Cinta Sang Rubah

Cinta Sang Rubah
Episode 30 Perjalanan Pulang


__ADS_3

......................


......................


......................


Ruang makan kerajaan


Di dalam ruang kerajaan ada raja zao, chen bin, chen yin, jiang, paman xian ling yang sudah satu bulan tinggal di kerajaan mereka sedang makan bersama. memang sih bisa mereka makan di kamar sendiri-sendiri tapi ini untuk pertama kalinya bagi mereka makan bersama jika raja tidak sibuk jadi kalau raja sibuk maka mereka tidak akan makan bersama seperti ini.


di dalam ruang makan kerajaan juga ada dayang-dayang kerajaan tak lupa juga dengan aoi chen dan chen lu


Di saat mereka asik makan datanglah siasat jiang untuk memojok aoi chen kesayangan pangeran xian ling itu


"yang mulia hamba kemarin tak sengaja melihat salah satu dayang pangeran xian ling berbicara sendiri saya rasa dayang itu sudah tak waras, masa dia ngomong sendiri"ucap jiang yang tak peduli aoi chen ada di sana


"hmmm...masa dia ngomong sendiri"ucap raja zao


"terus apa yang dia bicarakan"ucap raja zao penasaran


"eee... waktu itu saya tidak terlalu mendengarkan apa yang dia ngomong yang mulia"ucap jiang


ayah jiang melototi anaknya agar tidak seenaknya berbicara dengan seorang raja, namun jiang tidak peduli dengan ancaman ayahnya


"maaf kan kelancangan putri hamba yang mulia mungkin saja itu salah lihat putri hamba"ucap ayah jiang yang langsung pamit pergi membawa jiang pergi karena sudah selesai makan


"hmm mungkin salah liat putri jiang "ucap raja zao

__ADS_1


raja zao pun berpikir demikian seteleh selesai makan raja zao pergi ke ruang kerjanya ingin menulis surat dan menanyakan kabar putranya dengan memberikan surat itu kepada burung merpati


"hmmm bagaimana kah kabar anakndaku, apakah dia baik-baik saja"ucap raja zao dalam hati sambil menulis di kertas tak lama pun surat ya selesai raja zao memanggil burung merpati tak lama dia pun datang hinggap di jendela kamar raja zao


"tolong berikan surat ini kepada xian ling"ucap raja zao meletakkan surat itu di kakinya dan di ikat


burung merpati itu begitu paham apa yang di katakan sang raja zao


......................


Di perjalanan pulang


Xian ling yang sedang berbaring lelah pun terkejut mendengar ada suara kibapasan kecil dekat jendelanya xian ling berlahan mendekati ternyata seekor burung merpati yang sedang membawa surat untuk nya


"hmm seekor burung merpati kenapa.. hm kau membawa surat untukku"ucap xian ling mengambil burung merpati dan surat itu setelah xian ling tahu isi suratnya


setelah mendengarkan kabar itu raja zao sangat senang dan berharap putranya cepat kembali dan tak sabar untuk merayakan pasta lampion yang di lakukan sekali setiap tahunnya


"syukurlah kalau putraku baik-baik saja"ucapnya dalam hati


di taman


aoi chen, chen lu dan bubu berada di taman sambil melihat pemandangan pagi hari dan bunga-bunga


"chen lu apakah orang tak akan marah jika kita bersantai di sini"ucap aoi chen


"siapa yang marah non, emang non pernah di marahi"ucap chen lu heran kalau aoi chen bisa ngomong seperti itu

__ADS_1


"hmmm tak ada kok"ucap aoi chen ragu


chen lu jadi penasaran dengan keraguan nonanya


"katakan saja non, tak perlu ragu seperti itu"ucap chen lu


"hmm kemarin aku tak sengaja bersantai di sini sendirian terus putri jiang datang dan putri bilang jangan banyak bersantai dan dia heran juga karena aku ngomong sendiri"ucap aoi chen


......................


......................


......................


......................


......................


......................


......................


......................


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2