
Masih di kedai tempat Kania bekerja, Kania masih sibuk membuat pesanan bunda Kenzo. Tak lama selesai juga pesanan bunda, Kania pun langsung memberikan pesanan bunda.
"Ini pesenan bunda sama ayah, makasih ya bunda, ayah. Kapan kapan datang lagi ya." Ucap Kania tersenyum sambil memberikan pesanan bunda.
"Makasih sayang, kamu juga nanti kapan kapan main ke rumah bunda ya." Ucap bunda Kenzo.
"Iya bener tuh." Ucap ayah Kenzo.
"Iya bunda, ayah." Ucap Kania.
"Bunda sama ayah pulang dulu ya. Semangat Kania!!" Ucap bunda mengepalkan tangannya memberikan semangat kepada Kania.
"Iya, bunda sama ayah juga hati hati di jalan ya." Ucap Kania tersenyum.
"Dah Kania." Ucap bunda dan ayah Kenzo sambil melambaikan tangan dan keluar dari kedai.
Hari ini Kania melayani banyak pelanggan, hingga tak terasa waktu sudah sore. Karna dia sangat lelah hari ini, jadi dia mulai membereskan semua meja dan hendak pulang. Namun saat sedang membereskan semua meja, tiba tiba ada yang datang.
"Mbak!" Panggil seseorang.
"Sebentar mas." Ucap Kania sambil buru buru menghampirinya.
"Mau pesan apa.. mas??" Ucap Kania kaget saat melihat pelanggannya itu, ternyata dia adalah Syafiq.
"Eh?! Kania?! Lo kerja disini??" Ucap Syafiq kaget.
__ADS_1
"Iya gue kerja disini." Ucap Kania.
"Ohh..." Ucap Syafiq.
"Lo mau pesen apa?" Ucap Kania.
"Gue mau pesen vanilla latte aja 1." Ucap Syafiq.
"Bungkus apa minum disini?" Ucap kania.
"Emm bungkus aja deh, Lo juga udah mau pulang kan?" Ucap Syafiq.
"Hmm, ya udah tunggu bentar." Ucap Kania sambil pergi membuatkan pesanan Syafiq.
"Makasih ya." Ucap Syafiq sambil memberikan uang dan menerima pesanannya.
"Hmm.." ucap Kania sambil berlalu pergi untuk melanjutkan beberesnya yang tadi sempat tertunda. Namun saat Kania akan mulai lagi beberes, tiba tiba hujan turun sangat lebat.
"Kania! Lo mau gue anter pulang gak?" Ucap Syafiq.
"Gak usah, gue bawa payung kok." Ucap kania sambil membersihkan meja meja.
"Hujan nya lebat banget lho Kania." Ucap Syafiq.
"Ya udah biarin, Lo kalau mau pulang ya pulang aja." Ucap Kania jutek.
__ADS_1
"Ya udah gue pulang ya." Ucap Syafiq dan hanya dibalas dengan deheman dari Kania.
Syafiq pun pergi dari kedai dan tak lama Kania pun selesai dengan pekerjaannya. Saat Kania keluar kedai, tiba tiba ada orang yang memayunginya. Saat Kania berbalik ternyata orang yang memayunginya itu Syafiq.
"Eh?! Bukannya Lo udah pulang tadi?" Ucap Kania.
"Gue mau nganterin Lo pulang, kasian ini udah mau malam, hujan pula terus Lo pulang sendirian. Jadi gue nungguin Lo deh." Ucap Syafiq sambil tersenyum.
"Padahal gapapa, gue udah biasa sendiri kok." Ucap Kania.
"Nggak, ayok gue anterin Lo pulang." Ucap Syafiq kekeh.
"Ish bawel Lo, iya iya. Bentar gue kunci dulu pintunya." Ucap Kania kesal dan mengunci pintu kedai. Mereka pun masuk ke dalam mobil Syafiq.
Di dalam mobil hanya ada keheningan, tak ada yang mau membuka percakapan. Hingga sampai lah di depan rumah Kania, saat Kania hendak membuka pintu mobil, Syafiq memanggilnya hingga membuat Kania mengurungkan niatnya membuka pintu mobil.
"Kania." Ucap Syafiq.
"Hmm??" Ucap Kania.
"Gue mau ngomong sesuatu sama Lo." Ucap Syafiq dengan nada serius.
"Mau ngomong apa?" Ucap Kania.
Mau tau kelanjutannya? Jangan lupa like, komen dan favoritkan 😉❤️
__ADS_1