Cinta Gus Dingin

Cinta Gus Dingin
episode 19


__ADS_3

"iya maaf...gimana kita lanjut nggak"tanya Alva.


"iya ayo jalan lagi"jawab Mikha.


Alva pun menjalankan motornya dengan kecepatan sedang dan Mikha melingkarkan tangannya ke perut Alva.


"kita ke pasar mana ini "tanya Alva.


"pasar harian aja...tuh ada perempatan belok kanan ya"jawab Mikha.


"hmm"jawab Alva.


"mulai tuh dinginya keluar"gumam Mikha.


Alva pun hanya mendengarkan saja tanpa menjawab.


setelah sampai di pasar.


"aku ikut masuk nggak"tanya Alva.


"nggak usah deh kayaknya,soalnya agak lama"jawab Mikha.


"nggak ah saya ikut saja"ucap Alva.


"ya tadi ngapain nanya sih"gerutu Mikha.


Alva langsung mengunci motornya dan langsung ikut masuk mikha.di dalam pasar sangat padat pembelinya sehingga Mikha ikut terdorong oleh orang orang tersebut.


Alva yang melihat langsung menarik Mikha ke dalam pelukannya.


"ngapain sih di sini,kenapa nggak ke supermarket aja sih"kesal Alva.


"ya kan kalo di sini tu murah gitu"jawab Mikha.


saat jalan sudah tidak padat baru Mikha dan Alva berjalan,ke arah penjual seafood untuk membeli ikan,cumi,dan udang.


"bang cuminya berapa"tanya Mikha.


"20 ribuan neng"jawab penjual itu.


"mahal amat bang 15 ribu aja ya"tawar Mikha.

__ADS_1


"wah nggak bisa neng segitu udah harganya"jawab penjual itu.


"dek,apaan sih pake nawar segala segitu udah murah loh"bisik Alva.


"ya itu sudah biasa kok"jawab Mikha.


"ya udah bang saya beli 3 ya...sama ikan dan udang ya masing masing 3 plastik ya bang"ucap Mikha pada penjual tersebut


"ini neng semuanya jadi 135 ribu ya"jawab penjual itu.


"iya bang"baru Mikha mau bayar Alva langsung bicara.


"ini bang"ucap Alva menyodorkan uang 2 lembar 100 ribuan.


"wahh nggak ada kembaliannya neng,den bentar ya saya tukerkan dulu"ucap penjual itu.


"iy.."Mikha yang mau menjawab langsung di sela Alva.


"nggak usah bang kembaliannya ambil aja"ucap Alva. ya


"ya udah makasih den"ucap penjual tersebut.


Alva langsung menggandeng Mikha agar tidak berbicara lagi.


"ya biar kamu ngga ngomong terus"ucap Alva santai


Mikha langsung memukul lengan Alva.


"kamu kira ini aku apa ngomong terus"ucap Mikha kesal.


"aduh sakit loh"ucap Alva.


"biarin"kesel Mikha.


"ehh nggak boleh gitu sama suami dosa Lo"ucap Alva.


Mikha hanya diam tanpa menjawab.


"Ayo lanjut belanjanya"ucap Alva.


mereka pun ke penjual sayur sayuran.

__ADS_1


setelah selesai mereka kembali ke parkiran dan saat di parkiran mereka melihat seorang nenek nenek sedang mengobrak ngabrik tempat sampah di dekat parkiran motornya.


"nenek sedang apa"tanya Mikha.


"ohh nenek lagi cari sisa makanan cu"jawab nenek itu.


"nama nenek siapa"tanya Alva.


"nama saya nek Ima cy"jawab nenek tersebut.


"ohh nek Ima sekarang tinggal di mana"tanya Mikha lagi.


"saya tinggal di sana cu"jawab nenek tersebut.


"mari duduk dulu nek"ucap Alva mengajak nenek Ima duduk di kursi samping tempat sampah.


" dek,mas beli minum dulu ya"ucap Alva.


"iya mas"jawab Mikha.


"itu suaminya ya cu"tanya nenek.


"iya itu suami saya,baru nikah kemarin nek"jawab Mikha


"wahh berarti pengantin baru dong"ucap nenek Ima.


"iya nek...oh ya nenek kenapa tadi ngobrak ngabrik tempat sampah"tanya Mikha.


"nenek belum makan 3 hari cu"jawab nek Ima.


"emang keluarga nenek di mana"tanya Mikha.


"saya tinggal bersama cucu² saya di rumah sana"jawab nek Ima.


datanglah Alva .


"nek ini ada minuman dan makanan"ucap Alva.


"dan ini ada rezeki untuk nenek"ucap Mikha sambil menyodorkan beberapa lembar uang ratusan.


"makasih cu,semoga kalian segera dapat momongan ya"ucap nek Ima.

__ADS_1


mereka berdua saling tatap.


"iya sudah nek saya pulang dulu ya"


__ADS_2