Cinta Pertama Dari Masa Lalu

Cinta Pertama Dari Masa Lalu
Episode 5


__ADS_3

POV Kenzo


"Kania?" Lo tau gue siapa?" Ucap Kenzo.


"Dia udah inget sama gue belum ya?" Batin Kenzo.


"Kenzo Anggara Rismawan." Ucap Kania.


"Lah malah nyebut nama lengkap gue, gue kira dia udah inget sama gue. Ah! Suasananya jadi canggung lagi." Batin Kenzo.


"Em... Lo gak punya temen di sekolah ini?" Ucap Kenzo.


"Gak." Ucap Kania.


"Kenapa?" Ucap Kenzo.


"Gak ada yang mau jadi temen gue." Ucap Kania.


"Kenapa lo jadi dingin gini sih Kania? Gue kasian sam lo." Batin Kenzo.


"Oh.. kalau gitu, Lo mau gak jadi temen gue?" Ucap Kenzo.


"Boleh." Ucap Kania.


"Makasih, Lo temen pertama gue di sekolah ini!" Ucap Kenzo.


"Hm." Jawab Kania.


*Saat pulang sekolah*


Kriiingg kriiingg


"Gue ajak Kania balik aja deh, gue mau tau rumahnya Kania masih sama kayak dulu atau nggak."


"Dimana rumah Lo Kania?" Ucap Kenzo.


"Komplek XX." Ucap Kania.


"Wah.. ternyata searah sama rumah gue. Pulang bareng gue ya?" Ucap Kenzo.


"Gak usah, gue bisa sendiri." Ucap Kania.


"Ayolah Kania. Jangan nolak ya?" Ucap Kenzo.


"Gue ada urusan dulu." Ucap Kania.


"Gue anter deh ya?" Ucap Kenzo.


"Gak usah, gue duluan." Ucap Kania pergi dari ruang kelas.


"Dia kenapa gitu ya? Padahal kan lumayan itung itung dia gak jalan dan naik motor gue. Aha! Gue ikutin aja deh!" Ucap Kenzo dan langsung pergi mengikuti Kania.


Saat mengikuti Kania, Kenzo melihat Kania masuk ke dalam kedai kopi dan kemudian memasuk ke sebuah ruangan. Dan sesaat kemudian dia melihat Kania keluar menggunakan seragam pegawai kedai tersebut dan mulai berbincang dengan seorang ibu paruh baya. Setelah berbincang, ibu itu pun keluar dari kedai. Karna penasaran, Kenzo pun menyusul ibu itu.


"Permisi Bu, ibu yang punya kedai ini?" Tanya Kenzo ramah.


"Ah iya, ada apa ya?" Ucap ibu itu.

__ADS_1


"Oh itu, saya mau nanya tentang pegawai ibu." Ucap Kenzo.


"Oh Kania, emang kamu siapanya ya?" Tanya ibu itu.


"Saya Kenzo Bu, temen sekolahnya Kania." Ucap Kenzo.


"Oh temennya Kania. Kenalin saya Bu Risma." Ucap Bu Risma.


"Oh iya Bu, Kania udah berapa lama kerja di kedai ibu?" Tanya Kenzo.


"Kalau gak salah sih udah hampir 4 tahun." Ucap Bu Risma.


"Oh.. iya Bu, makasih ya Bu. Maaf ganggu waktunya. Hehe..." Ucap Kenzo.


"Gapapa nak Kenzo. Kalau gitu ibu permisi duluan ya." Ucap Bu Risma.


"Iya Bu, hati hati." Ucap Kenzo dan Bu Risma pun pergi.


"Kania... Sekarang lo udah dewasa, udah bisa nyari uang sendiri. Gue bangga sama Lo." Ucap Kenzo sambil melihat Kania yang sibuk melayani para pembeli dari kaca kedai.


"Apa gue masuk aja ya? Nungguin dianya di dalem. Ah jangan deh, nanti dia malah nyangka gue ngikutin dia, jadinya ketauan deh gue ngikutin dia. Gue tungguin aja dia sampe pulang deh." Ucap Kenzo.


Kenzo pun pergi dan menunggu Kania hingga dia pulang. Kenzo menunggu di sebuah minimarket daerah situ.


Kenzo pun menunggu sangat lama, hingga Kania pun keluar dari kedai dan Kenzo pun mengikutinya lagi.


"Dia jam segini baru pulang? Pasti dia cape banget, pantesan tadi istirahat dia maunya tidur, ternyata ini alesannya." Ucap Kenzo sambil terus mengikuti Kania.


Saat Kania sudah sampai di depan rumahnya, Kenzo pun berhenti di depan rumah Kania.


"Ternyata gak ada yang berubah dari rumah ini, masih sama, tapi sekarang Kanianya yang udah beda." Ucap Kenzo dan dia pun pergi dari rumah Kania menuju rumahnya.


"Abang pulang!!" Ucap Kenzo sambil membuka pintu rumah.


"Abang kok baru pulang? Dari tadi bunda khawatir tau." Ucap bunda Kenzo.


