CINTA BUK GURU

CINTA BUK GURU
BAB 17


__ADS_3

sontak mendengar perkataan dimas yang tidak mengenal kyla membuat terkejut.


kyla: kak ini aku kyla adik kak dimas?


kak dimas tidak kenal dengan ku?


Mendengar perkataan kyla tiba-tiba kepala dimas pusing membuat ky menjadi panik.


Dinan yang melihat kondisi ari pun segera meminta pertolongan agar ari di bawah kerumah sakit.


Di rumah sakit kyla dan dinan menunggu dokter memeriksa kondisi ari sekarang.


Dinan: perkenalkan aku dinan


(mengulurkan tangan kepada kyla)


kyla: aku kyla adik kak dimas. apa benar itu kak dimas?


Dinan: ohhh namanya ari sebenarnya Dimas? sebenarnya aku tidak sengaja menolong ari yang mengalami kecelakaan waktu itu. aku langsung membawanya ke rumah sakit dan dokter mengatakan ari hilang ingatan.


Aku tidak tahu harus menghubungi siapa karena ari tidak mengingat dirinya. Mendengar menjelasan dari dinan mengatakan kakak dimas mengalami amesia kyla pun sedih dan tidak tahu harus berkata apa kepada papa dan mama serta kakak puput.


Dokter keluar dari ruangan dimas berjalan menghampiri Dinan dan kyla mengatakan bahwa kondisi ari baik-baik saja dan harus istirahat.


Kyla dan Dinan masuk ke ruangan dimas.


kyla melihat kondisi dimas yang sedang sakit tidak bisa berbuat apa-apa ia harus mengabari kepada keluarga bahwa dimas telah di temukan.


kyla: (keluar ruangan Dimas dan menghubungi keluarganya)


ma, kak dimas sudah di temukan sekarang kak dimas berada di rumah sakit.


Mama: alhamdullah akhirnya mama bisa melihat dimas. mama akan ke rumah sakit dan mengabari papa dan puput bahwa dimas sudah di temukan.


kyla menutup teleponnya dan kembali ke ruangan Dimas. Dimas terbangun dan melihat dinan berada di sampingnya.


menemukan kekasihnya masih menemaninya dari ia pun sangat sedang. ky yang masuk dan melihat kak Dimas sudah bangun ia pun langsung menghampiri kak dimas.


kyla: kak dimas, aku senang kakak sudah bangun. kak setelah kakak sehat kita pulang ke rumah ya kak? Papa, mama dan kakak puput masti sedang melihat kakak sudah kembali.


mendengar kyla menyebut kedua orang tua dimas serta nama wanita yang ia tidak tahu siapa sebenarnya, dimas pun hanya senyum.


Tidak lama kemudian ketukan pintu kamar dimas terdengar. Dimas melihat dua orang yang sudah berumur dan wanita yang sebaya dengannya masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


Puput: alhamdullah kamu sudah kembali mas. (memeluk dimas) aku sangat khawatir pada mu. aku takut tidak bisa melihat mu lagi.


Dimas tidak merespon apa yang di katakan puput. Dimas hanya diam mematung tidak terdengar suara yang keluar dari mulut dimas sama sekali.


Papa dan mama pun merada di samping dimas melihat putra mereka sudah kembali membuat mereka bahagia.


kyla: pa, ma ini kakak dinan. ia yang sudah menyelamatkan kak dimas dari kecelakaan mobil.


Dinan: senang bertemu dengan om dan tante (berjabat tangan)


mama: terima kasih ya nak Dinan sudah menyelamatkan anak tante. Tante berhutang nyawan dengan nak dinan. bagaimana cara keluarga kami membalas kebaikan nak dinan.?


(memeluk dinan)


Papa: saya alex, ini kartu nama saya jika kamu butuh bantuan saya siap untuk membantu dan membalas perbuatan baik nak dinan.


Dinan tampak bahagia melihat keluarga ari yang bernama asli dimas sangat baik dan perhatian kepadanya membuat ia sangat senang.


puput yang sudah mulai mencintai dimas sejak dimas menjadi suaminya ikut bahagia melihat dimas kembali.


Dimas: kamu siapa?


(melepaskan tangan puput yang tadinya menggenggam tangan dimas)


Puput: aku puput mas, aku istri mu?


Dimas: aku tidak kenal dengan mu tolong kamu jangan terlalu dekat dengan ku itu membuat tidak nyaman.


