Cinta Perjodohan

Cinta Perjodohan
pulang ke rumah


__ADS_3

setelah beberapa hari, akhirnya Lena sudah boleh pulang dari rumah sakit.


sesampainya di rumah, Wiliam sibuk mempersiapkan kamar untuk anak nya.



.


sementara Lena memandikan Nero



" kamarnya sudah siap sayang" ucap Wiliam.


" yah udah , aku tidurin Nero ya" ucap Lena.


sementara Lena menidurkan Nero, Wiliam bergegas ke dapur untuk memasak makan malam.


" kakak masak? " tanya Lena. " iya , ayok kita makan". " kan aku bisa masak, kenapa kakak yang masak?". " mulai sekarang aku aja ya , yang ngurus rumah, kamu fokus ke Nero aja".


" kakak, ngurusin Nero itu tugas kita berdua, masalah rumah itu kewajiban aku dan masalah pekerjaan itu kewajiban Kakak" ucap Lena.


" tapi aku enggak mau kamu kecapean" ucap Wiliam, Lena tersenyum dan memeluk Wiliam.


" aku enggak capek kok, yah udah ayok makan" ucap Lena tersenyum

__ADS_1



setelah selesai makan Lena dan Wiliam bermain bersama Nero



" ini anak siapa sih? ganteng banget" ucap Wiliam. " anak tetangga sebelah" ucap Lena.


" emang nya tetangga kita ada yang ganteng kayak aku?". " hello...., kakak pikir , kakak doang yang ganteng". " kamu jangan gitu dong, ini itu anak aku tau, iya kan Nero, kamu anak papa Wiliam kan?". " udah tau nanya" ucap Lena.


" mama kamu kenapa sih Nero? emosi banget kayak nya". tanya Wiliam, sementara Nero hanya tersenyum memegang wajah Wiliam.


" sayang, kayak nya Nero haus nih, kamu kasih asi ya" . " anak Mama haus ya? " tanya Lena mengendong Nero



" pikir aja sendiri".



setelah Nero tidur, Wiliam dan Lena pun bergegas ke kamar untuk tidur.


" enggak nyangka ya, kita udah jadi orang tua" ucap Lena. "iya, perasaan baru kemaren kamu hamil, sekarang kamu udah melahirkan, melahirkan seorang malaikat yang sangat lucu, makasih ya Lena, kamu udah buat hidup aku sempurna" ucap Wiliam.


" iya, sama-sama". " janji ya, kalian berdua jangan ninggalin aku, karena kalian berdua adalah kebahagiaan aku, jadi jangan pergi".

__ADS_1


" kami enggak akan pergi ke mana-mana, karena kita akan selalu bersama" ucap Lena tersenyum.


pukul 1 malam, Lena terbangun mendengar tangisan Nero.


"cup cup anak Mama jangan nangis ya, nanti papa bangun, kasian papa mau kerja, jadi istirahat dulu, kamu haus ya? "


Lena memberikan asi dan mengendong Nero sampai tidur, sampai pukul 4 pagi Lena tertidur di kamar Nero.


pagi harinya...


" astaga aku kesiangan, Nero kok enggak ada?" ucap Lena dan berlalu menuju ruang tamu.


"morning sayang, kamu udah bangun?" tanya Wiliam yang sedang mengendong Nero.


"maaf ya aku kesiangan, aku siapin serapan ya" .


" aku udah serapan kok, Nero juga udah aku mandiin, sekarang kamu yang serapan ya, aku udah siapin serapan". " maaf ya kak, jadi kakak deh yang mandiin Nero dan menyiapkan serapan". " untuk apa minta maaf, aku kan suami kamu, oh iya, kamu kenapa tidur di kamar Nero?" tanya Wiliam.


" Nero nangis kak, jadi aku kasih asi dan tidurin dia, eh aku malah ketiduran juga" ucap Lena.


" kok enggak bangunin aku?". " kakak kan mau kerja, aku enggak tega bangunin kakak".


"lain kali jangan kayak gitu ya, kita berdua harus sama-sama ngurusin Nero, kakak pergi kerja dulu ya, kamu jangan lupa serapan, kalau ada apa-apa langsung telpon aku" ucap Wiliam.


" baik bos".

__ADS_1



__ADS_2