
Di ruang guru Puput bertemu dengan Dimas. mereka berdua sering bertemu di saat jam masuk sekolah dan istirahat tiba.
Dimas yang tadinya sibuk melihat daftar nilai siswa akhirnya menghentikan kerjaanya dan fokus dengan kehadiran Puput.
Selamat pagi buk Puput? Apakah hari ini buk masuk jam pertama kata Dimas, sambil menghampiri buk Puput dan tersenyum
Iya ini pak Dimas saya mau masuk kelas dulu ya, takut nanti anak-anak menunggu lama.
Permisi pak Dimas.(puput tersenyum kepada dimas)
Di dalam hati Dimas ia ingin sekali mendapatkan hati mu puput tapi puput tidak mebalas cintanya.
Dimas: aku harus bisa mendapatkan mu Put, aku tak ingin ada orang lain akan merebut mu dari ku.
Dimas pun pergi kelas dan memulai pelajarannya.
Di dalam kelas Puput langsung menjelaskan materi pelajaran kepada siswanya sampai jam pelajaran selesai dan jam menujukan sudah pukul 4 sore.
Cuaca sore ini sangat mendung dan puput ingin segera pulang agar tidak ke hujanan sampai ke rumah.
Di jalan hujan pun deras membasahi kota pada sore itu karena puput menggunakan sepeda motor jadi ia memutuskan untuk bertenuh karena hujan sangat deras.
Puput menunggu di halte Bus yang sunyi tidak ada seorang pun yang duduk disana.
Puput menunggu hujan berhenti di halte tersebut dan saat menunggu tiba-tiba ada dua pria menghampiri puput dan duduk di dekatnya.
Malam pun tiba hujan pun tak kunjung redah membuat puput sangat takut.
Salah satu pria tersebut melihat puput dengat tatapan yang ingin menikmati tubuh puput saat itu.
Puput yang saat itu terlihat menggoda dengan baju putih yang tampak membayang memperlihatkan lekuk tubuh dan dalam baju puput, badan yang putih dan rambut yang basah membuat pria tersebut ingin menikmati tubuh puput.
__ADS_1
Puput yang dari tadi menyadari bahwa dua pria tersebut menatapnya pun langsung pergi dan meninggalkan tempat itu.
Saat puput ingin beranjak pergi kedua pria tersebut sudah memberi kode bahwa ingin menangkap puput.
Puput berlari di tengah hujan yang deras dan pria tersebut mengejar puput.
Sekuat tenaga puput berlari tiba-tiba kaki puput tersandung batu, puput pun terjatuh dua pria tersebut bergegas menagkap puput.
Puput pun dibawah ke rumah kosong.
Puput : tolong tolong tolong (teriak pupuk tetapi karena hujan deras tidak ada satu pun orang yang mendengar kecuali dua pria tersebut yang sudah siap untuk menikati tubuh puput)
Puput pun melawan agar dia bisa melepaskan diri dari pria tersebut tapi usahanya gagal.
Pria tersebut jauh lebih kuat darinya.
Tak butuh waktu lama dua pria tersebut berhasil memperkosa puput saat puput pingsan dan tidak sadarkan diri.
Air mata puput jatuh, tangis suara puput terdengar. Puput mengambil bajunya yang sudah berserakan dan memakainya lagi.
Dengan perlahan puput berjalan menahan rasa sakit di daerah kewanitaanya dan melihat darah yang terdapat di lantai tersebut.
Di rumah ayah puput sangat khawatir melihat anaknya belum pulang dari tadi sore.
Jam menunjukan sudah pukul 23:15 wib tapi tidak ada tanda-tanda anaknya pulang.
Joni menelepon asistennya agar mencari keberadaan puput.
Joni: dimana kamu puput? Ayah sangat takut terjadi hal yang buruk kepada mu. (sambil berjalan kesana-kemari di depan pintu rumah.
Joni: hallo apa kamu sudah menemukannya? Dasar tidak becus. Kalian harus menemukannya? Aku tidak mau tahu kau harus menemukan segera atau kau ku PECAT…
__ADS_1
(kata joni sambil menutup teleponnya)
Jalan yang sunyi setelah hujan yang sangat membuat hati puput sedih ditambah di harus menerima kenyataan bahwa dirinya sudah tidak berharga lagi karena dua pria yang memperkosanya secara bergilir membuat puput membenci pria bajingan itu.
Puput: bagaimana masa depan ku sekarang? Apa yang harus ku katakan kepada ayah? Aku tidak sanggup menanggung malu karena perbuatan ku. Ya allah, tolong aku. Apa aku bisa memalui ini semua (didalam hati puput berkata)
Di kejauhan tampak sebuah cahaya yang menyilaukan pandangan puput.
Apakah itu benar puput? Kata pria di dalam mobil tersebut.
Mobil itu pun berhenti di depan puput. Puput berjalan perlahan dengan sempoyongan dan jatuh ke tanah tapi tiba-tiba seorang pria menangkapnya dengan tepat waktu.
Dimas (kata puput)
Dimas: kamu kenapa puput? Apa yang terjadi pada mu? Kenapa penampilanmu seperti ini? Dengan suara lemas puput menjawab pelan aku diperkosa.
Dimas pun kaget ia sangat marah dan sedih melihat wanita yang di cintainya seperti ini.
Aku antar kamu pulang kerumah mu put kata dimas sambil membawa puput masuk ke dalam mobil.
Di perjalan puput hanya bisa diam dan memandang jendela mobil.
Puput: mas, bagaimana nasib ku ini? Aku sudah kotor dan tidak ada harga diri lagi
(air mata mengalir di pipi puput) aku sudah membuat ayah kecewa dengan kondisi ku sekarang ini. Aku ingin mati saja mas, dari pada menanggung malu yang akan membuat ayah sedih.
Dimas: kamu jangan berkata seperti itu put. (dimas memberhentikan mobilnya dan kini menap puput dengan serius)
aku akan bertanggung jawab agar keluarga tidak malu.
Perkataan dimas membuat puput terdiam. Bagaimana tidak sahabat yang selama ini menemainya bakal jadi suaminya. (batin puput berkata)
__ADS_1