Cinta Itu Aneh

Cinta Itu Aneh
Rivalry


__ADS_3

3 hari telah berlalu...


Aira sudah sembuh,dan dia sudah di bolehkan untuk pulang,Aira sangat senang karena waktu perawatan inap nya tidak berlangsung begitu lama,hanya membutuhkan waktu 3 hari


Meskipun begitu,itu tetap terasa mengganjal bagi para suster dan Dokter yang menyembuhkan nya


Sebelumnya mereka pernah mendapatkan pasien seperti Aira,yang mengalami keretakan di bagian tempurung lutut,tapi waktu perawatan nya berlangsung selama seminggu,sedangkan Aira,hanya butuh 3 hari untuk sembuh


Apakah ini mukjizat?


Tidak,mungkin itu hanya keberuntungan Aira saja


Kenya,Lala,Ozi,dan Zidan datang menjenguk Aira di rumah sakit dan menjemput nya pulang


Aira senang bisa melihat teman-teman nya kembali


"Akhirnya lo sembuh juga" ucap Kenya sambil tersenyum


"Aku gak sabar ngeliat kamu sekolah lagi,Aira" ucap Lala


"Iya,makasih guys,ini juga berkat dukungan kalian" ujar Aira


"Yaudah,kalau gitu kita pulang,yuk" ajak Tante Siska


"Iya,Tan"


"Oh iya,Ira,jangan lupa ya besok sekolah..! Soalnya aku gak betah di marahin sama si tikus curut" ucap Zidan


"Haha..oke oke"


"Akhirnya bebep gue sekolah jugaaaa" ucap Ozi dengan gembira


"Pala lu peang! Cringe gue denger nya!" ketus Kenya


"Apa sih lo? Gak usah cerewet!" ketus Ozi


"Oooh,lu mau gua pasang paku di pala lo?"


"Eh,engga engga,haha"


"(Senang rasa nya ngeliat mereka bertengkar lagi,haha)" batin Aira


Aira melihat ke sekeliling,tidak ada Azka


"Btw guys...Azka mana?" tanya Aira


Semua nya saling pandang-memandang satu sama lain


"Kita gatau dimana Azka,udah dari kemarin dia gak absen" ucap Kenya


"Apa? Dia gak absen? Kenapa?" tanya Aira lagi


"Gatau,Ra..kita kira waktu itu dia temenin lo di mari,rupa nya engga,pihak sekolah udah coba nelpon ke kontak keluarga nya,tapi gak ada satu pun yang jawab" ucap Ozi


"(Azka dimana ya?)"


Aira merasa kecewa karena kabar ini...entah kenapa dia merasa ada sesuatu yang mengganjal di hati dan pikiran nya


Aira dan Tante nya pun akhirnya memutuskan untuk segera pulang menggunakan Taksi online,tapi...saat di perjalanan...


Aira mendapatkan pesan dari seseorang yang tidak dia kenal


Unknown :


|Udh smbuh?


"(Hah? Siapa?)" tanya Aira dalam hati


^^^Aira :^^^


^^^Siapa?|^^^


Azka :


|Azka


Setelah mengetahui kalau itu adalah Azka,Aira langsung senang dan tersenyum sendiri


^^^Aira :^^^


^^^Oh,Azka...|^^^


^^^Iya aku udh sembuh kok|^^^


^^^Oh iya,btw kmu dimana?|^^^


Azka malah off


"(Kok langsung off?)" batin Aira


Entah kenapa Aira lagi-lagi merasa kecewa


"(Tapi...dia dapet kontak aku dari mana?)" tanya Aira penasaran


...🐣🐣🐣🐣🐣...


Sesampainya di rumah...


"Ira,kamu pergi mandi sana gih,trus siap-siap buat besok sekolah" ujar Siska


"Siap,Tante"


Aira pun pergi ke kamar nya dan mandi,setelah mandi dia mengemas semua buku-buku nya yang untuk di pelajari esok hari


"(Padahal cuma tiga hari gak sekolah,tapi udah langsung kangen aja)" batin Aira


"Sama lagi,aku belum ngambil baju seragam,kira-kira udah tersedia belum ya?" tanya Aira sendiri


Aira melamun sejenak,entah apa yang dia pikirkan,namun setelah itu dia teringat kembali dengan Azka


"Azka dapet kontak aku dari mana ya?" gumam nya


"(Oh iya,rumah nya kan ada di depan rumah)" batin Aira


Aira langsung bergegas keluar dari kamar nya dan turun ke bawah untuk mencari Tante nya


"Tante" panggil Aira


"Iya,sayang?"


"Aira keluar bentar ya,Tan" ucap Aira


"Hm? Mau kemana?"


"Ke depan,bentar...aja"


"Yaudah,bentar lagi mau maghrib,cepat pulang ya"


"Iya,Tan"


Aira pun pergi keluar dari rumah nya,setelah membuka pintu,dan menatap ke rumah yang ada di depan nya...


Dia langsung terdiam sejenak


"Apa boleh datang ke rumah nya tanpa izin?" gumam Aira


"(Tapi,aku benar-benar penasaran)"


Aira pun membulatkan niat nya,dia langsung menutup pintu rumah nya dari luar dan langsung pergi ke rumah Azka yang tepat berada di depan rumah nya


Sesampainya di depan rumah Azka...


"(Aduh...Aira kamu ngapain sih kemari? Bikin malu aja...)" batin Aira


Meskipun Aira sungkan ke rumah Azka,tapi dia benar-benar merasa penasaran


Aira pun mengetuk pintu rumah Azka


Tok tok tok


"Permisi..." ucap Aira


Tok tok tok


"(Apa gak ada orang di rumah? Tapi pintu nya gak ke gembok kok)"


"Permi-" tiba-tiba sudah ada orang yang membuka kan pintu


"E-eh..."


Aira pikir yang membuka pintu adalah Azka,ternyata asisten rumah tangga


"Iya?"


"Ehmm...maaf ganggu,ada Azka nya gak,Bi?" tanya Aira


"Oh..den Azka gak ada di rumah,Non"


"Emang nya kemana?"


"Bibi teuh juga gatau"


"Apa semalam ada di rumah?"


