia pingsan. dan saya harap jangan membuat puput stres agar itu menganggu kesehatan anak yang dj kandung puput.


Mendengar menantunya sedang hamil mama dan Joni sangat senang. untuk sementara biarkan puput istirahat dulu.


(dokter memberikan resep obat agar di minum oleh puput)


Joni: baik dok.


(joni pun mengantar dokter ke luar)


Mama menemani puput yang belum sadarkan diri karena pingsannya. Puput membuka matanya dan melihata mama di sampingnya.


puput: ma, bagaimana dengan dimas? Dimas baik-baik sajakan ma.


(air mata puput pun membasahi pipi puput)


mama: kamu yang sabar ya sayang, semua akan baik-baik saja. kita tunggu papa pulang dulu.


(Mama menenangkan dan memeluk Puput)


Di rumah sakit Dimas di temani Dinan.


Dimas: apa yang terjadi? aku di mana sekarang?


(dengan suara paruh yang terdengar tidak terlu jelas)


Dinan yang berada di samping dimas mulai berbicara dengan dimas.


Dinan: aku dinan. aku yang telah menyelamatkanmu dari tabrakan mobil.


aku belum tahu siapa nama mu?


Dimas: aku tidak ingat apa yang terjadi. aku tidak tahu namaku.


Mendengar perkataan dimas tadi dinan pun langsung bangkit dari tempat duduk dan keluar menemui dokter.


Dimas yang melihat dinan keluar pun bingung. Dinan masuk ke dalam ruangan dokter.


Dinan: Dok. Pasien yang baru aku tolong sudah sadar dan sudah bisa bica tapi dia tidak ingat siapa dirinya.


Dokter pun bergegas pergi dan memeriksa kondisi dimas. Di susul oleh Dinan dari belakang.


setelah pemeriksaan di lakukan oleh dokter. Dinan pun menanyakan keadaan dimas.


Dinan: bagaimana dok? Dokter: begini nona pasien mengalami Amesia karena kecelakaan mobil yang di alaminya membuat ingatannya hilang dan ia tidak tahu siapa dirinya bahkan keluarganya.


mendengar perkataan dokter itu dinan pun kaget. Dinan: apakah dia bisa sembuh dok?


Dokter: mungkin bisa tapi butuh waktu yang lama dan itu tergantung pasien. Nona harus merawatnya sampai ia sembuh dan ingatannya kembali siapa dirinya jangan buat pasien stres dan tertekan itu bisa membuat ingatannya lama kembali.

__ADS_1


(Dinan membuka pintu kamar di mana dimas dirawat)


__ADS_2