"Aku ketemu temen lamaku dulu bun." Ucap Kenzo.


"Kenapa gak ngabarin? Hm?" Tanya bunda Kenzo.


" Hp aku lowbat Bun, maaf ya." Ucap Kenzo.


"Ya udah sekarang kamu mandi, makan, belajar terus tidur." Ucap bunda Kenzo.


"Aku udah makan tadi bunda, bareng temenku." Ucap Kenzo.


"Oh ya udah gapapa, kalau gitu selamat malem ya bang." Ucap bunda.


"Selamat malam juga bunda." Ucap Kenzo da berlalu ke kamarnya di lantai 2.


Saat Kenzo membuka pintu, Kenzo terkejut karna saat kamarnya dibuka tiba tiba ada Riani di dalam kamar Kenzo. Riani menutupi kepalanya dengan kain putih dan menyalakan senter dan diarahkan ke atas, tepat ke dagu Riani yang membuat kesan seram.


"ASTOGEH SETAN MUKANYA JELEK!" latah Kenzo dan terjatuh ke belakang saking kaget.


"Ahaha! Just a prank bang! Dadah!" Ucap Riani kabur ke kamarnya.


"RIANI!!! AWAS YA KAMU!!!" Teriak Kenzo kesal.

__ADS_1


Kenzo pun masuk ke kamarnya dengan perasaan kesal, dia pun mulai mandi dan kemudian langsung merebahkan badannya di kasur.


"Heem, gue harus cepet cepet tidur biar besok bangunnya pagi pagi dan gue bakal jemput Kania." Ucap Kenzo dan mulai tertidur.


Keesokan paginya Kenzo sudah siap berangkat sekolah, dan dia pun turun untuk sarapan.


"Pagi bunda." Ucap Kenzo.


"Pagi juga bang. Tumben berangkatnya pagi?" Ucap Kenzo.


"Mau jemput temenku dulu bunda!" Ucap Kenzo.


"Ya udah, bunda bikinin dulu roti buat kamu ya? buat dimakan di jalan, kamu bawa mobil apa motor?" Ucap bunda sambil tangan yang sibuk mengolesi roti dengan selai kacang.


"Aku bawa mobil Bun." Ucap Kenzo.


"Ya udah nih roti kamu dan minum dulu susunya, hati hati ya bawa mobilnya, jangan ngebut, di sekolah belajar yang bener, oke?" Ucap bunda Kenzo.


"Siap bunda! Kalau gitu abang berangkat ya Bun" ucap Kenzo kemudian berangkat sekolah.


Saat sudah sampai di depan rumah Kania, pas sekali Kania sedang mengunci gerbang rumahnya kemudian Kenzo pun turun dari mobilnya.


"Pagi Kania!" Sapa Kenzo.


"Darimana Lo tau rumah gue?!" Ucap Kania dengan nada agak tinggi.


"Selow dong, pagi pagi jangan emosi. Gue tadi lagi nyetir dan gue gak sengaja liat Lo disini."


"Terus? Lo mau ngapain kesini." Ucap Kania.


"Gue mau ajak Lo berangkat sekolah bareng, lumayan kan searah juga." Ucap Kenzo.


"Gak perlu, gue bisa sendiri." Ucap Kania.


"Ayolah Kania. Biar Lo datang ke sekolahnya makin pagi dan Lo bisa tidur dulu sebelum belajar." Ucap Kenzo.


"Gak usah Kenzo, gue mau jalan aja." Ucap Kania kekeh.


"Ayolah Kania! Naik mobil gue aja, biar cepet nyampe sekolahnya. Kalau Lo mau terus debat sama gue, Lo bakal telat ke sekolahnya." Ucap Kenzo.


"Ok ok! Ayo buruan!" Ucap Kania kesal.


"Nah gitu dong dari tadi." Ucap Kenzo dan membukakan pintu mobil untuk Kania kemudian menutupnya. Kemudian dia pun berputar dan masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi pengemudi.


"Gue bikin baper dia ah.." batin Kenzo.


"Pake dong sabuk pengamannya Kania." Ucap Kenzo dan memasangkan sabuk pengaman pada Kania, dan tak sengaja tatapan mereka bertemu dengan wajah mereka yang berdekatan dan membuat muka Kania memerah.


"Yes berhasil!" Batin Kenzo dan Kenzo pun selesai memasangkan sabuk pengaman pada Kania.


"Lo kenapa Kania? Lo sakit? Kok muka Lo merah gitu?" Ucap Kenzo.


"Gapapa! Cepet aja berangkat! Nanti telat!" Ucap Kania sambil memalingkan mukanya ke jendela di sampingnya.


"Ternyata kalau dia malu gitu, lucu juga, inget waktu dulu deh! Gemes gue!" Batin kenzo kegirangan.


"Oke kita berangkat!" Ucap Kenzo dan mulai melajukan mobilnya ke sekolah.

__ADS_1


Mau tau kelanjutannya? Jangan lupa like, coment dan vote😉❤️


__ADS_2