"Udah 3 hari gak di rumah,Non. Gak pulang-pulang"


"Tiga hari?"


"Iya"


"(Tiga hari gak di rumah,berarti dari waktu aku di rumah sakit dong?)"


"O-oh,yaudah,kalau gitu..makasih ya,Bi"


"Iya,Non"


Aira pun kembali ke rumah nya sambil merenung


"(Kira-kira Azka kemana ya? Masa' 3 hari gak ada di rumah? Kemana dia? Apa orang tua nya gak nyariin?)"


Aira teringat dengan nomor yang tadi mengirimkan pesan pada nya,itu adalah milik Azka,kenapa dia gak coba telpon aja?


"Apa aku coba telpon aja kali ya? Siapa tau di angkat..?"


Aira pun mencoba untuk menghubungi Azka


............


Sudah beberapa kali di coba,namun tak kunjung di jawab


"(Kemana sih dia?)"


Aira menyerah...akhirnya dia mengurungkan niat nya mencari Azka,dia pun langsung kembali ke kamar nya


Sudah tiga hari di rumah sakit,lalu setelah sehat malah mendapat kabar yang buruk tentang Azka,niat pengen nyari,tapi malah gak ada petunjuk


Aira melewati hari yang panjang di rumah sakit,dan meskipun hanya baru tiga hari tapi itu sudah membuat dia bosan dan berusaha untuk cepat-cepat sembuh agar bisa kembali bersekolah


Biar gimana pun,dia tetap juga harus berwaspada setiap hari nya,gak boleh lagi sampai ceroboh seperti hari itu


Kini dia juga harus menjaga kesehatan nya,kata Dokter,retakan di tempurung lutut Aira memang hanya sebuah kecelakaan kecil,tapi akibat nya sangat parah


Di tambah lagi,meskipun itu hanya retakan kecil,jika Aira ceroboh lagi seperti waktu itu,lalu tempurung nya juta ikut bermasalah,bisa di katakan fatal


Maka dari itu,teman-teman...mari sama-sama bantu Aira biar dia gak ceroboh lagi..!


...☘︎☘︎☘︎☘︎☘︎...


Keesokan harinya...


Aira siap untuk kembali berangkat ke sekolah seperti biasa nya,dan seperti biasa nya pula,dia melakukan hal-hal kecil di pagi hari


Seperti mengemas mandi,sarapan,lalu mengemas barang-barang yang untuk di bawa ke sekolah


Setelah itu,dia pun berangkat ke sekolah~~


Hari ini dia gak naik Taksi lagi "Lega sih rasa nya" tapi naik bus


...🚍🚍🚍🚍🚍...


Sesampainya di sekolah...


"(Yeah,akhirnya lega bisa ke sekolah lagi,kira-kira apa yang akan terjadi...?)"


Ya,hari ini dia merasa kalau sudah datang kepagian,tapi melihat di sekitar nya,sudah ada banyak murid yang datang,padahal waktu baru menunjukkan pukul 06.58


*Mereka biasa nya masuk jam 7:45


"(Kok tumben jam segini udah rame aja? Padahal kan baru jam 6)" batin Aira


Tapi dia gak peduli lagi,dia langsung masuk ke kelas nya,daaan...


"Eh,Airaaaaa" panggil Lala yang langsung datang menghampiri Aira


"E-eh? Lala?"


"Akhirnya Aira sekolah lagi..."


"Iya,nih,padahal cuma 3 hari tapi rasa nya kek gak sekolah seminggu" ucap Kenya


"Kenya?"


Tiba-tiba Ozi yang datang entah dari mana juga ikut bergabung dengan mereka


"Haaaalo ayang bebep! Akhirnya bidadari ku datang juga" ucap Ozi yang sok dramatis


Namun,Kenya yang emang biasa nya gak tahan sama sikap Ozi,langsung menginjak kaki Ozi sekuat mungkin


"Padahal-- Aww! Ssshhh,sakit gobl*k!" teriak Ozi kesakitan


"Mampuz"


"Eh? Aira udah sekolah ya? Wah,gimana kabar nya?" tanya seseorang


"Eh?"


"Hai,mungkin kita emang belum kenalan,tapi kenalin,gue Viola"


"Oh,hai"


"Jadi,kaki lo gimana,Ra? Udah sehat? Waktu itu gue denger dari Lala kalo lo di rawat di rumah sakit selama tiga hari"


"Iya,nih,aku udah baikan kok"


"Syukur deh kalo gitu"


"Eh iya,guys,aku mau nanya deh,kenapa jam segini udah pada rame aja?" tanya Aira penasaran


"Loh? Lo belum tau?" tanya Kenya


Aira menggelengkan kepala nya sebagai tanda jawaban kalau dia memang tidak tau apa-apa


Kemudian,Kenya melototkan mata nya ke arah Ozi


"E-eh..? G-gue lupa mau kasi tau lo,Ra! Soalnya gue banyak urusan keluarga,jadi gak sempet deh ngasi tau lo,lagian gue juga gak punya kontak lo kan" ucap Ozi dengan cepat


"Jadi,maksudnya Kenya nyuruh Ozi buat kasi tau aku tentang ini?" tanya Aira


"Iya,Ra,tapi sayang nya si kunyuk ini gak bisa di andalkan"


"Jadi gini,hari ini ada pengumuman penting dari Kepsek,terus kita bakal sekalian upacara di lapangan,yaaa sekitar setengah jam? Atau mungkin 1 jam? Gak tau sih,intinya ini pengumuman yang benar-benar penting,Ra" ucap Ozi


"U-upacara 1 jam?" Aira kaget mendengar ucapan Ozi


"Kamu kenapa,Ra? Gak kuat ya?" tanya Lala khawatir


"Kalau lo gak bisa upacara lama-lama lo bisa istirahat di UKS aja,seenggaknya upacara beberapa menit aja trus izin ke UKS" ujar Viola


"E-engga,bukan gitu,aku sebenarnya tahan sih,cuman,kaget aja gitu,upacara sampe 1 jam,soalnya aku belum pernah upacara selama itu,berdiri 20 menit aja aku udah gak tahan" ucap Aira


"Yaudah,intinya lo coba aja dulu,ntar kalo beneran gak kuat izin ke UKS" ucap Kenya


"Oke"


"Oh iya,omong-omong kelas kita ada perubahan loh~" ucap Ozi


"Oh ya?"


