
......................
......................
......................
pagi hari
Xian ling sadar kalau pagi ini dia harus pergi ke kerajaan sepupu ayah untuk mengantarkan barang. xian ling lekas bangun dan makan untuk bisa pergi ke kerajaan lebih awal dan pagi karena tempatnya cukup jauh bisa berminggu atau sampai beberapa hari.
xian ling pernah ke kerajaan sepupu ayahnya waktu remaja saat umur xian ling berumur belasan tahun. di sana ada saudara sepupunya yang bernama chun xi seorang pangeran yang ahli pedang teman akrab xian ling sedang adik kandung chun xi bernama lili xi yang pandai menarik dan pintar namun lili xi ini sangat menyukai xian ling tapi sayangnya xian ling tidak begitu peka terhadap perasaan lili xi
...........tok...........
..........tok............
............tok..........
"iya silahkan masuk"ucap xian ling menatap arah ketukkan itu
"aoi chen"ucap xian ling melihat aoi chen bawa makanan untuk xian ling dan di sana ada chen zi dan chen lu membawa perlengkapannya untuk keberangkatnya
"iya ini saya bawa makanan dan kami juga membawa perlengkapan tuan untuk berangkat"ucap aoi chen
"iyaa berikan kepada prajurit untuk membawa barang itu ke kereta"ucap xian ling yang masih memasang baju luarnya
"tuan saya letakkan makanannya disini"ucap aoi chen yang meletakkan makanan di meja makan
__ADS_1
"aoi chen bisakah kau ikat pinggang baju aku kesulitan"ucap xian ling
"ohh iya tuan bisa"ucap aoi chen bergegas mendekat xian ling untuk memperbaiki ikat pinggang xian ling
chen zi dan chen lu yang melihat itupun terdiam tak berani ikut campur mereka langsung pura-pura tak melihat seakan tahu kode dari tuannya
"tuan kami izin keluar ingin mempersiapkan peralatan tuan dan menyimpan barang yang akan di bawa ke kerajaan"ucap chen zi dan chen lu pamit
"hmm iya silahkan"ucap xian ling fokus menatap wajah aoi chen dengan rambut berurai terlihat paras cantiknya dan xian ling begitu luluh akan perlakuan aoi chen yang lemah lembut memperbaiki baju dan ikat pinggangnya
setelah beberapa menit akhirnya selesai xian ling pergi mendekati meja makan dan makan tak lupa aoi chen juga di ajak makan oleh xian ling karena dia tahu aoi chen tidak makan begitu baik pikirnya setelah beberapa menit mereka pun selesai makan aoi chen lekas membawa bekas makannya serta dayang yang lain datang membantunya setelah selesai mengantarkan makanan xian ling ingin ngomong sesuatu terhadap bubu yang dari tadi sudah ada
"bubu tetap lah menjaga aoi chen karena dia satu-satunya hidup ku"ucap xian ling
"heh mimpi saja aoi chen itu milikku huh... aku akan jaga dia semampuku"ucap bubu
xian ling langsung siap-siap lekas pergi dan tak lupa pamit dengan ayahndanya tak lama setelah berpamitan mereka pun pergi tak lupa chen zi ikut untuk menemanin xian ling di perjalan
"hati-hati pangeran di jalan semoga sampai tujuan"ucap jiang yang ikut melambai
sedang xian ling hanya melihat aoi chen yang sedang melambai kepadanya dan tersenyum
"tenang lah aoi chen aku akan segera pulang"ucap xian ling dalam hati
"hati-hati di jalan tuan"ucap aoi chen dalam hati
xian ling mengetahui apa yang sedang di pikirkan aoi chen dia tersenyum puas akan ke khawatir orang spesialnya
__ADS_1
......................
3 Hari kemudian
Saat kepergian tuannya aoi chen sering ke taman bersama bubu serta chen lu yang selalu menemaninya
"chen lu apakah kamu pernah kesepian"ucap aoi chen yang sedang ngomong tak sadar apa baru saja keluar
"hmmm pernah "ucap chen lu
"kapan"ucap aoi chen penasaran
"waktu saya mencintai seseorang namun hanya hayalan dan tak pernah tercapai"ucap chen lu ikut menghayati
"hmm terus bagaimana caramu mengahadapi hal itu"ucap aoi chen duduk di rumput
"saya hanya pasrah akan takdir "ucap chen lu
......................
......................
......................
......................
......................
__ADS_1
......................