Puput sangat sedih ketika ia mulai membuka hatinya kepada dimas tapi kenyataan yang harus di hadapinya adalah suaminya tidak mengenalinya.


kyla pun mulai berbicara kepada keluarganya.


kyla mengatakan bahwa kakak dimas mengalami amesia. kakak dimas untuk mentara tidak bisa mengingat siapa dirinya dan orang yang ia kenal.


keluarga dimas sangat terpukul apa yang menimba pada anaknya.


Papa: apa amesia yang di alami dimas dapat di sembuhkan?


kyla: kita berdoa saja pa, agar kakak dimas bisa mengingat kembali. kata dokter belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit amesia kecuali pasien itu sendiri yang akan mengingat kembali ingatannya.


mama hanya bisa menangis karena dimas mengalami amesia.


Dimas: din tolong ambilkan aku minum? aku haus!

__ADS_1


Dinan pun dengan telaten memberikan dimas minum. puput hanya diam tidak bisa berbuat apa-apa melihat suaminya dekat dengan wanita lain.


puput tidak bisa marah kepada dimas karena ia tahu dimas sedang sakit di tambah dimas mengalami amesia tapi tidak di pungkiri bahwa ada rasa cemburu yang puput rasakan melihat dimas dekat dengan wanita lain.


Jam batas waktu menjenguk pasien sudah habis kyla dan kedua orang tua pulang hanya tinggal puput dan dinan.


Dinan pun memutuskan untuk pulang karena ia tahu bahwa puput adalah istri dimas ia pasti ingin merawat dimas di rumah sakit.


Dimas pun yang melihat dinan pergi pun di cegahnya.


Dimas: din kamu mau ke mana? kamu malam ini akan menemani ku bukan?


(dengan wajah yang memelas)


Dinan: tidak ari. aku akan pulang bukankah kamu sudah ada istri yang akan merawat mu sekarang!


Dimas: TIDAKK!! aku ingin kamu di sini bukan dia (menunjuk ke arah puput)


Puput yang masih menahan rasa sedihnya pun hanya bisa diam tidak ingin dimas marah.


aku tidak mengenal dia apa lagi kata orang tua ku ia adalah istri itu tidak mungkin. aku hanya mencinta kamu din. aku harap kamu tidak meninggkan ku.


air mata puput jatuh tak tertahankan mendengar dimas dengan terang-terangan mengatakan bahwa ia mencintai dinan.


Puput keluar dari kamar dimas ia pun duduk di lorong rumah sakit. air mata puput yang mengalir tak hentinya di tambah hati yang tersakiti.


puput tidak bisa menyalahkan dimas karena ia tidak mengingat puput tapi yang puput tidak terima bahwa dimas sudah mencintai wanita lain.


puput pergi dari ruang dimas bukan karena tak cinta, tapi karena kau lebih memilih dia dimas ke timbang aku istri mu. dinan pun menyusul puput dan ingin menjelaskan semua pada puput.


Dinan: put maafkan aku. aku tidak bermaksud menyakiti mu dan tidak ingin merebut dimas dari mu. aku tidak tahu awalnya kenapa aku bisa mencintai dimas jika aku bisa menolak dimas dari awal mungkin dimas bisa melupakan ku dan kembali kepada kamu istrinya. aku tidak tahu bahwa dimas sudah menikah.


(memegang tangan puput) kamu sedang mengandung put? (melihat perut puput yang sudah membesar)


Puput: iya aku sedang mengandung 4 bulan. (dengan suara pelan dan serak) kamu tahu kan dinan kita sesama wanita pasti merasakan sakit jika orang yang kita cinta mencintai orang lain. apa lagi orang itu adalah suami kita.


aku tidak tahu aku harus marah kepada siapa!! di satu sisi dimas sakit ia kehilangan ingatannya tapi di satu sisi lagi dimas mencintai kamu din ketimbang istrinya sendiri.


aku mencoba untuk sabar tapi hati tidak bisa berbohong. sakit yang aku rasa membuat aku tidak bisa terima kenyataan ini.


Dinan: aku paham put. aku akan coba bicara kepada dimas. agar dimas bisa menerima kamu sebagai istrinya.


walaupun perasaan dinan juga sama seperti puput melihat kekasih yang di cintainya sudah menikah dan dinan tidak ingin merusak rumah tanggan dimas dan puput.

__ADS_1


__ADS_2