Aira belum duduk di kursi dan naruh tas nya,tapi malah langsung di ajak ngobrol sama mereka,ugh,sabar Ra,pembicaraan ini gak sampe 20 menit kok,di jamin cepat!


"Iya,di kelas kita ada anak pindahan baru dari sekolahan lain,kek lo juga sih" ucap Kenya


"Dan lagi,tempat duduk kita di tukar semua" sambung Viola


"Loh? Di tukar? Trus...aku duduk sama siapa?" tanya Aira


"Lo duduk sama anak baru itu" jawab Ozi


"Hah? Emang nya dia siapa sih?" tanya Aira penasaran


"Nama nya--"


"Angga" ucap seseorang yang tiba-tiba sudah ada di belakang Aira


Aira pun langsung menoleh ke belakang nya,ternyata dia adalah cowok tampan yang di minati banyak orang


"Aaaaa! Liat deh,itu kan si Angga yang anak baru itu!"


"Kyaa! Ganteng nya!"


"Astaga,gue meleyot"


"Ugh! Anj- dia punya gebetan atau pacar gak sih? Gue pengen pepetin dia!"


"Ya Tuhan,damage nya iya banget!"


"(Astaga,kenapa berisik banget? Padahal dia cuma manusia kan?)" batin Aira


Lalu,Angga yang kini sudah ada di depan mata Aira langsung tersenyum


"Lo mau duduk apa engga nih?" tanya Angga sambil memberikan senyuman nya yang seksi


(Uuuuuuuu😌aku pengen pingsan)


"Aaaa! Liat deh senyuman nya! Gilak!"


"Ya Tuhan,biarkan hamba mu ini melihat senyuman nya terus-terusan"


"(Astaghfirullah,do'a nya engga banget)"


Aira langsung menetralkan diri nya,dia pun langsung bertanya pada Ozi tanpa memperdulikan Angga


"Zi,kira-kira kursi ku yang mana ya?"


"O-oh,itu di barisan kedua dari depan sini"


"Oke,makasih"


Aira pun langsung duduk di kursi nya itu,sedangkan Angga terpaku karena diri nya telah di abaikan oleh Aira


"(Ini pertama kali nya ada cewek yang bisa mengabaikan gue selain Kenya)" batin Angga


Mau liat kilas balik 2 hari yang lalu?


Oke,cus cekidot!


...Flashback...


"Woy beruang goa,udah dapet kabar belum dari Ira? Serius gue kepo banget kapan dia pulang nya" tanya Ozi


"Berisik lu ah! Sono kerjain catatan!" ketus Kenya


"Dih,ya gak usah ngegas dong,Mba"


"Bac*t gey"


Ozi langsung terdiam mendengar umpatan Kenya barusan


"(Maksudnya apa!? Dia ngata gue seorang gey!? Serius!? Dua rius!? Eh gilak bah dia ngajak bertempur)" batin Ozi


Ozi pun nyerah dan akhirnya dia kembali ke tempat duduk nya lalu melanjutkan catatan nya


"(Kek nya Aira bakal ketinggalan pelajaran deh,gue salin buat dia juga ah)" batin Kenya


Kenya pun membantu menyalin catatan nya untuk di berikan kepada Aira,lalu tiba-tiba ada Buk Kepsek atau Buk Maya


"Selamat pagi,anak-anak,boleh minta waktu nya sebentar?"


Mereka pun berhenti melakukan aktivitas,seseorang pun masuk ke dalam kelas


"Hari ini ada murid pindahan baru dari sekolah lain,sama seperti Airani,tapi hari ini dia gak datang karena sedang di rumah sakit,kalau begitu,Angga,silahkan perkenalkan diri"


"Perkenalkan,nama saya Angga Pradipta,16 tahun,dan saya murid baru di sekolah ini,saya harap saya bisa berteman dengan baik,mohon bantuan nya"

__ADS_1


"Baiklah,di sini ada 3 kursi yang kosong,yang di sebelah Kenya itu tempat duduk Airani,tapi hari ini dia gak absen karena di rumah sakit,dan yang di sebelah sana ada 2 yang kosong,yang di pinggir sudut tempat duduk Alaska,tapi dia juga gak absen,gatau sih kenapa,dan di sebelah nya kosong,gak ada yang tempatin,jadi kamu duduk di situ ya" ucap Pak Supri


"Baik,Pak"


Angga pun duduk di kursi yang di sebutkan oleh Pak Supri


"Baiklah,terimakasih banyak karena sudah mengganggu waktu nya,berteman baik-baik lah,kalau begitu saya permisi" ucap Buk Maya


Buk Maya keluar dari kelas dan kembali ke ruangan nya,sedangkan para ciwi-ciwi yang ada di kelas langsung ribut melihat ketamvanan Angga yang begitu membuat hati terpanah,wuih,membara lah pokoknya


"Astaga ganteng banget,pepetin tuh,kek nya belum punya"


"Apa sih,cowok ganteng kek dia mana bisa gak punya!"


"Ya Tuhan,berikanlah ketabahan pada hamba mu ini..."


"Astaga,ya ampun,oh my oh my god! Gilak sih,ganteng banget"


"(Haduh,berisik banget sih)" batin Kenya


Akhirnya pembelajaran seperti biasa pun di mulai


...-----...


Saat nya istirahat...


