
"aduh ma jangan marah marah Mulu Napa sih,Mikha tu udah gede,perginya juga sama mas Alva kok"kesel Mikha.
"iya tapi setidaknya kamu bilang mama"ucap mama.
"iya ma maaf ya"kali ini yang menjawab bukan Mikha melainkan Alva.
"ya udah sana bersih bersih"ucap mama yang akhirnya luluh.
"ihh mama,kalo sama mas Alva aja luluhnya cepet coba kalo sama Mikha sampe besok pun masih ngomel ngomel"gerutu Mikha.
"ya iyalah Alva kan mantu mama"jawab mama.
"lah aku siapa coba"ucap Mikha
"udah Alva kamu bawa aja mikhanya ya"ucap papa menengahi.
"iya pa,oh ya ini ada martabak telor"ucap Alva lalu memberikannya pada papa dan langsung menarik Mikha ke kamar.
"makasih Lo ya"ucap papa dan mama.
sampai di kamar Mikha langsung pergi ke kamar mandi dengan wajah cemberut.
"haduhh sabar sabar"gumam Alva.
setelah selesai Mikha langsung merebahkan badannya ke kasur.
setelah 10 menit mencari suaminya yang belum terlihat dari tadi.
"kemana dia kok nggak kelihatan"ucap Mikha mencari suaminya.
"mass"panggil Mikha . Alva tidak menyahuti.
Mikha mencari di kamar mandi dan di ruang ganti.
ia masih tidak menemukan suaminya
"kemana sih"gerutu Mikha.sambil berjalan ke arah balkon.ternyata suaminya sedang asik tidur sambil memangku laptop.
__ADS_1
"ya Allah di cariin dari tadi malah tidur di sini"ucap Mikha lalu membangunkan Alva.
"mass,bangun gih,tidurnya di kamar aja"ucap Mikha.
"iya,nanti sayang"jawab Alva
"hah..!sayang?nggak salah tu"ledek Mikha.
"emang kenapa"ucap Alva.
"udah ayo bangun mandi dulu"ucap Mikha menarik tangan Alva.
"ya udah ayo"jawab Alva langsung berdiri dan merangkul Mikha.
"apaan sih mas kok tumben gini,ini beneran kamu kan,apa jangan jangan kamu kerasukan"ucap mikha merinding.
"husstt,tu mulut ya kalo bicara ngasal Mulu"ucap Alva.
"ya kan nggak biasanya loh ini"ucap Mikha lagi.
_______
setelah Alva ke kamar mandi Mikha langsung menyiapkan pakaianya Alva dan memasukan pakaianya ke koper.
baru setengah yang di masukan terdengar suara ketokan pintu.
tok tok tok.
"kak,cepetan turun mau makan nggak"teriak Raka.
lalu Mikha membuka pintunya.
"bisa nggak udah teriak teriak budek tau nggak"ucap mikh kesal.
"biasanya kakak juga teriak tu"ucap Raka lagi
"itu khusus kakak ya"jawab Mikha.
__ADS_1
"ya elah khusus apaan "ucap Raka.
"ya udah kamu mau apa"tanya Mikha.
"kakak ikut makan nggak"tanya balik Raka.
"nggak deh"jawab Mikha singkat.
"ya udah kalo gitu,bang Alva mana"tanya Raka.
"yaelah kepo amat lu Ama suami orang"ucap Mikha.
"dihh gue masih normal ya kak"ucap Raka.
"emang ada apa"tanya Mikha.
"anu kak mau minta ajarin belajar"jwab raka.
"ya udah nanti kakak bilangin"ucap Mikha.
Raka langsung turun dan Mikha menutup pintunya...
setelah menutup pintu Mikha melihat Alva mengeringkan rambutnya.
"dek,keringin rambut aku dong"ucap Alva.
"manja banget sih"jawab Mikha langsung meminta handuk nya.
"dek besok kita berangkat jam 09:00 loh"ucap alva.
"iya,aku juga udah mengemas baju"ucap Mikha.
"baju siapa"tanya Alva.
"baju aku sama baju mas lah masak bajunya papa sih"jawab Mikha kesal.
"jadi satu aja"ucap Alva.
__ADS_1