Cinta Rindu Dan Jarak

Cinta Rindu Dan Jarak
Malam Minggu kedua, tapi jadi yang pertama


__ADS_3

happy reading guys πŸ‘‹πŸ»πŸ–€


"gue baik baik aja" berlalu meninggalkan Gunawan. "Ya ampun mudah-mudahan dia ga sakit jiwa, serem juga liat tingkah laku nya" menatap kepergian Rizki.


semenjak obrolan Rizki di chat dengan kayla, Rizki berbeda dengan sebelumnya. ia lebih semangat lagi, dan sedikit lebih ramah tidak terlalu kaku dan dingin.


begitu pun dengan Kayla, yang awalnya Kayla menolak keras untuk merespon Rizki lebih yang kadang membalas pesan seadanya dan se singkat-singkatnya. *jahat bener wkwk


hubungan mereka pun sedikit demi sedikit membaik, walaupun baru lewat virtual sebatas pesan singkat saja. karena Kayla tidak pernah sadar akan hadirnya Rizki sewaktu tugas di daerah Kayla. selama dua Minggu mereka berhubungan dekat, sejauh ini hanya Rizki yang bisa mendekati Kayla, dan sabar menghadapi Kayla yang sifat nya super cuek, walaupun Rizki pun sama dengan Kayla, tapi Rizki bisa lebih memahami Kayla dan lebih menahan ego nya agar bisa mencoba dekat dengan Kayla.


tepat malam minggu di tempat Rizki bertugas, para anggota sedang beristirahat karena tidak lembur dan jatah nya libur IB.


"saya mau cek anggota yang tugas untuk membuat jalan di desa A(desa Kayla) dan di desa D, ada yang mau ikut ?" tawar bang Azhar "izin dan saya ikut mau nyari yang bening dan, bosan saya lihat nya hutan lagi sama batu batuan di sini" Alif mengeluh, bang Azhar hanya tertawa mendengar keluhan adik letting nya itu "Halah pot, pikiran mu hanya yang bening saja. gosok tuh kepala mu biar bening" sahut Anwar.


"ijin dan saya mau ikut" pinta Rizki, "Panggil saya Abang, ini di luar jam kerja.. boleh ayok siapa lagi? Gunawan mau ikut juga?",, "siap salah" jawab Rizki dan Alif kompak. "tidak bang terimakasih, seperti nya saya mau istirahat saja di sini bang" kata Gunawan.


di perjalanan ---

__ADS_1


"bang boleh gak kalau saya ga ikut ke desa D?" hati hati Rizki bertanya, "biasa bang mau ketemu neng geulis dia hahaha" "betul bang kasian lahh dia baru normal" sahut Alif dan Anwar. bang Azhar hanya tersenyum "boleh saja, hari ini Abang lagi baik ke kamu. nanti Abang jemput lagi kesini"


"nanti saya belikan rokok buat Abang terimakasih bang" dengan mata berbinar Rizki. "akhirnya semoga ga di tolak ya Kii" ledek Alif, Rizki hanya memutar bola mata nya saja jengah.


sampai di desa C, "telepon aja Kali ya. mana rumah nya di depan dikit lagi nyampe. tapi takut di tolak." kebingungan Rizki dan akhirnya Rizki memberanikan menelpon Kayla "yaudah lah di tolak Yo balik kanann"


----notifikasi telepon di hp Kayla----


Kay melihat hp nya, "lah mas Rizki ada apa ya?" gumam Kayla


πŸ“ž"assalamualaikum mas ?" -kay


πŸ“ž " hallo mas ?" ulang Kayla


πŸ“ž "waalaikum salam, iya dek maaf maaf. Adek posisi dimana? mas depan rumah Adek" - Rizki to the point


πŸ“ž "hah mau ngapain mas? bentar bentar Ade bilang dulu ibu" Kayla panik

__ADS_1


πŸ“ž "nanti mas kabarin. mau periksa dulu"


πŸ“ž "iya iya mas" jawab Kayla


------- tutttt------- telepon dimatikan oleh Rizki


"siapa dek?" tanya bapak, "mas Rizki pak katanya dia mau ke rumah, gimana dong Bu?" kepanikan Kayla. "yaudah ga apa-apa suruh mampir aja lagian ibu masak banyak nih biar makan bareng"kata ibu, Kayla seketika pucat pasi. karena pertama Kali nya ada laki-laki yang mau berani berkunjung ke rumah Kayla. ya walaupun sewaktu SMA Kayla pernah punya pacar, itu hanya sebatas semangat sekolah tidak lebih. akhirnya Kayla pun bersiap-siap menggunakan kerudung seadanya.


dan yang Rizki pun tak kalah gemetar nya karna pertama kali bertemu dengan Kayla


"tarik nafas Ki, lu belum ijab qobul aja udah begini, apalagi kalau ijab qobul beneran mati bediri lu ya hahaha" tak henti-hentinya Alif meledek Rizki, "bang Azhar gimana ini bang"Rizki meminta saran ke bang Azhar. lalu bang Azhar menjawab "rilex Ki, kamu Dateng baik-baik untuk silaturahmi kan. udah gapapa nanti Abang jemput lagi takut keburu malem. nikmatin waktu pertema bertemu sama si neng geulis ya hahaha" bang Azhar malah meledek Rizki juga.


Rizki memberanikan diri datang ke rumah, menahan kegugupan nya "Assalamualaikum pak Bu dek" ucap Rizki pada pak Gilang langsung bersalaman pada pak Gilang dan Bu Susi . "waalaikum salam Rizki, apa kabar.?" tanya pak Gilang, "Alhamdulillah baik pak". saat akan bersalaman dengan Kayla tiba-tiba tangan mereka sama-sama dingin dan sangat terlihat kegugupan nya. pa Gilang dan Bu Susi menyadari itu langsung memecah kan suasana mempersilakan Rizki untuk duduk.


lama mereka berbincang, saling mengenal silaturahmi satu sama lain. akhirnya Rizki bertanya lagi pada Kayla, "dek ga main? orang-orang pada malem mingguan loh sama pacar?", "mana ada nak dia main sama cowo, pacar aja ga punya" Bu Susi yang menjawab nya. "ibu jangan gitu deh" muka Kay yang sudah merah merona Karena malu.


"Alhamdulillah kalau belum punya,,, eh" ucap Rizki keceplosan

__ADS_1


"hah ..... saling pandang


jangan lupa tinggalkan jejak πŸ–€πŸ‘‹πŸ»


__ADS_2