Semua cewek-cewek langsung berkerumunan di meja Angga,untung nya Azka gak datang hari ini,kalau datang sih...udah pasti dia bakal tertekan


Kemudian,Angga tidak sengaja melihat ke seisi ruangan,hanya Kenya seorang yang tidak ikut mengerumuni Angga


Padahal semua cewek udah di sekeliling Angga,tapi kecuali Kenya


"(Tu cewek beneran gak terpesona atau emang sengaja?)" tanya Angga dalam hati


Dia heran,ini pertama kali nya ada cewek yang gak suka sama dia,padahal sejak SMP kelas 1 dia udah di perebutkan oleh banyak wanita,bahkan sampai kakak kelas nya


Sekarang,ada 1 orang yang gak terpesona sama dia


Angga mengira kalau ini cuma taktik nya aja,yang sengaja gak deketin Angga di depan orang lain,tapi pasti kalau gak ada orang dia bakal deketin Angga


Tapi,beberapa lama kemudian,saat ini mereka berada di rooftop,Kenya,Lala,dan Viola lagi jalan-jalan ke rooft karna bosan pengen ngapain,gak ada Aira juga


Trus gak sengaja ada Angga yang kebetulan lagi jalan-jalan juga


"Itu dia..." gumam Angga


Angga langsung menghampiri mereka


"Hai guys! ^^ lagi ngapain?" tanya Angga sambil tersenyum sengaja


"Oh,Hai Angga...kita lagi jalan-jalan aja kok" ucap Viola


Sedangkan Kenya hanya bersikap acuh tak acuh,dia hanya memandang ke arah lain dan tidak memperdulikan Angga yang ada di depan nya


"(Lagi-lagi,dia bersikap cuek)" batin Angga


"Btw,lo Kenya kan?" tanya Angga


Kenya gak mendengar,karna dia sedang fokus dengan sesuatu


"Ehmm..."


"Ke-Kenya?" ucap Lala sambil sedikit menyenggol siku Kenya


Kenya langsung tersadar dan menoleh ke depan nya


Seketika hening...


Kenya pun menaikkan sebelah alis mata nya ke atas


"Eum...nama lo bener Kenya kan?" tanya Angga sekali lagi


"Iya" jawab Kenya dengan singkat


"(Nj!r dingin banget!)"


"Boleh berteman gak?" tanya Angga


"Gak" jawab Kenya dengan cepat secepat kilat


Angga langsung membatu


Kenya yang capek berdiri terus langsung menarik Lala dan Viola ke tempat yang ada kursi nya,dan mereka pun duduk,sedangkan Angga masih saja membatu di tempat


"(Kenapa bisa? Jelas-jelas di dalam kelas tadi semua nya pada ribut karna gue,tapi,ni cewek..kenapa bisa gak tertarik? Apa dia punya pacar? Engga deh,tapi mau biar gimana pun,ada juga cewek yang putus sama pacar nya karna suka sama gue)" pikir Angga


...End flashback...


"(Mereka ini sebenarnya hati nya terbuat dari apa sih?)" tanya Angga dalam hati


Angga pun buru-buru duduk di sebelah Aira


"Hei,boleh temenan gak? Gue Angga" ucap Angga


"Hai,Aira" ucap Aira sambil tersenyum polos


"Nama nya bagus ya" Angga menggombal mode on


"Makasih..." gumam Aira


"(Dia cewek polos,kek nya dia gak sebanding Kenya)" pikir Angga


Sesaat,Angga ingin bicara sesuatu dengan Aira,tapi tiba-tiba Aira langsung bangun dari duduk nya lalu menghampiri Kenya dan yang lain nya


Angga lagi-lagi membatu


"(A-apa gue bener-bener gak di anggap?)"


"Guys,kalian udah dapet kabar dari Azka belum?" tanya Aira khawatir


"Azka? Gatau" jawab Kenya


"Pihak sekolah udah coba hubungi keluarga nya,tapi gak satu pun yang bisa terhubung" ujar Ozi


"Oh...gitu ya?" gumam Aira


Entah kenapa Aira merasa kecewa


"Apa kalian gak ada ngontak dia?" tanya Aira lagi


"Kita punya sih kontak nya,dan gue juga udah coba nelpon sampe spam chat malah,tapi gak di jawab" ucap Ozi


"(Kenapa dia bener-bener gak bisa di hubungi?)" tanya Aira dalam hati


"Mungkin kalau lo mau coba nelpon dia,gue kasi kontak nya?" tawar Ozi


"E-eh,gak usah..gapapa kok,aku cuma nanya aja,soalnya aneh aja gitu kan,waktu itu kan dia yang nganterin aku ke rumah sakit" ucap Aira


"APA!?" tiba-tiba semua nya kaget mendengar ucapan Aira


Aira pun juga ikut kaget karna mereka tiba-tiba teriak


"E-eh? E-emang nya kenapa?"


"Aira? Lo serius Azka yang nganterin lo ke rumah sakit!?" tanya Viola


"Ehm..."


"Kok bisa!?" tanya Lala


"(Kenapa mereka bisa deket?)" batin Ozi yang juga ikut penasaran


"Ehm..i-itu..."


"Aira! Jangan bilang kalian lagi *mpdkt!?"


*Mpdkt : masa pendekatan


"E-enggak"


"Aira,plis jawab jujur,kenapa Azka bisa nganterin kamu? Selama ini dia gak pernah loh peduli sama cewek lain"


"(A-aduh,gimana nih? Apa aku salah ngomong?)" batin Aira


"(Apa sih ribut-ribut? Padahal cuma karna dia di anter sama Azka doang,pake acara kepo segala)" batin Angga yang merasa risih dengan tingkah mereka


"Tapi serius,Ra,ini pertama kali nya Azka peduli sama orang,biasa nya dia gak pernah mau tau dan gak pernah ambil peduli" ucap Viola


"A-apa separah itu ya kalau Azka baik sama orang?" tanya Aira


"Y-ya gak parah amat sih...cuman,kaget aja gitu,kok bisa cowok dingin kek dia bisa peduli sama kamu" ucap Lala


"Ra,jangan bilang kalian emang beneran lagi deket?" tanya Ozi


"E-engga kok,aku--"


"Udah! Kalian bisa gak sih gak usah memprovokasi Aira? Kalian nanya nya banyak banget,gue juga pusing denger nya!" seru Kenya


"Y-ya maap deh..."


"Sorry,Ra"


"I-iya,gapapa"


"Ira! Lo jangan pernah deket-deket sama cowok kek dia ya!" seru Ozi


"H-hah? Ke-kenapa?"


"(Astaga,apalagi sih ni bocah!?)" batin Kenya kesal


"Dia itu gak baik buat lo,intinya denger deh apa kata gue" ucap Ozi


"Iyain aja,Ra" ujar Kenya


"I-iya deh..."


