Cinta Gus Dingin

Cinta Gus Dingin
episode 24


__ADS_3

saat sudah jam 2 papa,Alva,raka,Mikha pun pergi ke masjid dengan jalan kaki.


setelah sampai masjid banyak pasang mata yang melihat mereka.


Mikha yang menemukan mamanya langsung menghampiri.


"maa...adek bantu apa"tanya Mikha.


"tuh bantu bikin es aja,sama pemuda yang lain"ucap mama.


"nggak ah ma,adek males kalo sama pemuda"ucap Mikha.


"ya udah kamu jadi penerima tamu sama kak Sintya"ucap mama.


"oke ma"jawab Mikha langsung lari.


saat Mikha sudah di samping Sintya dia langsung berbicara.


"kak,Mia kemana"tanya Mikha sambil menyalami tamu undangan.


"tu sama papanya"jawab kak Sintya.


"oohh"ucap Mikha yang masih menyalimi tamunya.


"dek tolong ambilin nasi kotak ya,udah mau habis ini"ucap Sintya.


"iya kak dimana nasinya"ucap Mikha.


"di samping masjid tu,yang jaga bang Naufal, Raka sama suami kamu"ucap Sintya.


Mikha langsung pergi ke samping masjid.


"bang disana nasinya udah mau abis"ucap Mikha.


"mau ambil berapa dek"tanya Abang.

__ADS_1


"nggak tau,kata kak Sintya suruh ambil nggak tau deh berapa"jawab Mikha.


"gimana sih kak nggak nanya dulu"ucap Raka.


"ya mana kakak tau"jawab Mikha.


"makanya nanya"ucap Raka lagi.


"udah bawa aja deh bang"ucap Mikha.


"bawanya berapa dek"tanya bang Naufal.


"ya udah Abang 1 kardus,kamu Raka bawa 1 kardus sama 1 plastik,dan kamu mas bawa 2 plastik"ucap Mikha.


"buset bosnya kejam amat ya"sahut Raka.


"udah jangan ngomel aja"ucap bang Naufal.


"lu enak bang bawa 1 lah gue sama bang Alva 2"jawab Raka.


"iya,karena Abang paling tua jadi aku kasih sedikit aja biar nggak patah tu tulangnya"ucap Mikha santai sedangkan bang Naufal nggak terima di Katain tua


"suami kamu itu juga tua loh dek"jawab Abang ngegas.


"la kok ngegas sih bang,kan emang kenyataan"ucap Mikha.


"iya,suami mu juga udah tua"jawab bang Naufal.


"ye,masih tua kamu lah,saya sama kamu kan terpaut 2 sampe 3 tahunan"ucap Alva.


"ya,ampun suamiku ternyata udah mau ngomong,suatu kejadian nih,Gus dingin jadi cerewet"ucap Mikha meledek.


"udah udah.ayo bang kita pergi,daripada ngurusin kancil di sini nanti singa disana tambah ngamuk"ucap Raka.


"siapa singanya"tanya bang Naufal.

__ADS_1


"kak Sintya"jawab Raka cengengesan.


"buset bini gue lu Katain singa,kalo denger


Lo bakal di terkam"balas bang Naufal.


"udah sana nanti kak Sintya marah Lo"ucap Mikha.


mereka sama sama menuju kearah Sintya.


saat menuju kesana Raka pun bicara.


"kakak kok nggak bawa sih"ucap Raka.


"nggak usah kakak kan perempuan"jawab Mikha.


"emang perempuan haram bawa gituan"ucap Raka.


"ya nggak"jawab Mikha.


saat sampai Sintya langsung marah marah.


"kalian lama banget sih"ucap Sintya marah.


"ini loh kak bang Naufal dan Raka yang banyak omong"ucap Mikha.


"enak aja,nggak yang,dia tuh yang sukanya nyuruh nyuruh"ucap bang Naufal.


"ya emang aku yang nyuruh"ucap Sintya sengit.


"wlee sukurin"ucap Mikha meledek bang Naufal.


"dek,nggak boleh gitu"tegur Alva.


"iya iya"jawab Mikha kesel.

__ADS_1


__ADS_2