Cinta Gus Dingin

Cinta Gus Dingin
episode 18


__ADS_3

saat keluar dari kamar mandi Mikha mencari suaminya yang sudah tidak ada di kamar.


"loh dia kemana..kok nggak ada"gumam mikha dia langsung turun untuk membantu mamanya.


dia turun tidak menggunakan hijab dan menggunakan setelan panjang² karena takut di marahin suaminya lagi.


sampe bawah Mikha langsung bertanya kepada mamanya.


"masak apa ma"tanya Mikha.


"masak sayur,oh iya kamu tolong belanja ya ke pasar beliin mama cabe,bawang,tomat sama sayur² yang lain"ucap mama.


"lohh kan udah mau selesai juga masaknya ngapain beli lagi"jawab Mikha.


"buat nanti siang,soalanya bahan²nya juga udah abis loh''ucap mama lagi.


"lah mama nanti mau Kemana"tanya Mikha.


"mama mau Dateng ke acaranya temen papa"jawab mama.


"huhh iya iya ma"jawab Mikha.


"ya udah Mikha berangkat dulu,mana uangnya"ucap Mikha.


"ini uangnya ini catatannya"ucap mama.


Mikha pun berjalan keluar rumah.


sampe di depan rumah Mikha di panggil papa.


"mau kemana dek"tanya papa

__ADS_1


"mau ke pasar pa"jawab Mikha.


"ya udah ayo saya anterin,bentar saya ambil dompet dulu"ucap Alva.


"nggak usah saya sendiri aja"jawab Mikha..


"iya kamu di anterin Alva aja pakek motor Raka tuh"ucap papa.


"kamu nggak kemana mana kan Raka"tanya papa pada Raka.


"nggak pa"jawab Raka.


"kak ini kuncinya dan kayak nya bensin nya udah mau abis deh...pah minta uang dong adek nggak bawa nih"ucap Raka.


"udah nggak papa Raka biar Abang isi nanti"jawab Alva.


Alva pun mengeluarkan motornya dari garasi dan langsung menyalakannya.


"iya ini juga mau naik kok"jawab Mikha.


ia langsung naik.


"udah"tanya Alva.


" iya udah"jawab Mikha.


Alva langsung menjalankannya.pada saat di perjalanan Alva berteriak"pegangan dek"teriak Alva.


"iya ini udah"jawab mika sambil menunjuk kan tangan nya yang di ujung baju.


"bukan seperti itu cara pegangannya"ucap Alva sambil melingkarkan tangan Mikha ke perutnya.

__ADS_1


"ehh"ucap Mikha kaget.


"kenapa"tanya Alva.


"ga papa..di suruh pegangan tapi kok pelan banget sih"gerutu Mikha.


Alva yang mendengar pun menyeringai,entah kenapa di sangat senang menjahili Mikha.


dia langsung menambah kecepatan motornya dengan kecepatan tinggi berhubung jalan sangat sepi karena masih pagi.mikha yang tadi hanya iseng sekarang jadi takut.dia berpegangan sangat erat,


sebenarnya dia kalo beeboncengan sama Raka menggunakan kecepatan yang sedang.karena dia sangat takut.


Alva yang merasa tubuh istrinya melemah langsung mengurangi kecepatannya,lalu berbicara.


"Mikha...dek kamu kenapa"tanya Alva panik.


Alva yang merasa tidak ada respon pun berhenti dan menengok ke belakang dan ternyata Mikha wajahnya sudah pucat.


"loh dek kamu kenapa"tanya Alva.


Mikha tidak menjawab tiba tiba langsung memeluk Alva dan Alva yang tidak siap pun kaget.


"se sebenarnya a aku takut dengan kecepatan tinggi"ucap Mikha menangis tersedu sedu.


"maaf maaf ya maafin aku...tapi kenapa kamu tidak bilang "tanya Alva yang merasa bersalah.


"ya kan aku cuma iseng suruh kamu menambah kecepatan aku kira kamu kan menambah sedikit tapi malah menambahnya dengan kecepatan tinggi"jawab Mikha yang masih nangis.


"iya iya saya salah saya minta maaf ya"ucap Alva meminta maaf.


"iya nggak papa tapi jangan di ulangi lagi ya"ucap mikha.

__ADS_1


__ADS_2