
"maaf ayahnda, anaknda tidak bisa"ucap xian ling sedih
xian ling merasa tidak terima undangan lamaran itu semakin menunggu jawabanya namun jika terima undangan itu maka menteri-menteri lain akan bertanya kenapa pangeran xian ling tidak terima lamaran mereka sedangkan pangeran masih sendiri mereka rasa jadi wajar saja jika mereka berlomba-lomba ingin putri mereka menjadi permainsuri pangeran xian ling tapi xian ling berpikir jika dia menikahi seorang gadis tapi sudah mengetahui wujud pangeran maka dia akan memberitahukan kepada semua orang
"ayahnda tahu apa yang kau pikirkan, ayahnda tidak bisa memaksamu namun ayahnda hanya bertanya soal lamaran itu dan ingin mendengarkan pendapatmu"ucap raja zao
xian ling mendengarkan ucapan ayahndanya merasa lega berjalan mendekati ayahnya dan memeluknya. ini momen langka bagi raja zao karena selama ini tak pernah merasakan pelukkan dari seorang anak kesayangannya
terlintas dalam benak raja zao
"baik lah, apakah besok malam ulang tahun mu mari kita raya bersama"ucap raja zao
xian ling sudah berumur 27 tahun dan sihir itupun masih melekat kepadanya karena belum menemukkan cinta sejatinya xian ling sibuk dengan kesehariannya mengerjakkan urusan istana walaupun tak sebanyak dulu
"benar bagaimana ayahnda tahu"ucap xing ling melepaskan pelukkanya
"Yaa.... jelas ayahnda ingat dan tahu walaupun sibuk"ucap raja
"hmm... baiklah ayahnda"ucap xian ling
dia saat keheningan itu xian ling ingin memberitahukan kepada ayahnya tentang gadis yang di temukan kemarin malam tapi dia takut nanti ayahnya bisa memarahinya karena tak kasih tahu dari awal namun xian ling mencoba memberitahukan secara pelan
"ayahnda, anaknda ingin memberitahukan sesuatu kepada ayahnda tapi ayahnda jangan marah"ucap xian ling
"sesuatu hmmm..... apa itu"ucap raja zao penasaran
__ADS_1
"kemarin malam kami menemukkan seorang gadis yang tak sengaja ada di kolam pas kami tanya gadis itu berasal dari dunia jauh"ucap xian ling jelas
"hmmm... benarkah boleh kah aku pergi melihat gadis itu"ucap raja zao
"tapi kenapa kalian tidak kasih tahu"ucap raja zao bertanya
"Saat itu mungkin ayahnda sibuk atau apa jadi kami hanya tidak ingin menganggu"ucap xian ling
mendengarkan penjelasan itu raja zao mnghelai nafas
..........huh............
"jangan sembunyikan sesuatu dari sang raja, jika itu mata-mata atau penyusup keselamatan kita bisa terancam"ucap raja zao
"maaf ayahnda"ucap xian ling menunduk
"iya ayahnda, anaknda juga akan ikut bersama"ucap xian ling bersama ayahnya jalan menuju rumah kosong
......................
Di rumah kosong
Chen lu dan alexa asik mengobrol karena asik mengobrol tak sadar raja zao dan pangeran xian ling sudah di depan pintu
"yang mulia, tu....tuan Salam hormat yang mulia dan tuan pangeran"ucap dayang chen lu cepat memberi hormat begitu pula dengan alexa mengikuti tingkah dayangnya
__ADS_1
"ini kah yang kau maksud anaknda tentang gadis itu"ucap raja zao menanyakan kepada xian ling
"iya ayahnda dia tinggal di rumah kosong ini sementara"ucap xian ling
"hmm... siapa namamu nona"ucap raja zao
"nama saya alexa yang mulia"ucap alexa sambil menunduk hormat
raja zao tersenyum dengan senang melihat gadis itu sopan
"nona kenapa bisa sampai di sini dan apa tujuan nona"ucap raja zao
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
__ADS_1
......................
......................