
beberapa kali Wiliam menelpon Lena hanya untuk menanyakan keadaan istri dan anak nya.
" kamu udah makan belum, nero gimana keadaan nya?" tanya Wiliam.
"kakak, berapa kali kakak tanya, aku sama nero baik-baik aja,udah Kakak enggak usah nelpon mulu, mendingan kakak fokus kerja"ucap Lena mulai kesal.
"sayang aku kangen sama kamu dan Nero,aku cuti ya, satu Minggu aja, please.." ucap Wiliam memohon.
"enggak!" ucap Lena lalu mematikan telpon.lena senang wiliam begitu perhatian dengan nya,tapi menurut lena itu sangat berlebihan.
lain dengan Wiliam yang terus memikirkan anak dan istri nya itu, setiap detik ia selalu rindu akan anak nya , Wiliam pun selalu bertanya " apa sudah selesai?" karena ia ingin segera pulang dan bermain dengan Nero.
"nero antar makan siang untuk papah kamu yok, kayak nya papah kamu rindu berat deh" ucap Lena sambil memakai kan baju.
sesampainya di kantor beberapa karyawan menatap mereka kagum, seketika itu juga nero menjadi artis.
" yah ampun, ini anak siapa gemes banget"
" ganteng banget , ini buat nya gimana kasih resep nya dong"
"ini anak siapa bu Lena?".
beberapa karyawan mulai mengelilingi mereka dan bertanya-tanya.
" anak saya" ucap Wiliam memeluk Lena dan mengendong nero.
__ADS_1
"anak bapak?"
"pantas ganteng banget yah Tuhan"
" gila,gw pikir adek nya"
karyawan pun mulai heboh bahkan beberapa kali mengambil gambar bersama nero.
" pak gimana cara buat nya pak atau teknik nya gitu pak".
"enggak ada taknik khusus sih, semua tergantung sama wajah ibu dan ayahnya".
" itu mah susah atu pak, muka saya jelek begini anak saya bisa-bisa jadi monyet" ucap karyawan tersebut
ruang kerja Wiliam..
" aku bawain kakak makan siang" ucap Lena sambil mengeluarkan makanan nya.
" makasih ya sayang" ucap Wiliam mencium kening Lena.
"enggak! Nero capek mau istirahat" ucap Lena sengaja.
" sayang... please , kan ada kamar, lagian sedikit lagi selesai kok" ucap Wiliam memohon.
" iya-iya bayi gedek" ucap Lena malas.
"horeee, Nero temenin papah kerja".
" sayang kamu cantik banget hari ini".
" emang nya kemaren-kemaren aku enggak cantik?".
__ADS_1
"cantik, tapi hari ini lebih cantik"
" iya lah kan mau ketemu pacar aku, harus cantik dong"
"apaan sih, pacar yang mana, kamu itu milik aku"
"egois!" ucap Lena singkat.
" aku bukan egois, tapi milik aku,ya milik aku, aku enggak mau berbagi apalagi terbagi" ucap Wiliam serius dan mampu membuat senyum di wajah Lena.
" tapi aku bosan sama kamu, kamu jelek"
"kalau aku ganteng selera aku bukan kamu, udah ah aku cemburu tau jangan ngomong kayak gitu lagi ya" ucap Wiliam mengelus rambut Lena.
" iya sayang ku, cinta ku, love you ku" ucap Lena dan mendapatkan cubitan di pipinya.
" ihhh, sakit tauuu".
"habis nya pipi kamu kayak bakpao,jadi aku gemes".
" enggak lucu 😑".
"udah ah malas sama kamu, mendingan aku main sama anak ku".
" itu anak aku!" ucap Lena.
" siapa bilang? ini anak aku, lihat tuh muka nya mirip aku" ucap Wiliam tak mau kalah.
" siapa yang mengandung dan yang melahirkan? ucap Lena tegas
" siapa yang buat? "
__ADS_1
" ihh nyebelin" ucap Lena kesal dan mencubit lengan Wiliam.
" sakit tau, jangan cubit lagi, atau aku terkam kamu!" ancam Wiliam sementara Lena hanya diam dan berhasil membuat Wiliam tertawa melihat wajah istri nya yang takut dirinya terkam