
happy reading guys ππ»
Rizki masih enggan membalas perkataan mereka, lalu menghidupkan rokok nya sambil berjalan meninggalkan kedua teman nya tersebut. "bener-bener si Rizki dikira kita tembok apa ya, ada dianggap tidak ada" kelas Alif. "hahaha emang tampang lu aja sih yang kaya tembok sih pot" Anwar menertawakan Alif.
hari-hari berikutnya sikap delia semakin menjadi, mulai dari penampilan dan gerak gerik nya untuk menarik tentara itu. malam hari pada saat Rizki ikut istirahat di warung milik Kaka nya Delia, dengan berani Delia menghampirinya "bang boleh lebih dekat dengan Abang?" sambil duduk di pinggir Rizki. akan tetapi justru Rizki menjauh cuek tidak menanggapi nya karena merasa kurang nyaman dengan kehadiran Delia disitu. "apa Abang sudah punya pacar?"Delia memecah keheningan. "belum" sambil menyesap rokok nya, "Delia mau kok jadi pacar Abang" dengan se imut mungkin Delia menjawab, Rizki hanya menoleh dingin. "menjadi pasangan abdi negara itu sulit, tidak se indah seperti di sosial media mu" jawab Rizki dengan datar. "delia sanggup ko" semangat nya.
"apa kamu sanggup menjadi pasangan abdi negara ditinggalkan bertugas yang entah kapan kembali nya, bisa jadi pulang kemenangan atau pulang nama?"balas Rizki.
"apa Abang ga tergoda dengan aku bang, secara Abang tentara mana yang ga tergoda dengan fisik ku, teman-teman Abang pun pada melirik ku"ucap Delia dengan PD nya.
"sekolah lah yang benar, kasihan orang tua mu, kamu masih terlalu kecil untuk memikirkan seperti ini" Rizki sambil berlalu meninggalkan Delia. "bisa-bisa nya dia nolak aku, lihat saja nanti"gumam Delia.
.
flashback off
.
"begitu gun cerita nya"
__ADS_1
"gue ga habis fikir sih soal begitu, tapi yang di bilang Alif bener juga sih secara kita laki wajar lah hahaha" Gunawan, "ah elu pot sama aja, gue ga mikir itu b*go. lagian gue ga nyari pacar juga"balasnya. "hahaha santai dong Ki, tegang amat sih lu. terus tadi lu habis dari mana Ki ?"lanjut Gunawan. "ada deh gausah kepo deh lu hahaha" Meraka pun tertawa bersama.
sesampainya di desa C, Rizki dan Gunawan langsung menghadap ke komandan
"izin dan, maaf telat datang. lapor untuk pasukan disana sudah di arahkan sesuai perintah dan" Rizki melapor
"oke bagus, laporan di terima. oiya Rizki Gunawan kalian sudah makan ?" tanya komandan, "siap belum dan"balas Gunawan. "santai saja, yasudah ayo makan bersama sudah di belikan makan tuh"ajakan makan komandan (bang Azhar) "siap terimakasih bang Azhar" kata Rizki.
.
.
di kampus "eh Kay gue mau main ke rumah Lo boleh ga"tanya Cindy, "boleh aja sih cuma kan lagi perbaikan jalan tuh jadi lu gabisa bawa motor cin, terus lagi banyak orang juga rumah gue dijadiin tempat istirahat yang lagi tugas"jawab Kayla. "hah rame, emang ada siapa kay" tanya Ika, "banyak tentara yang lagi tugas" balas key dengan enteng nya. "ih Kay serius gue mau dong kenalin gue sama Abang cakep, duh body nya pasti bagus-bagus. duh" kahayalan Tata, "bener tuh mau dong kenalin gue Kay, baik deh elu"tambah Cindy. "apaan sih kalian kecentilan banget, gue juga gak tau yang mana orang nya" Kayla dengan malas. "salah ngomong lu berdua, nanya begituan ke si Kay, mana tau dia. tau nya belajar, organisasi" ujar Ika. "emang bener-bener si Kayla mah gabisa memanfaatkan situasi, kalau gue sih udh gue Pepet tuh. siapa coba yg gamau sama abdi negara ya gak Cin", "Yoi bener Ya" sahut Cindy pada Tata. "hhhh whatever lah ya, gue gamau bahas itu" ucap Kayla sambil mengetik tugas tidak memperhatikan nya. "untung kita kuat ya temenan sama si Kay" sindir Ika pada kayla.
Kayla hanya memutar bola mata nya dengan malas.
.
.
__ADS_1
di desa C tempat bertugas Rizki "gun gue mau tanya deh, emang gimana sih rasanya suka sama seseorang?", "ya lu suka aja gitu, gue juga ga faham, salah server lu Ki tanya begitu ke gue, coba dah tanya ke Alif. pasti nyambung" ujar Gunawan pada Rizki.
"Halah Yang ada bukan kesitu aja nyambung nya bercabang nanya kedua ga akan bener" balas Rizki.
Alif pun datang "apa nih, kaya nya ada yang kangen sama gue deh sampe-sampe di bicarain. emang sih gue tuh cakep tolong kalian jangan sirik sama ketampanan gue ya" dengan sombongnya.
"Maruk banget lu jadi orang"kata Rizki
"hahaha tau nih si Rizki tiba-tiba nanya gimana rasanya suka sama orang" Gunawan
"hahaha lu cakep-cakep noob soal begitan Rizki Rizki" mereka pun menertawakan Rizki
"rasanya.......
.
.
.
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak ya reader setelah membaca π€ππ»