"Bagus!" Ozi langsung tersenyum bangga


"Oh iya,nanti pas upacara di sebelah gue ya berdiri nya" ucap Ozi dengan gembira


"Idih..! Enak aja lo! Lo kata dia mau deket-deket sama lo? Gak! Dia gak boleh di sebelah lo!" ketus Kenya


"Mang urusan lo apa?"


"Emang bukan urusan gue! Tapi gue gak ngizinin Aira di sebelah lo! Najis!"


"Dih"


"Hmph!"


"(Liat aja kecoak busuk,gue bakal buat Aira bisa di deket gue! Emang nya lo siapa nyudut-nyudutin gue?)" batin Ozi


"(Aduh...kenapa tiba-tiba jadi tegang sih?)" batin Aira


"(Apa Aira sepopuler itu?)" tanya Angga dalam hati yang dari tadi memperhatikan obrolan mereka


...πŸ¦„πŸ¦„πŸ¦„πŸ¦„πŸ¦„...


Upacara telah di mulai


Akhirnya,Aira berdiri di sebelah Angga


"(Huftt! Ngeselin! Kenapa sih gue gak pernah dapet lampu hijau?)" keluh kesal Ozi dalam hati


"(Gue bener-bener penasaran deh,apa sih kelebihan Aira ini?)" batin Angga


Bla bla bla


Akhirnya upacara selesai


(Males ngetik aku tuh)


Ya,tapi pengumuman yang penting itu adalah,minggu depan adalah hari ulang tahun sekolah yang ke-26 tahun


Jadi akan di adakan kegiatan besar-besaran,contoh nya kek ikut ekskul atau olimpik,terus buat acara semewah mungkin,dan intinya itu akan mengeluarkan banyak uang


Makanya mulai dari hari ini semua nya bakal iuran besar-besaran


Pokoknya seru banget


(Avv,jadi kangen sekolah yang sering buat acara pas ultah sekolah-!)


...πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ ...


"Aira,lo mau masuk ekskul apa?" tanya Viola


"Hmm..." Aira tampak sedang berpikir


Dia juga bingung harus masuk ke ekskul mana


"Apa kegiatan ekskul ini harus di wajibkan?" tanya Aira


"Banget" jawab Lala


"Kalau kamu,Kenya? Kamu masuk ekskul mana?" tanya Aira


"Martial Arts club" jawab Kenya


"(Wah,bela diri dong)" batin Aira


"Kalau Lala sama Viola?"


"Aku masuk ke Gardening club,soalnya ntar aku mau menata kebun-kebun sekolah,biar kek lebih mewah acara nya,yaa meksipun suasana nya udah bagus,tapi aku pengen lebih cantik lagi"


"Lagian aku suka berkebun,kek yang tanam-tanam bunga atau sayur dan buah-buahan,di rumah ku banyak tanaman-tanaman,itu semua aku dan keluarga ku yang rawat" ucap Lala sambil tersenyum


"Kalau gue Cooking club,ntar gue bakal masak-masak makanan atau mungkin kue buat hidangan perjamuan" ucap Viola


"Kalau Ozi?" tanya Aira


"Hmmm..gue belum kepikiran sih" jawab Ozi


"(Aku masuk klub mana ya?)" tanya Aira dalam hati


"Kalau lo suka nyanyi masuk Music club aja" ucap Angga yang tiba-tiba datang antah-barantah dari mana


"Angga?"


"Emang lo bakal masuk klub mana?" tanya Ozi dengan memberikan tatapan sinis


"Udah pasti Music club,secara suara gue bagus banget yang gak pernah makan gorengan" ucap Angga dengan bangga nya


"(Cih,sombong banget)" batin Ozi


Ozi berharap dia bisa mengumpat di hadapan Angga


"Emang dengan gak makan makanan yang berminyak suara lo bisa sebagus suara Judika?" ketus Kenya


"(Wah! Akhirnya suara sahabat gue muncul yang abis keluar dari goa!)" batin Ozi dengan senang


"Lah? Kenapa malah di bandingin ke Judika? Kenya...mau biar gimana pun,bandingin aja suara gue sama suara 'nyamuk' ini" ucap Angga sambil melirik ke arah Ozi


"Lo nyindir gua!?"


"Merasa kah?"


Ozi kesal hingga dia mengepalkan tangan nya,ingin melayangkan tangan nya tepat di wajah Angga,tapi karena dia tau saat ini sedang di hadapan Aira,jadi dia berusaha jadi anak baik-baik


"Dih,gue kan cuma nanya" ucap Ozi sambil berdecik


"Hmph"


Suasana menjadi tegang


"Kenya,Lala,Viola,ke kelas yuk,udah bel nih" ajak Aira


"Kuy"


"L-loh? Gue gimana?" tanya Ozi


"Pergi sendiri! Kira gak punya kaki?" ketus Kenya


"Dih,kok gue di tinggalin" keluh Angga


"Bac*t lu pada" ucap Kenya sambil memberikan tangan dengan gaya meremehkan (πŸ‘Ž)


Ozi dan Angga sama-sama kesal,dan mereka pun langsung berlari menghampiri mereka


...🚢🚢🚢🚢🚢...


Sesampainya di kelas...


Mereka duduk di kursi mereka masing-masing


"(Aku kira-kira masuk ke ekskul mana ya? Secara aku gak pernah ikut kegiatan ekskul yang beginian,palingan cuma pas Olimpiade aja)" batin Aira


"Oh iya..." gumam Aira


Aira yang langsung teringat dengan pengumuman dari Kepsek tadi pagi,langsung menghampiri Kenya dan Ozi


"Kenya,Ozi,kalian denger kan tadi Buk Maya bilang? Kalau acara ini bakal di sambut dengan kegiatan ekskul sama olimpik,kira-kira aku bisa gak ya kalau masuk ke Olimpiade aja?" tanya Aira


Ozi dan Kenya saling memandang satu sama lain


"Ehm...Aira,bukan nya apa nih,tapi...sebenernya yang boleh ikutan lomba Olimpiade cuma kakel doang,anak kelas 12" ujar Ozi


"Iya,Ra,kelas 10 sama 11 gak di bolehin,mereka cuma bisa masuk ke kegiatan ekskul doang" sambung Kenya


"Oh gitu...o-oke,makasih" ucap Aira


Aira pun kembali ke tempat duduk nya,meskipun dengan rasa sedih + kecewa,tapi dia tetap harus menerima persyaratan sekolah


Tak menjelang lama,Zidan masuk ke dalam kelas mereka


"Assalamu'alaikum,permisi..." ucap Zidan yang sedang memegang beberapa kertas


"Wa'alaikumsalam..."


