
hari ini Lena mengajak Wiliam untuk berjalan-jalan .
" makasih ya kakak udah nemenin aku" ucap Lena.
" iya, sama-sama π".
tiba-tiba seorang gadis cantik melewati mereka.
" hai ganteng, lagi nemenin adek nya ya?".
"bukan dia.." Wiliam belum selesai bicara.
"perhatian banget sih, calon suami idaman βΊοΈβΊοΈ" ucap wanita itu. " dia .." lagi-lagi wanita itu memotong ucapan Wiliam. " mau enggak jadi pacar aku". ucap wanita itu menggoda.
Lena yang sedari tadi hanya diam, seketika itu juga langsung menarik rambut wanita itu.
" dasar wanita enggak punya harga diri" sambil menjambak rambut wanita itu.
"aww, lepasin rambut aku" ucap wanita itu kesakitan.
" Lena udah sayang, lepasin rambut dia" ucap Wiliam menarik tangan Lena, tetapi Lena menolak. " wanita penggoda kayak kamu itu, harus di kasih pelajaran, biar tau diri" ucap Lena masih menjambak rambut wanita itu.
" emang lu siapa ha?" tanya wanita itu membalas Lena , dan sekarang mereka saling menjambak rambut. " aku istri nya dan sekarang aku sedang mengandung". sekarang mereka menjadi pusat perhatian orang- orang.
" alah, paling hamil di luar nikah, wanita murahan" ucap wanita itu, dan Lena bertambah marah. " dasar wanita enggak tau sopan santun, kamu wanita yang murahan".
" sayang udah, enggak baik untuk kandungan kamu" ucap Wiliam. seketika itu juga Lena berhenti. " kalau bukan karena aku sedang mengandung, akan ku pastikan kepala mu botak" ucap Lena. " dasar wanita murahan" ucap wanita itu mendorong Lena.
" awww, perut aku sakit" teriak Lena kesakitan.
" sayang kamu kenapa, ayok kita kerumah sakit" ucap Wiliam mengendong Lena.
__ADS_1
" dan lu, siap-siap menuju kehancuran" ucap Wiliam mematikan.
rumah sakit....
"bagaimana keadaan istri saya dok?" .
"syukurlah tidak terjadi apa-apa, tolong di perhatikan istrinya, karena kandungan ibu Lena sangat lemah saat ini dan sangat mudah terjadi keguguran" jelas dokter. " baik dok, terimakasih"
"sama-sama". ucap dokter dan berlalu.
" sayang , kamu enggak apa-apa kan?"
" aku enggak apa-apa kok". " maafin aku ya, aku enggak bisa jagain kamu". " ini semua bukan salah kakak kok, aku nya aja yang enggak bisa nahan emosi". " sekarang kita pulang ya, dan istirahat". " iya kkβΊοΈβΊοΈ".
***mau tau kan, apa yang terjadi dengan wanita murahan itu, ayok kita saksikan ππ***
" kalian siapa?". " kami? biasanya orang menyebut kami sebagai iblis".
"seperti yang pak Wiliam katakan, lu akan menuju kehancuran ππ".
" rambut mu terlalu panjang, bagaimana jika kami membantu mu memotong nya"
" jangan berani-berani kalian sentuh aku".
mereka pun memotong rambut wanita itu sampai botak, sesuai dengan apa yang di ucapkan oleh Lena saat itu.
"rambut ku. " teriak wanita itu histeris.
*singkat cerita, wanita itu menjadi gila.
rumah Wiliam dan Lena*....
" kak , aku mau mangga muda" ucap Lena.
__ADS_1
" sebentar ya, kakak ambilkan".
" makasih kakπ". " iya sama-sama π".
"anak papa yang kuat ya, jangan sakit terus, baik - baik di dalam perut mama" ucap Wiliam mengelus perut Lena.
" kak dedeknya nendang- nendang tau".
"yang benar" ucap Wiliam dan memegang perut Lena. " wahh, anak papa mau jadi pemain sepakbola nih". " iya dong, kan papa nya pemain sepakbola". " makasih ya sayang, kamu udah kasih aku kebahagiaan. aku senang ada kamu dan anak kita". " aku juga senang punya kakak". " yah udah, kita makan dulu ya".
" nanti aja , aku belum lapar". "kok gitu, kalau dedek nya lapar gimana?". " iya deh aku makan". " gitu dong π" mencium pipi Lena.
"sini kakak ikatin rambutnya, biar kamu gampang makan nya"
" makasih ya kak, kakak perhatian banget sama aku". " pasti dong, karena kakak sayang banget sama kamu".
"
__ADS_1