
......................
"bukan begitu non, habisan non tidak sabar dan langsung saja membuka dan mengelus rubah itu"ucap chen lu
"huhhh... sudahlah akan ku tanya lagi nanti denganmu kenapa bisa terjadi seperti itu tadi"ucap aoi chen yang beranjak pergi dari kamar xian ling begitu juga dengan mengikuti chen lu
......................
di ruang istana
Raja zao dan yang lainnya sedang ramai merayakan ulang tahun xian ling
"mana kakandamu xian ling, kok dari tadi tidak muncul"ucap raja zao
"apakah dia berubah dengan wujud aslinya akhhhh ini bahaya kenapa aku tak menyadari kalau malam hari xian ling bisa berubah wujud seandainya pagi aku rayakan mungkin bisa tadi ini sudah terlanjur bagaimana ini"ucap raja zao dalam hatinya
"yang mulia, yang mulia apakah yang mulia baik-baik saja"ucap salah satu menteri
raja zao tersadar ada yang membuyarkan lamunannya
"eh hahaha..... iya iya saya baik-baik saja"ucapnya
"ohhh iya yang mulia di mana pangeran xian ling dari tadi belum muncul"ucap menteri itu membuat semuanya berhenti ribut
"pangeran xian ling akan segera datang"ucap raja zao sambil melihat kedatangan xian ling
__ADS_1
tak lama muncullah xian ling dengan sosok tubuh seperti semula dan berjalan duduk di singgasana kerajaan
"anaknda apakah baik-baik saja"ucap raja zao memastikan keadaan putranya
"aku baik-baik saja ayahnda kenapa? "ucap xian ling heran
"hahah... tak apa-apa hanya bertanya"ucap raja zao
sedang manteri dan pendatang lain terpukau akan kegagahan dan kecantikkan putra putri dari raja zao tak lain yaitu pangeran xian ling, chen bin dan chen yin
"baiklah rakyat ku sekarang ramaikan perayaan ulang tahun putraku xian ling ke 27 tahun ini"
mendengarkan hal itu semua yang berada di ruangan kerajaan begitu ramai dan memberikan ucapan selamat béserta hadiah untuk pangeran xian ling. hadiah yang mereka berikan seperti emas, berlian dan segala macam yang istemewa
"yang mulia raja maaf jika hamba lancang, kapan tuan pangeran melamar putri kami sedangkan umurnya sudah menginjak masa untuk mencari pasangan dan meneruskan keturunan"ucap menteri itu
"untuk itu nanti kita pikirkan untuk sekarang mari kita raya ulang tahun putraku dengan meriah"ucap raja zao
sang ayah tak ingin memaksa putranya untuk mencari pasangan karena dia mengetahui putranya ada kekurangan dan itu takdir yang menentukan siapa itulah yang ada di benak sang ayah terhadap xian ling
saat pesta perayaan itu berlangsung raja hendak memberikan sesuatu kepada putranya yang begitu istimewa dari hadiah yang lain
"ananda kemarilah"ucap raja zao memanggil xian ling yang begitu menikmati perayaan itu
"iya ayahnda ada apa gerangan"ucap xian ling menoleh dan mendekat
__ADS_1
"ayahnda ingin memberikan mu sesuatu yang tak pernah orang miliki yaitu harta warisan satu-satunya yang akan di miliki oleh mu"ucap sang raja serius
mendengarkan itu kedua anak sulungnya menoleh melihat ayahndanya memberikan hadiah itu kepada kakanda mereka xian ling
mereka komplen dengan ayahndanya kapan juga mereka mendapatkan hadiah dari sang ayah
"ayahnda kapan kami juga mendapatkan hadiah dari ayahnda yang istimewa"ucap keduanya yang tak lain pangeran xian bin dan xian yin sedikit iri
"tenanglah anandaku kalian juga mendapatkan hadiah dari ayahnda jika saatnya tiba"ucap raja zao
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
__ADS_1
......................