"Kyaaa! Ada Zidan!"


"Zidaaaan! Aku padamu! Lopyu"


"Zidan,bales chat gue dong"


"Zidan,jangan berpaling kemana pun ya,kau milikku"


"Avv! Ada Zidan"


Semua cewek pada berisik seisi ruangan,pokoknya kecuali Kenya dan Aira,hanya mereka berdua yang waras dan normal


"(Siapa sih tu orang?)" tanya Angga dalam hati


Angga melihat Kenya dan Aira yang sama sekali tak berkutik


"(Wah,jangan-jangan mereka emang gak punya hati...?)" batin Angga


"Mohon semua nya untuk diam" ucap Zidan sambil tersenyum


"Saya di sini sebagai ketua OSIS,ingin memberitau kan,kepada kalian semua tentang formulir yang ada di tangan saya ini" ucap Zidan


"(Oh jadi,Zidan itu ketua OSIS? Aku baru tau...)" batin Aira


"Seperti yang sudah di umumkan oleh Buk Kepsek tadi pagi saat upacara,bahwa minggu depan kita akan mengadakan penyambutan ultah sekolah yang ke-26 tahun,jadi kita akan mengadakan acara besar-besaran"


"Nah,acara ini akan di sambut dengan kegiatan ekstrakurikuler,dan juga lomba Olimpiade antar kelas,jadi untuk itu,di sini adalah kertas formulir yang akan kalian isi menurut kegiatan ekstrakurikuler apa yang akan kalian pilih untuk menyambut ultah sekolah"


"(Aku pilih club apa ya...? Sama sekali gak terpikirkan)" batin Aira gelisah


"Baiklah,langsung saja saya bagikan ya.." ujar Zidan sambil menunjukkan senyuman nya yang manis


Kemudian Zidan membagikan kertas-kertas itu ke semua orang yang ada di kelas


"Kalian bisa membawanya pulang untuk di isi di rumah,harap besok di bawa" ucap Zidan


"Oke Zidan,makasih"


"Thanks Zidan! Lopyu"


"Avv,Zidan makin tamvan aja deh"


Zidan tidak peduli dengan ucapan-ucapan mereka,ia hanya melihat Aira sambil tersenyum


Aira pun kembali membalas senyuman Zidan


"Oh iya,Ira kira-kira masuk club apa?" tanya Zidan


"Ehm...aku belum tau,Zid" jawab Aira ragu-ragu


"Yaudah,kalau gitu aku permisi dulu ya" ujar Zidan


Aira mengangguk pelan


"(Apa-apaan tuh tadi? Mereka kenal?)" tanya Angga dalam hati

__ADS_1


Dia merasa kesal karena Aira sangat ramah ke orang itu,kira-kira orang itu siapa?


"(Hufftt,udah lah)"


...🎊🎊🎊🎊🎊...


Saat nya jam istirahat...


"Ra,ke kantin yuk" ajak Lala


Aira pun mengangguk sambil tersenyum


Mereka berempat (Aira,Kenya,Lala,dan Viola) pergi ke kantin bersama-sama


Sesampainya di kantin...


Mereka memesan pesanan mereka masing-masing,sedangkan Aira hanya memesan gorengan


Tiba-tiba lagi-lagi Angga muncul tepat di belakang Aira yang entah datang dari mana


"Jangan makan gorengan,Ra,nanti suara kamu serak" ujar Angga


Aira menoleh ke belakang nya,melihat Angga yang sedang tersenyum menatap ke arah nya


"Ta-tapi.."


"Makan aja,Ra! Gak ada yang boleh larang makanan apa yang kita mau!" sangkal Kenya


Angga terkejut,tapi lumayan kesal


Angga kemudian duduk di sebelah Aira


"(Ke-kenapa dia duduk di sini?)" tanya Aira dalam hati


Tak lama kemudian,Ozi dan Zidan juga muncul di tempat mereka


"Ira" sapa Zidan dan Ozi secara bersamaan


Mereka berdua secara spontan langsung memandang satu sama lain,kemudian memalingkan wajah ke tempat Aira


"Hai Ira,udah tau mau masuk ekskul apa?" tanya Zidan sambil tersenyum


"Ehm.."


"Dia belum tau,gak usah maksa dong nanya nya" sela Ozi


"Loh? Kan aku nanya nya ke Ira,kenapa situ yang ngegas?" tanya Zidan


"..."


"Ck! Bisa gak sih kalian gak usah datang ke mari! Kita tu lagi makan!" ketus Kenya


"Aelah curut,kaki juga kaki gue,suka-suka gue dong" ucap Zidan


"Gue kan mau nemenin ayang bebep gue" ucap Ozi


"Hah? Ayang bebep mu? Hehe,maap,kek nya kamu mimpi deh" ucap Zidan


"Elo kali yang mimpi! Hei,bruh..dunia udah siang,jangan tidur terus" ucap Ozi


"(Ck)"


"G-guys,udah jangan berantem,kalo kalian berantem,aku pergi masuk kelas aja deh..." gumam Aira


"Eh,jangan jangan!" sangkal Ozi,Zidan,dan Angga


Mereka bertiga kompak bersamaan


Dan itu membuat Lala dan Viola kebingungan


"Yaudah deh iya,aku gak berantem lagi..." ujar Zidan sambil tersenyum


Zidan pun duduk meminta Lala untuk minggir,agar dia bisa duduk di sebelah Aira,kini Lala mengalah dan Zidan di berikan kesempatan untuk duduk bersebelahan dengan Aira


"Oh iya,Ira...kaki kamu gimana? Udah sembuh total kan?" tanya Zidan


"Iya,Alhamdulillah" jawab Aira


"Alhamdulillah,syukur deh kalo gitu" ujar Zidan


Ozi yang kesal langsung duduk di sebelah Lala


"Emang kaki lo kenapa,Ra?" tanya Angga penasaran


"Oh itu...gapapa kok,cuma kecelakaan kecil aja...lagian udah baik-baik aja kok" ucap Aira


"Oh..."


