Cinta Rindu Dan Jarak

Cinta Rindu Dan Jarak
Pindah tugas


__ADS_3

happy reading guys πŸ‘‹πŸ»πŸ–€


.


.


.


jalan pun rampung sudah selesai diperbaiki, hanya saja tinggal selokan nya yang belum terselesaikan.


saat makan bersama papa Gilang tiba-tiba berbicara pada kayla "dek apa kamu sedang dekat dengan laki-laki?"


"Deket ko banyak malah teman ku pah" sambil meneruskan makan nya.


"bukan itu maksud papah dek, papah lihat kamu gapernah tuh main sama cowo ya istilahnya orang special gitu?" tanya papah Gilang lagi


Kayla terdiam, lalu menjawab "pah, Kay sudah sibuk dengan urusan kuliah. lagian bukan itu tujuan utama Kay kuliah. Kay gamau fokus kuliah terbagi-bagi, kalau emang udah waktunya kenapa ga langsung aja. lagian Kay liat temen-temen kuliah mereka banyak yang berantem terus putus ya bisa dibilang banyak masalah lah"


"coba kamu buka hati dek, papah ga akan marah ko sudah waktunya juga di usia mu mulai menyukai seseorang" kata papaGilang


"betul dek, mama juga gapapa ko, yang penting kamu cerita semua nya ke mama" ujar ibu


"nanti nanti deh pah Bu, Kay belum kepikiran" balas key.


"yasudah habiskan makan nya,lepas itu langsung sholat magrib. kamu belum sholat kan ?"


"iya Bu" sahut key


.


.


tok tok tok


"Assalamualaikum"

__ADS_1


.


.


"siapa itu pah, sepertinya ada tamu di depan ?" tanya ibu Susi


"gatau Bu, sebentar papa lihat dulu"


pak Gilang pun membuka pintu nya "waalaikum salam, eh Rizki masuk Ki kita makan kebetulan lagi makan bersama"


"gak usah merepotkan pak, saya kesini hanya mau berpamitan pada bapa dan ibu" ujar Rizki dengan ramah


Bu Susi pun datang menyusul pak Gilang ke depan rumah"eh Rizki masuk nak, ibu masak nih makan bareng yuk "


"duh mohon maaf saya mengganggu bapak sama ibu yang sedang makan malam ya, saya hanya mau berpamitan pak Bu" Rizki merasa tidak enak


"gapapa Ki, ayo silahkan duduk dulu" pak gilang


"terimakasih pak"jawab Rizki


"kalau boleh tau memang mau pindah tugas kemana?"


"teman teman mu kemana Ki? tumben tidak bareng?"tanya Bu Susi


"Alif dan Anwar sudah berangkat duluan Bu, saya kesini dengan Gunawan dia sedang memberi arahan pada beberapa pasukan yang masih tinggal disini untuk perbaiki Solokan"


"pak Bu mohon maaf boleh minta nomor bapak atau ibu, untuk silaturahmi menjadi saudara " tambah Rizki


"boleh boleh, sebentar ke nomer ibu ya" kata pak Gilang


"boleh pak"balas Rizki


Rizki pun menyimpan nomer Bu Susi dan mencoba mengirim pesan pada nomer Bu Susi. tak lama karena waktunya Rizki harus berangkat akhirnya Rizki pamit untuk berangkat pada pak Gilang dan Bu Susi.


"tadi ada siapa pah?" Kayla ingin tau, "oh tadi ada Rizki, mau pamit pindah tugas katanya"jawab pak Gilang. "Rizki siapa pah? ko aku baru tau?"tanya Kayla lagi. "mangkanya keluar rumah de jangan ngerem terus" Bu Susi gemas pada Kayla yang jarang sekali mau untuk ikut nimbrung keluar"

__ADS_1


"itu loh dek yang Rizki tentara yang sering ngobrol dengan bapak"balas pak Gilang


"Oh gatau, ada perlu apa ko pamit ke papah sama ibu aja?" tanya Kayla lagi


pak Gilang menjawab "tadi dia sekalian minta nomer ibu buat menambah silaturahmi dijadikan saudara katanya"


"oh"Kayla sekena nya. "bener-bener kamu dek dek" kesal Bu Susi atas jawaban Kayla yang sangat cuek.


Rizki dan Gunawan di mobil dalam perjalanan ke desa C "gimana pot udah beres urusan lu sama si Delia itu ?" tanya Gunawan


"apa sih gun, gue tadi ga nyamperin si Delia. lagian ko aneh gue baru Nemu perempuan, dia yang nawarin diri dia, di sayangkan banget gun mana masih bocah SMA pula. tugas kita kesini untuk mengabdi, membantu masyarakat, bukan begituan" ujar Rizki


flashback on


"bang Rizki ini kopi nya, Delia sengaja loh buatkan untuk bang Rizki" gerak gerik Delia yang di imut-imutkan dengan pakaian yang ketat untuk menarik perhatian abang-abang tentara.


"terimakasih tidak usah merepotkan" balas Rizki dengan nada yang dingin


"hallo Adek cantik, Abang mau dong kopi nya buatkan 1 lagi yaa"goda Alif


"boleh bang Delia buatkan yang spesial untuk Abang ya" Delia membalas godaan Alif.


"siap cantikk" Alif sambil mengedipkan matanya "heh kutub lu ga tertarik sama si Delia gitu body nya beuh, mantep Ki empuk depan belakang tuh hahaha" Alif menggoda Rizki.


"tau si Rizki kaga normal apa gimana ya, datar-datar aja muka dia" sahut Anwar


.


.


.


.


jangan lupa Vote, dan tinggalkan jejak like+komen rider tercintaπŸ–€πŸ‘‹πŸ»

__ADS_1


sebagian besar kisah ini diambil dari kisah nyata. mohon jangan ada yang spoiler + plagiat πŸ–€


terimakasih...


__ADS_2