Cinta Pertama Dari Masa Lalu

Cinta Pertama Dari Masa Lalu
Episode 13


__ADS_3

"Angga! Ayo main petak umpet?" Ucap seorang anak perempuan.


"Tapi sebentar lagi turun hujan Kania, mending kita pulang aja." Ucap seorang anak laki laki bernama Angga itu.


"Ayolah Angga.. sebentaaarr aja.. ya?ya?ya?" Ucap kania kecil.


"Oke, tapi sebentar aja ya? Sekarang kamu sembunyi biar aku yang jaga." Ucap Angga sambil menutup matanya dan berhitung.


Kania kecil pun berlari bersembunyi di sebuah pohon besar, dan Angga pun selesai menghitung dan mencari keberadaan Kania.


"18... 19... 20! Siap atau tidak aku datang Kania!!!" Ucap Kenzo sambil membuka matanya dan mulai mencari Kania.


Saat Kania sedang bersembunyi, tiba tiba hujan turun dengan lebatnya dan angin berhembus kencang serta kilatan petir. Kania yang sedang bersembunyi ketakutan.


"Huhu... Angga kamu di mana? Kamu udah pulang ya? Kok gak nyari aku?" Ucap Kania kecil yang sudah menangis.


Tiba tiba ada petir yang menyambar pohon tempat Kania bersembunyi hingga sebuah dahan besar jatuh hendak menimpa Kania, Kania pun berteriak sambil meringkukkan badannya.


"AHHHH!!!" Teriak Kania.


"Argh!!! Kamu... gapapa.... Kania?" Ucap Angga melindungi badan Kania hingga dahan pohon itu menimpa tubuh kecil Angga dan membuat punggungnya berdarah hingga mebuat Kania membulatkan matanya kaget.


"ANGGA!!! Kamu gapapa?! Maafkan aku!! Huhu..." Ucap Kania sambil memeluk Angga.


"Aku... Gapapa... Kamu... Jangan nangis ya..." Ucap Angga terputus putus sambil tangan yang ingin mengusap air mata Kania namun tiba tiba Angga pun jatuh tak berdaya di tanah.


"Nggak... Nggak... Jangan pergi!!!" Teriak Kania sambil bangun dari tidurnya dengan nafas yang terengah engah.


"Ah! Mimpi itu lagi!" Ucap Kania.


"Kamu kenapa Kania?!" Ucap Kenzo ikut terbangun.


"Ah gapapa, cuman mimpi buruk aja. Jam berapa sekarang?" Ucap Kania.


"Jam 6." Ucap Kenzo.

__ADS_1


"Ahh, gue mandi dulu. Terus anterin Lo pulang, dan berangkat ke kedai. Mendingan Lo istirahat lagi, nanti gue bangunin kalau gue mau berangkat." Ucap Kania sambil membereskan bekas mengompres Kenzo tadi subuh.


"Gapapa gak usah, gue manggil supir gue aja buat jemput gue. Makasih ya udah jagain gue." Ucap Kenzo sambil mulai menelpon supirnya.


"Oh ya udah kalau mau gitu." ucap Kania berlalu ke kamarnya.


Beberapa menit kemudian Kania pun selesai bersiap dan dia pun berniat menghampiri Kenzo di ruang TV tapi Kania kaget karna ruang TV sudah kosong.


"Eh?! Itu anak kemana? Ah udah di jemput kali sama supirnya. Eh? Ini surat apa ya?" Ucap Kania saat melihat secarik note di atas meja.


"Makasih udah rawat gue, baju sama celananya gue balikin besok pagi sambil jemput Lo berangkat sekolah bareng. Jangan berangkat duluan ya😉


Dari Kenzo tamvan😎"


"Hadeuh... ni anak bikin gue pusing aja. Mending gue berangkat sekarang aja deh, sarapannya di kedai ajalah sambil beres beres." Ucap Kania sambil berlalu pergi.


Di perjalanan menuju kedai, Kania tak sengaja menabrak seorang ibu paruh baya yang baru keluar dari supermarket hingga belanjaannya terjatuh.


"Ah maaf bu, saya gak sengaja." Ucap Kania sambil mengambilkan belajaan ibu paruh baya yang terjatuh itu.


"Eh?" Ucap Kania kaget dan bingung saat melihat wajah ibu itu.


"Ibu mau ngucapin makasih sama kamu karna udah nolongin ibu waktu itu, ibu berhutang Budi sama kamu." Ucap ibu paruh baya itu.


"Ah jangan gitu Bu, saya cuman kebetulan lewat dan nolongin ibu." Ucap Kania tersenyum sambil menunduk.


"Ibu balas Budi kamu pake apa ya?" Ucap ibu itu dan tiba tiba perut Kania berbunyi minta diisi dan itu membuat Kania menunduk malu.


"Ibu balas pake sarapan aja ya? Ibu juga belum sarapan, kita sarapan di kedai yang di ujung jalan sana ya." Ucap ibu itu.


"Gapapa Bu gak usah, takutnya ngerepotin. Saya juga ikhlas kok bantu ibu." Ucap Kania.


"Gapapa, gak ngerepotin kok. Anggep aja kamu nemenin ibu sarapan ok?" Ucap ibu itu sambil menarik tangan kania.


Mereka pun berjalan bersama dan sampailah di sebuah kedai kopi yang ternyata adalah tempat Kania bekerja.

__ADS_1


"Yah.. masih tutup. Padahal ibu pengen banget sarapan di kedai ini, soalnya katanya kedai ini selalu rame." Ucap ibu itu.


"Maaf Bu, ini tempat saya kerja." Ucap Kania tersenyum.


"Hah?! Beneran?!" Ucap ibu itu.


"Iya Bu, mari masuk. Kita sarapan bareng." Ucap Kania dan kemudian berjalan masuk ke dalam kedai.


"Wah, kamu umur berapa? Kok udah kerja? padahal keliatannya kamu masih muda banget." Ucap ibu itu.


"Saya masih sekolah Bu, kelas 2 SMA." Ucap Kania.


"Wah masih sekolah ternyata, Ngomong ngomong, kamu seumuran deh sama anak ibu." Ucap ibu itu.


"Iya Bu. Ibu mau pesen apa?" Ucap Kania.


"Ibu pengen pancake strawberry aja sama cappucino." Ucap ibu itu


"Ya udah bentar ya Bu, saya buatin dulu." Ucap Kania.


"Iya. Eh nama kamu siapa nak?" Ucap ibu itu.


"Nama saya Kania Bu." Ucap Kania.


"Oh Kania. Panggil aja ibu bunda aja ya, biar lebih akrab." Ucap bunda Kenzo.


"Iya ibu, eh maksudnya bunda." Ucap Kania tersenyum.


"Kapan kapan main ya kerumah bunda, nanti bunda kenalin sama anak bunda ya." Ucap bunda Kenzo.


"Iya bunda, kalau Kania ada waktu Kania bakalan main ke rumah bunda. Ini pesenannya bunda." Ucap Kania sambil menyodorkan 1 piring pancake strawberry sama 1 gelas cappucino.


"Makasih ya, kamu juga sarapan dulu sini! Sambil temenin bunda." Ucap bunda.


"Iya bunda." Ucap Kania membawa 1 piring roti selai kacang dan 1 gelas teh manis hangat.Mereka pun makan bersama sambil sesekali berbincang bincang.

__ADS_1


Mau tau kelanjutannya? Jangan lupa like, komen, dan vote 😉❤️


__ADS_2