
maaf umi"ucap Alva.
"jadi kamu dimana sekarang"tanya umi.
"aku lagi di jalan umi"jawab Alva.
"jalan kemana,dan Mikha nya ada nggak"tanya umi beruntun.
"sebenarnya Alva lagi ngikutin Mikha mi"jujur Alva.
"emang mikhanya mau kemana"ucap umi bingung.
"Mikha marah umi sama Alva"ucap Alva.
"marah kenapa"tanya umi.
Alva langsung menceritakan kejadian tadi.
"jadi sekarang gimana mi"tanya Alva.
"Alva,berhijab bukan sekedar berhijab,tapi itu membutuhkan waktu untuk menata hati"ucap umi.
"maksud umi"tanya Alva
"Mikha juga butuh proses untuk menggunakan hijab dengan rutin"ucap umi.
"tapi maksud Alva kan baik umi,Alva nggak mau laki laki melihat auratnya"ucap Alva.
"tapi kamu lebih memilih rumah tanggamu hancur atau Mikha pake hijab"tanya umi.
Alva pun diam.
"udahlah Alva umi yakin kalo nanti Mikha akan pake hijab,dia akan menyeimbangi dengan kamu karena kamu seorang Gus,lama kelamaan nanti biasa kok"tutur umi
"iya umi makasih y"ucap alva.
"iy sama sama,sana samperin Mikha dan minta maaf ke dia"ucap umi.
"ya udah umi,wassalamu'alaikum"ucap Alva.
__ADS_1
"waalaikumsalam"jawab umi.
Alva yang melihat Mikha sedang melamun di pinggir jembatan pun menghampirinya.
Alva langsung memeluk nya dari belakang.
Mikha yang kaget langsung meninju Alva,tapi dengan sigap Alva menangkisnya dan menggnggamnya.
Mikha yang melihat kalo itu Alva pun menarik tanganya dari genggaman alava.
"maaf"ucap Alva.
"kenapa minta maaf "tanya Mikha ketus.
"maaf karena sudah berbicara seperti itu sama kamu"ucap Alva.
"baru nyadar kamu"tanya Mikha sinis.
"kamu boleh pukul saya,supaya kamu bisa memaafkan saya"ucap Alva
"saya nggak mau kamu buka aurat karena kalo saya diam saja saya akan mendapatkan dosa"ucap Alva.
seketika Mikha langsung luluh.
Mikha langsung membalikan badannya dan langsung memeluk Alva dan Alva membalasnya.
"ya udah kita pulang ya"ucap Alva.
"nggak mau beli martabak telor dulu"jawab mikha cengengesan.
"kalo makanan aja inget"ucap Alva
"iya pasti dong"jawab Mikha.
"ya udah ayo,nanti kemaleman Lo"ucap Alva.
"kamu naik apa"tanya Mikha pada Alva
"naik taksi"jawab Alva.
__ADS_1
"ya udah ayo jalan "jawab Mikha lalu berpindah ke belakang.
mereka pun mencari penjual martabak telor.
setelah sampai di penjual tersebut Mikha langsung memesan martabak telor.
"bang martabak telornya ya bungkus 3"ucap Mikha.
"ya neng tunggu ya"jawab penjual tesebu5.
Mikha dan Alva menunggu 30 menit.
"ini neng "ucap penjual martabak.
"berapa mang"giliran Alva yang nanya.
"total 75 ribu den"jawab penjual martabak.
"ini mang,kembaliannya ambil aja"ucap Alva menyodorkan uang 100 ribu.
"makasih den"ucap mang Martabak.
"iya mang sama sama"jawab Alva dan Mikha.
mereka langsung pulang,saat di perjalanan Mikha memberhentikan Alva.
"mass berenti dulu"ucap Mikha.
"ada apa"tanya Alva.
"mau beli itu"ucap Mikha menunjuk tukang siomay.
"hahh,kamu kalo makan gimana,kan udah beli martabak"ucap Alva.
"udah nggak papa"ucap Mikha.
"mang siomaynya ya"ucap Mikha
"berapa neng"tanya Abang itu.
__ADS_1
"seporsi berapa bang"tanya Mikha.
"5 ribu neng"jawab mang siomay.