
POV bunda Kenzo
"Ayah!!" Teriak bunda Kenzo.
"Ayah di taman belakang!!" Teriak ayah Kenzo dari halaman belakang.
"Ayah, anterin bunda sebentar yu? Bunda mau ke supermarket di depan." Ucap bunda Kenzo.
"Ayo, sekalian ayah juga mau ke Rumah temen di depan." Ucap ayah Kenzo.
"Ya udah bentar bunda ngambil tas dulu." Ucap bunda Kenzo sambil berlalu ke kamarnya.
Beberapa menit kemudian mereka pun sudah sampai di supermarket.
"Ayah, sampe sini aja. Bunda belanja sendiri aja." Ucap bunda Kenzo.
"Gapapa sampe sini? Nanti bunda pulangnya mau ayah jemput?" Ucap ayah Kenzo.
"Iya gapapa yah, nanti bunda telpon aja kalau udah beres belanjanya. Dah ayah, have fun ya??" Ucap bunda Kenzo.
"Iya, jangan lupa telpon ya. Dah!" Ucap ayah Kenzo.
Bunda Kenzo pun turun dari mobil kemudian masuk ke supermarket, setelah selesai belanja bunda Kenzo pun keluar dari supermarket dengan belanjaannya yang banyak. Saat bunda Kenzo mencari hpnya di tas, tiba tiba tak sengaja bunda Kenzo menabrak seorang perempuan.
"Ah maaf bu, saya gak sengaja." Ucap perempuan itu sambil mengambilkan belajaan bunda Kenzo yang terjatuh.
"Tak apa nak, ibu yang salah gak liat kamu. Eh?! Kamu perempuan yang bantuin ibu waktu itu kan? Wah akhirnya ibu bisa ketemu kamu lagi." Ucap bunda Kenzo saat melihat wajah Kania.
"Eh?" Ucap Kania kaget dan bingung.
"Ibu mau ngucapin makasih sama kamu karna udah nolongin ibu waktu itu, ibu berhutang Budi sama kamu." Ucap bunda Kenzo.
"Ah jangan gitu Bu, saya cuman kebetulan lewat dan nolongin ibu." Ucap Kania tersenyum sambil menunduk.
"Ibu balas Budi kamu pake apa ya?" Ucap bunda kenzo dan tiba tiba perut Kania berbunyi.
"Kayaknya dia belum sarapan, aku ajak sarapan bareng aja sebagai balas budinya." Batin bunda Kenzo.
__ADS_1
"Ibu balas pake sarapan aja ya? Ibu juga belum sarapan, kita sarapan di kedai yang di ujung jalan sana ya." Ucap bunda Kania.
"Gapapa Bu gak usah, takutnya ngerepotin. Saya juga ikhlas kok bantu ibu." Ucap Kania.
"Gapapa, gak ngerepotin kok. Anggep aja kamu nemenin ibu sarapan ok?" Ucap ibu itu sambil menarik tangan kania.
Mereka pun berjalan bersama dan sampailah di sebuah kedai kopi yang ternyata adalah tempat Kania bekerja.
"Yah.. masih tutup. Padahal ibu pengen banget sarapan di kedai ini, soalnya katanya kedai ini selalu rame." Ucap bunda Kenzo dengan nada kecewa.
"Maaf Bu, ini tempat saya kerja." Ucap Kania tersenyum.
"Hah?! Beneran?!" Ucap bunda Kenzo tak percaya.
"Ternyata dia kerja disini?! Wah, sungguh kebetulan." Batin bunda Kenzo.
"Iya Bu, mari masuk. Kita sarapan bareng." Ucap Kania dan kemudian berjalan masuk ke dalam kedai.
"Wah, kamu umur berapa? Kok udah kerja? padahal keliatannya kamu masih muda banget." Ucap bunda Kenzo.
"Hebat! Masih muda tapi udah kerja dan dia seumuran juga sama Kenzo. Aku coba deketin dia sama Kenzo deh, dia kayaknya anaknya baik banget, rajin juga. Ah menantu idamanku!!" Batin bunda Kenzo.
"Wah masih sekolah ternyata, Ngomong ngomong, kamu seumuran deh sama anak ibu." Ucap bunda Kenzo.
"Iya Bu. Ibu mau pesen apa?" Ucap Kania.
"Ibu pengen pancake strawberry aja sama cappucino." Ucap bunda Kenzo.
"Ya udah bentar ya Bu, saya buatin dulu." Ucap Kania.
"Iya. Eh nama kamu siapa nak?" Ucap ibu itu.
"Nama saya Kania Bu." Ucap Kania.
"Oh Kania. Panggil aja ibu bunda aja ya, biar lebih akrab." Ucap bunda Kenzo.
"Iya ibu, eh maksudnya bunda." Ucap Kania tersenyum.
__ADS_1
"Kapan kapan main ya kerumah bunda, nanti bunda kenalin sama anak bunda ya." Ucap bunda Kenzo.
"Iya bunda, kalau Kania ada waktu Kania bakalan main ke rumah bunda. Ini pesenannya bunda." Ucap Kania sambil menyodorkan 1 piring pancake strawberry sama 1 gelas cappucino.
"Makasih ya, kamu juga sarapan dulu sini! Sambil temenin bunda." Ucap bunda.
"Iya bunda." Ucap Kania membawa 1 piring roti selai kacang dan 1 gelas teh manis hangat.Mereka pun makan bersama sambil sesekali berbincang bincang.
Setelah selesai sarapan, tiba tiba hp bunda Kenzo berdering dan menunjukkan nama "Ayah♡" kemudian bunda Kenzo pun mengangkatnya.
"Iya ayah?... Ini bunda di kedai kopi yang suka rame itu loh... Iya iya... Bunda tunggu disini..." Ucap bunda Kenzo.
"Siapa bunda?" Ucap Kania.
"Suami bunda, dia mau kesini katanya. Sekalian jemput bunda." Ucap bunda Kenzo dan dibalas oleh anggukan oleh Kania.
Tak lama datanglah lelaki paruh baya dan langsung menghampiri bunda Kenzo.
"Ayah? Sini duduk yah!" Ucap bunda Kenzo sambil menepuk nepuk kursi kosong disebelahnya, kemudian ayah Kenzo pun duduk.
"Oh iya Kania, kenalin ini suami bunda. Ayah, ini Kania. Perempuan yang waktu itu bantuin bunda pas mau ketabrak." Ucap bunda Kenzo memperkenalkan.
"Bisa aja bunda. Halo om, saya Kania." Ucap Kania mengangguk sambil tersenyum.
"Salam kenal juga, jangan panggil om dong, panggil ayah ya? Biar lebih akrab." Ucap ayah Kenzo.
"Iya ayah." Ucap Kania tersenyum.
"Kania itu pegawai disini loh ayah, menunya juga enak enak. Ini bunda juga mau pesen lagi dibungkus buat anak anak sarapan di rumah. Ayah mau pesen apa?" Ucap Bunda Kenzo.
"Wah?! Beneran?! Ayah pengen americano aja 1 dibungkus buat minum di jalan." Ucap ayah Kenzo.
"Ya udah. Kania, bunda mau pesen pancake strawberrynya 4, roti selai kacangnya 1, cappucino 3, americano 2." Ucap bunda Kenzo.
"Siap bunda, di tunggu pesanannya ya." Ucap Kania bersemangat dan pergi untuk membuatkan pesanan ayah dan bunda Kenzo.
Mau tau kelanjutannya? Jangan lupa like, komen, dan vote😉❤️
__ADS_1