
tengah malam..
Lena terbangun,kerena mag nya kambuh.ia keluar kamar , untuk mengambil obat di dapur.sebenarnya ia tidak kuat berjalan,tapi dia tidak enak membangun kan Wiliam.
"sakit 😣,obat nya dimana sih.astaga,aku lupa obat nya udah habis😣"
lena terjatuh kelantai, karena benar-benar tidak kuat,Lena terpaksa memanggil Wiliam
"kak Wiliam......tolong aku kak"panggil Lena.
Wiliam yang memang belum tidur, langsung berlari menuju Lena.
"loh kenapa?"tanyanya kaget .
"maaf bangunin kakak😣."
wiliam tak menghiraukan ucapan Lena,ia langsung membawa Lena ke kamar.
"obat loh mana?"."obatnya habis kak😣"."loh tunggu disini,gw mau beli obat nya!".
wiliam kesusahan mencari obatnya dikarenakan ini sudah tengah malam,dan semua apotik tutup.tetapi Wiliam teringat akan apotik yang buka 24 jam, tetapi itu sangat jauh dari apartemen nya.ia pun segera menuju apotik itu.
apotik.....
"tolong berikan aku obat mag!"
"maaf tuan tapi anda harus mengantri".
"berikan obatnya!cepat!"
__ADS_1
"jangan buat keributan di sini"
"apa kau mau mengganti kan nyawa seseorang,ini darurat.cepat berikan obatnya!".
"baik tuan"
apartemen......
"cepat minum obat nya!". memberikan obat ke Lena.
"makasih kak,aku sudah lebih baik"."sudah berapa kali gw bilang, jangan telat makan"
"maafin aku,aku hanya berusaha untuk belajar.agar aku lulus"."udah, sekarang loh istirahat"hendak pergi."kak Wiliam.."panggil Lena."ada apa?"."bisa kita bicara sebentar".
"istirahat,besok loh sekolah"."kalau kak Wiliam enggak mau dengerin aku,aku akan terus kayak gini, sampai aku benar-benar mati".
"cepat bicara"."aku memang melamunin cowok, tapi cowok itu kakak.aku enggak pernah selingkuh.karena aku enggak punya pacar, cuman kakak pacar dan suami aku"jelas Lena.
"aku....aku hanya berpikir kalau kakak suka sama aku"katanya pelan.
"apa?"tanya Wiliam yang tidak dengar suara Lena.
"enggak kak,aku mau istirahat.kakak.....juga istirahat"ucap Lena salah tingkah.
"iya udah,gw juga mau tidur"
Lena menutup pintu kamar nya .
"ihhhhhhhhh...... kenapa aku ngomong gitu sih, gimana kalau kak Wiliam dengar.?"
__ADS_1
kamar Wiliam..
"serius dia pikirin gw,terus gw harus bunuh diri gw sendiri gitu?"tanya nya, karena teringat kata-kata nya("gw pastikan lelaki itu tiada,berani sekali dia berurusan dengan gw,apa dia sudah bosan hidup?".)
pagi hari nya, mereka berdua sangat canggung karena kejadian semalam.
"pagi kak"."pagi".
terdiam untuk beberapa saat...
"gw antar ya"."iya kak , makasih"."udah siap untuk ujian?"." ujian nya besok kak"."oh,besok ya"
kantor Wiliam.......
"pagi pak"sekretaris Wiliam."ada apa?"."saya hanya ingin memberitahu kan bahwa rencana kita dipercepat".kenapa dipercepat?"."ini permintaan dari beliau sendiri pak" ."baiklah, atur sebaik mungkin,agar Kita tidak rugi besar!"."baik pak, permisi"
sekolah Lena..
"Lena kita belajar lagi kan hari ini?".
"sebentar ya"mengirimkan pesan ke Wiliam.
kak Wiliam,hari ini aku belajar di cafe yang kemaren.
iya, kalau udah pulang kabarin,biar gw jemput.(balasan dari Wiliam)
"iya,kita belajar di cafe yang kemaren"
"oke Lena"
kantor Wiliam.....
"apa aku bisa , meninggalkan Lena untuk beberapa saat?, bagaimana jika mag nya kambuh seperti tadi malam?. harus kah aku menyuruh nya untuk tinggal di rumah mamah,biar ada yang memperhatikan nya."
__ADS_1