Suasana seketika hening


"Eh iya,ehm...Zidan,aku kan baru tau nih kalo kamu ketua OSIS,btw bener ya kelas 10 dan 11 gak bisa ikutan lomba Olimpiade itu?" tanya Aira


"Hmmm...sebenernya sih emang gak bisa,yang bisa ikut cuma kelas 12,emang nya kenapa? Kamu minat?" tanya Zidan


"Aku--"


Tiba-tiba Amel dan geng nya muncul ke tempat mereka sambil berkata "Halah,palingan dia cuma mau sok-sok an pengen ikut,biar di kata pintar" ucap Amel


"(Ni orang!)" Kenya kesal dalam hati nya,dia ingin sekali melayangkan pukulan ke wajah Amel,tapi demi menjaga image,dia masih berusaha dan mencoba untuk bertahan


"Bener banget,kalo gak pinter ya gak usah sok!" sambung Putri


"A-aku gak bermaksud kek gitu kok..." ucap Aira


"Udah gak usah pura-pura polos! Gue tau lo pasti banget" sangkal Amel


"(Maksud mereka apa?)" tanya Aira dalam hati


Aira kaget karena tiba-tiba Amel datang dan langsung berkata seperti itu


Kenya langsung menghabiskan makanan nya


Setelah habis,dia segera menarik Aira pergi dari tempat itu


"Jangan di ladenin,orang kek mereka,mending mati aja" ucap Kenya


Amel,Putri,dan Citra merasa tertohok setelah mendengar ucapan Kenya


*Putri dan Citra adalah geng nya Amel


Akhirnya Lala dan Viola mengikuti mereka berdua pergi dari kantin


Angga dan Ozi juga ikut menghampiri mereka,sedangkan Zidan tetap berada di tempat duduk nya


Amel langsung menoleh ke sekeliling,tidak ada orang yang dia cari,kemudian dia langsung sok ramah ke Zidan dan duduk di sebelah nya


"Ehm,Zidan,kira-kira aku cocok nya masuk ke club mana ya?" tanya Amel dengan nada yang..ehm...centil..you know?


Tiba-tiba muncul aura dingin dari sisi Zidan,seketika geng Amel langsung kaget dan mulai menjauh


"Zi-Zidan...?"


Zidan pun berdiri dari tempat duduk nya lalu menghampiri Amel


"Jangan pernah,ganggu Ira" ucap Zidan yang langsung pergi begitu saja meninggalkan mereka


Amel langsung tertohok mendengar itu,dia pun mengepalkan tangan nya,kini,entah apa yang ingin dia rencanakan


...πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯...


Back to Aira


Aira masih merasa gelisah dan khawatir sebab perkataan Amel tadi di kantin,dia merasa di tergetkan


"(Apa maksud Amel tadi..? Dia gak bener-bener melecehkan aku kan? Kalau emang bener...aku...aku mungkin memang gak bisa apa-apa,tapi..ah,entahlah)" pikiran Aira bercampur aduk


Kemudian,ketua kelas Aira yang bernama Radit datang menghampiri Aira


"Aira" panggil Radit


"Eh? Ya?"


"Lo di panggil sama Buk Maya,tuh"


"Hah? Umm..ada apa ya?" tanya Aira


"Gatau,kek nya penting deh,kalo gitu gue pergi dulu" ucap Radit


"O-oke,makasih.."


"Yoi"


Radit pun pergi entah kemana,dan Aira pun langsung datang ke ruangan Kepsek


Di ruang Kepsek...


"Permisi,Buk..."


"Masuk"


Aira masuk ke dalam


"Silahkan duduk" ujar Buk Maya


Aira pun duduk di kursi yang ada di depan Buk Maya sesuai dengan perintah


"Mmm..maaf,Buk..ada apa ya manggil saya?" tanya Aira


Kemudian,Buk Maya mengambil sesuatu lalu menaruh nya di atas meja


"Ini adalah seragam umum,olahraga,dan batik untuk kamu" ucap Buk Maya


"Wah,udah ada ya,Buk?"


"Iya,Aira. Jadi kamu bisa terus memakai baju seragam mengikuti sekolah" ujar Buk Maya


"Terima kasih banyak ya,Buk" ucap Aira dengan senang


"Sama-sama,kalau masalah biaya,biar Ibu bicara kan dengan wali orang tua kamu,jadi untuk sekarang kamu udah bisa belajar dengan tenang,kan?"


"Iya,Buk. Sekali lagi terima kasih banyak"


"Iya,Aira..."


"Ya udah,kalau gitu saya permisi dulu,Buk"


"Silahkan"


Aira keluar dari ruangan sambil membawa baju yang telah di berikan oleh Buk Maya,dengan perasaan senang dan bahagia,dia memeluk baju itu


"(Haaah...senang nya,akhirnya bisa pakai baju seragam sekolah,jadi gak perlu malu lagi)" pikir Aira


Kemudian,tak sengaja ada seseorang berlari dengan kencang,hingga tak sadar menabrak Aira,tapi karena orang itu tak ingin Aira terjatuh,dia memegang Aira yang namun pada akhirnya mereka sama-sama jatuh


Bugh


Tapi untung nya Aira terjatuh tepat di atas tubuh orang itu,bukan Aira yang di timpa


Secara spontan mereka langsung menjauhkan diri masing-masing,Aira langsung bangkit


"Ma-maaf!"


"I-iya"


Mereka pun akhirnya bisa berdiri dengan seimbang,melihat baju Aira yang berserakan karena tertabrak,Aira pun memungut nya kembali


"Maaf ya,gue gak sengaja tadi..."


