Cinta Rindu Dan Jarak

Cinta Rindu Dan Jarak
Jarak sesungguhnya


__ADS_3

happy reading πŸ–€


2 bulan lama nya, tanpa kabar baik Kayla maupun Rizki. saat itu Rizki sedang lepas jaga atau libur bertugas, akan tetapi Rizki harus berangkat ke pemukiman desa untuk bertemu kepala desa nya membicarakan hal yang penting diantar dengan Serda Zul Anggota Rizki.


saat di desa Rizki menyelesaikan urusan nya, setelah itu Rizki bercengkrama dengan masyarakat sekitar.


"pak apa di desa ini ga ada sinyal?" tanya Rizki pada kepala desa setempat nama nya pak Komar. "adak pak tapi agak jauh sedikit dari sini dekat-dekat ke kota lah pak kalau mau nanti saya antar pak." tawar pak Komar, "wah maaf nih pak jadi merepotkan, boleh pak. soalnya saya belum sempat memberi kabar pada keluarga semenjak tugas disini." kata Rizki sambil mengeluarkan hp, berharap ada sinyal yang masuk. "mari-mari pak, saya ke dalam dulu mau siap-siap.pak Rizki" jawab pak Komar sambil meninggalkan Rizki dan Zul.


"ijin bang, saya boleh ikut? soalnya saya belum memberi kabar pacar saya hehe. kalau orang tua sudah waktu pertama sampai." sambil cengengesan Serda Zul memohon agar Rizki membolehkan nya ikut. "kamu nih Zul Zul, iya boleh" balas Rizki. " siap terimakasih Abang." kata Zul.


sesampainya di tempat yang memungkinkan dapat sinyal. Rizki langsung memberikan kabar pada orang tua nya melalui pesan singkat. orang tua Rizki mengerti karena Rizki bukan sekali dua kali bertugas jauh. Rizki berinisiatif melakukan panggilan video pada Kayla, karena Rizki merasa bersalah selama ini tidak memberikan kabar, walaupun alasan nya jelas karna sinyal nya tidak memungkinkan dan akses menghambat.


tak lama kemudian... panggilan video di angkat oleh Kayla.

__ADS_1


πŸ“±"Assalamualaikum dek, apa kabar? maafin mas baru sempat memberi kabar. mas disini ga dapet sinyal dek." ucap Rizki to the point


posisi Kayla pada saat itu sedang berada di kampus, kebetulan baru selesai kuliah.


πŸ“±"mas Rizki, waalaikum salam. Alhamdulillah aku baik mas. gimana keadaan disana? mas baik-baik aja kan?" kata Kayla merasa terharu dan khawatir karna baru menerima kabar.


πŸ“±"Alhamdulillah mas baik, dek jangan nangis. mas baik ko disini." melihat Kayla menangis.


πŸ“±"mas kapan pulang" tanya Kayla suara yang sedikit sesak


πŸ“±"Adek juga rindu mas" pertama kali nya Kayla berbiacara lantang pada Rizki soal perasaan nya, bahwa Kayla rindu.


πŸ“±"doain mas ya dek. selesaikan kuliah nya semoga Cepet lulus lancar segala urusan nya. jaga diri baik-baik ya dek" pesan Rizki pada Kayla.

__ADS_1


πŸ“±"mas hati-hati mas janji pulang kan, Adek tunggu 😭" kata Kayla


πŸ“±"doakan mas selalu ya dek, sekarang mas cuma minta doa dari Adek.." -rizki


πŸ“±"pasti mas pasti Ade mendoakan mas selalu" ucap Kayla sambil menangis.


berakhir lah video call itu, karena Rizki sudah harus kembali ke pos. diperjalanan


"berat rasa nya, mudah-mudahan waktu cepat berlalu..." dalam hati Rizki berbicara sambil memejamkan mata nya.


"bang ga kenapa-kenapa kan?" tanya Zul, "nggak Zul saya gapapa"balas Rizki, "sabar bang, kan Abang yang bilang mau gamau ya emang ini toh kerjaan kita. walaupun ga ada yang enak hehe." kata Zul pada Rizki, "iya bener, pengen rasanya Cepet beres tugas Disni"kata Rizki. "sama saya juga bang udah kange sama yang di kampung" tambah Zul lagi.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2