
......................
......................
......................
...........kretttt...........
............bluss..........
............bluss..........
...........basss...........
............bass..........
Keluar mahkluk kecil seukuran anak kucing sedang tapi ini berbeda dengan kucing dia mempunyai asap-asap putih dan mengelilingi xian ling
"tuan, tuan, tuan kau tuanku kau begitu kuat aku menyukai mu tapi... tapi disini bubu merasakan energi kuat aku menyukai gadis itu tuan... tuan... tuan" ucap bubu si asap putih
"hei.... hei.... hewan apa kau kenapa kau bisa ada di peti ini dan apa maksudmu"ucap xian ling binggung apalagi aoi chen dan chen lu
"hmm... hmmm tau kau begitu tak tahu tentang ku aku hewan spiritual yang di pelihara leluhurmu dan menjaga keturunan mu nanti nya aku sudah ribuan tahun di dalam peti itu namun tak ada yang pernah membuka peti itu"ucap bubu sambil terbang sana kemari senang
"tapi ahhhhh.... ini membuat ku pusing jelaskan dengan rinci"ucap xian ling duduk
"hmmm.... kau tenang saja tuan aku hadir untuk menjagamu dan aku sangat menyukai energi gadis itu dan begitu wangi, apakah dia ke kasih mu tuan jika iya maka aku senang"ucap bubu mengelilingi aoi chen
__ADS_1
"heiii..... menjauhlah darinya kau bisa panggang nantinya dan jangan asal ngomong yang tidak-tidak dia hanya dayang pribadiku"ucap xian ling
"ohhh begitu hmmmm.... tapi aku menyukainya"ucap bubu
seketika bubu berubah menjadi gelang dan membuat xian ling, aoi chen dan chen lu terkejut
.............kling.........
...........kling...........
"ehhh... hei kenapa berubah" ucap xian ling binggung
datanglah suara dari gelang itu
"hahahaha ternyata hewan spiritual seperti mu juga bisa istirahat"ucap xian ling tertawa
sedang kedua dayangnya terdiam tampa ada kata-kata sejak tadi diam melihat kejadian barusan
"aoi chen, chen lu kenapa kalian diam"ucap xian ling
"eh.. hehe tuan ka... kami hanya binggung saja dan tak ingin mengganggu"ucap aoi chen
"begitu baiklah kalian sudah tahu dan rahasiakan ini jangan ada yang tahu"ucap xian ling kembali ke kasurnya
"iya tuan jika tuan tidak membutuhkan sesuai kami pamit"ucap chen lu
__ADS_1
"iyaa tapi aoi chen kau tetap disini ada sesuatu yang ku tanya"ucap xian ling berbaring dan makan anggur
"baiklah... tuan"ucap chen lu bergegas pergi meninggalkan keduanya
"aoi chen kemarilah, aku tidak apa-apakan dirimu"ucap xian ling senyum nakal
entahlah kapan pangeran xian ling begitu suka menggoda aoi chen waktu-waktu ini. aoi chen agar ragu mendekati jika tak di turuti mungkin bisa terancam baginya itu yang di pikir aoi chen
"ada apa tuan"ucap aoi chen
"hmmm kenapa bubu sangat menyukaimu dan kenapa"ucap xian ling
xian ling langsung menarik tangan aoi chen dan memeluk aoi chen dari belakang
aoi chen ingin melawan tatapan saja sia-sia karena genggaman si pria itu cukup kuat tak sebanding dengan tubuh aoi chen yang kecil
akhirnya aoi chen pasrah untuk melawan tak beberapa lama suasana begitu berbeda malam ini aoi chen tak merasa ada pergerakkan dari xian ling lalu aoi chen menoleh ke belakang ternyata xian ling tertidur pulas
aoi chen melihatnya begitu dekat dan membalik badannya begitu dekatnya wajah xian ling dan aoi chen dan merasakan hembusan nafas mereka saling berganti jantung aoi chen berdetak kenjang aoi chan melihat wajah xian ling begitu jelas di matanya
......................
......................
......................
......................
__ADS_1
......................
......................