"Ah...iya gapapa kok"


"Btw kenalin,gw Dika" ucap Dika sambil mengulurkan tangan nya


"Aira" ucap Aira yang membalas uluran tangan Dika


Mereka berdua saling memandang satu sama lain tanpa berhenti,dan juga tangan nya...gak lepas-lepas,sama-sama senyum-senyum


(Avv kok 'ku yang baper-?😭)


"(Cantik juga)" batin Dika


"(Kok adem ayem ya?)" tanya Aira dalam hati


Kemudian,Ozi yang tidak sengaja melihat mereka berdua,langsung kesal


"(Ngapain sih dia? Sok deket banget sama Aira-gue)" batin Ozi


Ozi langsung menghampiri mereka


"Eh,sayang...!" ucap Ozi dengan sengaja


Aira dan Dika langsung kembali ke kenyataan


"Eh? Ozi..?"


Ozi hanya terseyum tipis


"Ehm,maaf ganggu,kalo gitu gue pergi dulu ya" ucap Dika


"I-iya" ucap Aira


Dika pun pergi meninggalkan mereka


"Ozi,kalau bisa jangan manggil kek yang tadi dong...aku kan malu" ucap Aira


"Haha! Lo bisa malu juga ya?"


"Y-ya bisa lah,emang nya manusia mana yang gak bisa malu?"


"Gue,gak malu tuh"


"Jangan-jangan kamu tinggi hati terus yaaa?" canda Aira


"Haha,engga dong,bercanda..eh iya,udah dapet baju baru nieee,ekhem"


"A-apa sih...hehe,iya aku baru aja di kasi sama Buk Maya" ucap Aira


"Oh gitu...yaudah,ntar lagi bel masuk bunyi,ke kelas bareng yuk" ajak Ozi


Aira hanya mengangguk sambil tersenyum sebagai tanda jawaban


Mereka pun menuju ke kelas dan memulai pelajaran kembali,tapi Amel dan juga geng nya tetap merasa kesal dan jengkel kepada Aira


...🏡🏡🏡🏡🏡...


Sepulang sekolah...


Aira menunggu di halte bus


"Aira,lo naik angkot apa naik bus?" tanya Ozi


"Naik bus aja" jawab Aira seadanya


"Gimana kalo bareng gue sama Kakak gue aja? Kebetulan gue di jemput sama Kakak gue naik mobil,kalau lu mau bisa nebeng" saran Angga


"E-engga deh,gak usah...gak mau ngerepotin soalnya..." ujar Aira menolak ajakan Angga


"Oh gitu,yaudah gapapa"


"Sksk,kasian yang tawaran nya di tolak" gumam Ozi yang terdengar di telinga Angga,tapi tidak terdengar di telinga Aira


Angga langsung memincingkan mata nya,begitu pula dengan Ozi


"Apa,lo? Mau ngajak tempur?" gumam Angga


"Hmh,ayok,tangan kosong dong kalo berani" balas Ozi


"Siapa takut"


"Yang kalah harus menjauh dari Aira" ucap Ozi


"Oke,dan yang menang bisa dapetin hati nya Aira,jadi kalo seandainya lu kalah..yaa jangan nangis"


"Cih,siapa yang nangis? Lu kata gua anak TK?"


"Kalau iya gimana?"


"Mending elo,anak balita,khikhi"


"Ggrrr"


Aira merasa aura yang di timbulkan oleh Angga dan Ozi begitu menakutkan,jadi dia sedikit menjauh


"(Mereka kenapa ya?)" tanya Aira dalam hati


"Ra,gue duluan ya,udah di jemput" ucap Kenya


"Oke,hati-hati ya Ken"


"Ya,btw lo berdua! Awas aja lo! Jangan sampe lo berdua nyentuh Aira satu inci pun,kalo gue denger dari Aira lo berdua bikin masalah,abis lo" ucap Kenya mengancam sambil menunjukkan jari f*ck nya


πŸ‘οΈπŸ‘„πŸ‘


"Iya iya!" ketus Ozi


Kenya pun pulang yang di jemput sama...siapa ya? Gatau


Sementara itu,hanya ada Aira,Ozi,dan Angga


Tak lama kemudian,Zidan dengan sepeda motor nya datang ke halte itu untuk menawarkan boncengan


"Ira,mau aku anter gak? Sekalian aku mau tau rumah kamu di mana" ajak Zidan


"Ehm...emang nya kenapa kamu mau tau rumah aku?" tanya Aira


"Yaaa penasaran aja,soalnya kan aku ketus OSIS nih,jadi kalau semisal nya ada masalah sama kamu,trus pihak sekolah pengen tau rumah kamu di mana,aku bisa bantu,gitu kan...jadi gimana?"


"O-oh gitu..hmm...tapi beneran gak ngerepotin?" tanya Aira lagi


"Tenang aja" ujar Zidan sambil tersenyum


"Oke"


Aira pun setuju untuk di antar pulang oleh Zidan,sedangkan Ozi dan Angga membatu di tempat


"(A-apa-apaan? Bisa-bisa nya dia inisiatif gitu)" batin Angga


"(Sial,ngajak mati lu,Zid)" batin Ozi kesal


Ozi dan Angga saling memandang satu sama lain,kemudian berpaling


"Gue udah di jemput! Urusan kita belum selesai" ucap Angga


"Gue gak takut sama lo!"


"Yang kata lo takut siapa?"


"Cish"


...EKSTRA PENGENALAN TOKOH...


Nama : Angga Pradipta (Angga)


Karakteristik : ganteng,sombong


Kepribadian : suka kepedean,sok kegantengan,merasa dirinya paling hebat,merasa paling populer,gak mau ada 1 orang pun yang gak suka sama dia


Kelebihan : populer di kalangan cewek karena ketamvanan nya


Kekurangan : ada orang yang gak terpesona dengan nya


Like : music


Dislike : orang yang tidak terpesona dengan nya (seperti Kenya)


Prinsip : ingin membuat Aira tertarik pada nya


...........


Nama : Andika Alamsyah (Dika)


Karakteristik : ganteng,ramah,baik,sopan


Kepribadian : suka rendah hati dan tidak banyak bicara


Kelebihan : pintar dalam segala hal


Kekurangan : terlalu mempercayai ekspektasi sehingga tak tau di mana letak kesalahan nya


Like : kedamaian


Dislike : perseteruan


Prinsip : ingin menjadi orang yang di banggai oleh siapa pun (termasuk keluarga nya)

__ADS_1


__ADS_2