
"bang saya psen 70 porsi ya"ucap Mikha
"banyak banget dek buat siapa"tanya Alva.
"buat anak panti,nanti anterin aku ya ke panti"ucap Mikha.
"iya,masa siomay aja "ucap Alva
"ya iya uang aku tinggal segitu,belum di transfer papa,tumben papa belum transfer"gumam Mikha.
"ya udah kamu tunggu sini ya"ucap Alva.
"ehh mau kemana,aku ikut"tany Mikha.
"udah disini aja"ucap Alva.
"nggak ah takut"jawab Mikha nyengir.
"tadi di jembatan sendiri aja berani "ledek Alva.
"ihh jangan mulai dehh"rengek Mikha deng menyubit perut Alva
"aduh sakit,kebiasaan deh nyubit"ringis Alva.
"ya udah ayo"ucap Alva.
"ehhh tunggu,bang kita tinggal ya,Abang santai aja motornya saya tinggal kok"ucap Mikha.
"ohh siap neng,saya juga tau rumah neng kalo neng nipu saya tinggal saya samperin ke rumah"ucap Abang.
"lohh Abang kenal saya"tanya Mikha.
"ya kenal dong ,neng kan anak pak Andre Wijaya"ucap bang siomay.
"dek,jadi ikut atau masih mau ngobrol disini"tanya Alva.
"eehh,ya udah ayo"ucap Mikha.
mereka berjalan bersama.
__ADS_1
"kita mau kemana sih mas"tanya Mikha.
"mau ke supermarket"jawab Alva singkat.
mereka menuju ke supermarket dengan jalan kaki,saat mau menyebrang jalan Alva langsung menggandeng Mikha.
"mas,emang aku anak kecil apa pake di
gandeng segala"ucap Alva.
"enak aja aku udah gede tau"ucap Mikha kesal.
mereka pun masuk ke supermarket.
"kamu pilih mana cemilan yang sehat buat anak anak panti"ucap Alva.
"hah,anak panti banyak Lo mas"ucap Mikha kaget,karena dia jarang belanja sebanyak itu meskipun dia anak orang berada.
"iya,saya keluar dulu mau cari becak buat angkut barang"ucap Alva.
"iya hayuk sekalian aku mau ambil troli"ucap Mikha .
Mikha langsung mendorong trolinya dan mengelilingi barang barang.
pertama Mikha mengambil cemilan untuk anak anak dan bubur untuk bayi,sehabis itu Mikha langsung ke perlengkapan bayi dia mengambil mulai dari popok,bedak,minyak telon.
setelah itu Mikha pergi ke persusuan.
saat dia memilih susu ternyata susu yang cocok berada di barisan paling atas.
"kenapa nih rak tinggi banget ya"gerutu Mikha.
"bukan rak nya yang tinggi tapi kamu yang pendek"ucap Alva yang tiba tiba di belakang Mikha dan langsung mangambilkan susu tersebut.
"udah belum"tanya Alva.
"kayaknya sih udah,tapi gimana kita tambahin beras"ucap Mikha.
"sudah berasnya sudah di angkut tu"ucap Alva.
__ADS_1
"ohhh,ya udah ayo kali gitu"ucap Mikha.
Alva pun mendorong trolinya.
sampai di kasir Alva langsung membayarnya
"berapa mbak"tanya Alva sama mbak kasir.
"semua totalnya xxxxxxx"jawab kasir tersebut.
"saya pake ini"ucap Alva menyodorkan blackcard nya.
Mikha yang melihat pun melongo.
"seumur hidup gue baru lihat blackcard,selama ini papa nggak pernah nunjukin ke gue "batin Mikha.
"ini pak,silahkan"ucap mba kasir.
"gue nggak nyangka suami gue tajir melintir"batin Mikha sambil bengong.
Alva yang melihat Mikha bengong pun meniup matanya.
fyuhhh
Mikha langsung mengerjakan matanya.
"ayo pulang,mikir apa sih"ucap Alva.
"aku nggak nyangka mas kaya banget,punya blackcard sendiri"ucap Mikha mulai ngelantur.
"lah,emang kamu nggak punya"tanya Alva.
mikha menggelengkan kepalanya.
"aku aja baru liat tadi"sambung Mikha dengan jujur.
#vote ya guyss
maaf dua hari nggak upš
__ADS_1
jangan lupa follow Ig:ilfatunnabila š¤