
happy reading guys ππ»π€
kepergian Rizki sudah hampir 3 Minggu tapi Kayla tak kunjung mendapat kabar dari Rizki. terakhir saat Rizki sebelum berangkat, di Bandara tepatnya Rizki menyempatkan menelpon Kayla. berpamitan untuk ke-2 kali nya, Kayla hanya bisa berdoa keselamatan Rizki di sana.
ke khawatiran Kayla pada Rizki ternyata semakin besar, dalam pikiran Kayla hanya Rizki bagaimana Rizki disana dan apakah Rizki baik-baik saja disana, karena saat Rizki diberangkatkan keadaan disana sedang memanas banyak di beritakan di tv "mas 2 Minggu mas tugas, belum ada kabar juga sampai sekarang." gumam Kayla.
-
-
"lama sekali aku ga ngasih kabar ke kamu dek, maafin mas ya. mas belum sempat" ucap Rizki sambil memandang foto Kayla. pada saat itu Rizki sedang kontrol ke setiap pos, dan memang alasan Rizki tidak memberi kabar pada Kayla bukan semata-mata Rizki lupa akan tetapi keadaan di tempat tugas nya yang minim akses, dan sinyal.
saat beristirahat malam hari di posko Anwar dan Gunawan bersama Anggota nya kebagian piket malam, sedangkan Rizki dan Alif waktu piket nya pagi tadi.
Alif menghampiri Rizki yang sedang terduduk baru menyelesaikan sholat "Ki lu kenapa, perasaan gue perhatiin semenjak tugas disini lu banyak diem. ada masalah? apa lu ga betah disini? ngopi nih ki lu ga mumet bange" tanya Alif, "gue kepikiran Kayla lif. betah ga betah ya gimana tentara emang gini tuntas nya toh. makasih lif" jawab Rizki sambil menerima kopi dari Alif dan menyalakan rokok nya, Rizki mulai menghisap nya dalam-dalam dan membuang asap nya asal. sangat terlihat bahwa Rizki sedang banyak pikiran. "ya nikmati aja Ki, kalau dibilang betah atau ngga, ya sama gue juga juga ga betah, mau nya di kota kembang tempat tugas. gue juga belum sempet ngasih kabar ke orang tua gue Ki, apalagi pas cuti kemarin gue ga pulang karna ada kerjaan lain. jadi cuma ngirim pesan singkat aja." ujar Alif pada Rizki, Alif tau pikiran Rizki kemana.
__ADS_1
"lif mungkin ga ya Kayla bakal lupain gue terus ninggalin gue, tugas gue yang lama di sini bahaya juga." sambil menghisap rokok nya, Rizki tiba-tiba bertanya pada Alif dengan kegelisahan yang dia rasakan.
"percaya deh Ki, perempuan yang cuma suka alias sebatas suka sama lu karna profesi lu pangkat lu, dia bakal sebentar bertahan nya apalagi kalau dia Nemu yang bisa lebih dari lu. tapi perempuan yang cinta beneran sama lu, mau apapun kondisi lu, pekerjaan lu dia bakal tetep setia sama lu. jadi lu ga usah takut. emang apa rencana lu kedepan nya?" jelas Alif.
"gue pengen serius sama dia lif, alesan gue gamau ngasih kepastian dulu gue gamau pacaran dulu gue pengen ngejaga dia lif. niat nya nanti selesai satgas gue mau ke rumah nya." kata Rizki. "tapi pendapat gue ya Ki soal ini, perempuan butuh kepastian hal wajar biar dia ga bingung kedepan nya. dia mau nerima orang lain atau nggak nya. ya itusih pendapat gue ya Ki. terserah lu gimana-gimana nya . lagian kalau lu ada niat kaya tadi bagus juga. semoga berjodoh ya Ki." balas Alif. "huffttt iya makasih lif masukan nya." jawab Rizki.
-
-
"dek gimana sama Rizki ? hubungan kalian sekarang gimana?" tanya pak Gilang
degg
Kayla langsung terdiam.
__ADS_1
"dek ? ko diam " panggil Bu Susi, "eh iya pah, mas Rizki belum ngasih kabar mungkin lagi sibuk, kan gabisa stay terus ke hp. Kayla berteman baik pak sama mas Rizki" sambil makan Kayla menjawab pak gilang. "syukur lah, papah perhatikan semenjak kamu kenal dengan Rizki ada yang beda. apa yakin ga lebih dari temen?"selidik pam gilang pada Kayla."enggak ko pah, Kayla berteman sama mas Rizki" ucap Kayla pelan. "ya sudah habiskan makan nya"suruh Bu Susi.
karena hari libur Kayla ada rencana untuk main keluar bersama teman kuliah nya, saat sedang di cafe canda gurau Kayla dan teman-teman nya. tiba-tiba tata bertanya pada Kayla
"Kay, lu masih lanjut sama bang Rizki?", seketika kayla langsung terdiam berhenti tertawa. "Kay lu kenapa,?" tanya Ika yang melihat Kay terdiam. "ah ga apa-apa, oh sama mas Rizki ya masih ko masih." Kay berusaha tersenyum walaupun sebenarnya Kay sendiri bingung status dengan Rizki itu apa, apalagi sekarang terhalang jarak yang lebih jauh. ya walaupun sebelumnya sudah berjarak, tapi kali ini Kay merasa berbeda.
"oh syukur deh, kuat ya lu Kay belum ada kepastian dari Abang nya tapi lu bisa setia gitu. kasian kemarin si Rafa nanyain ke gue lu udah ada doi apa belum. ya gue jawab belum ada yang pasti sama Kay." jelas tata. "oiya ya, yaudah gapapa ta" balas kay tersenyum.
3 minggu setelah hari itu.....
bersambung~~~~
maaf ya reader novel nya libur setiap tanggal merah,
terimakasih telah membaca.
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak setelah nya.π€ππ»