Cinta Sang Rubah

Cinta Sang Rubah
Episode 34 Hadiah Kalung


__ADS_3

......................


......................


......................


"hmm... baiklah kita pulang sekarang"ucap aoi chen bergegas bangun dari duduk nya


"kenapa pergi"ucap xian ling


"tuankan belum makan bagaimana bisa berlama di sini"ucap aoi chen


"hmm baiklah"ucap xian ling bangun dan mengikuti aoi chen dan bubu


karena xian ling sudah ada di istana gelang itu berpindah ke xian ling dan aoi chen tak akan heran akan itu


sesampai di kamar xian ling, aoi chen terkejut melihat meja makan sudah ada makanan yang di siapkan namun kenapa xian ling tidak memakannya


"tuan ini sudah ada makanannya tapi kenapa tuan tidak memakannya"ucap aoi chen


"hm tidak karena di situ ada racun"ucap xian ling


"benarkah "ucap aoi chen bergegas menyusun piring itu dan memanggil dayang lain untuk membuangnya


"tolong dayang buangkan makanan ini"ucap aoi chen tak mau tuannya kenapa-kenapa


xian ling tersenyum melihat kekhawatiran aoi chen yang begitu lucu tampa menanyakan sebab kenapa makanan itu dibilang beracun


"hmm tuan bukankah makanan itu dibawa oleh putri jiang sendiri kenapa dibilang ada racun"ucap aoi chen binggung

__ADS_1


"hmm mungkin saja di situ ada racun dan ditaburi sihir"ucap xian ling


"hmm begitukah"ucap aoi chen percaya


"iyaaa sudah lah jangan memikirkan itu apakah kau tak kasihan aku sekarang masih tak bertenaga karena tak di kasih makan"ucap xian ling duduk di meja makan


"eh... baik lah akan ku segera masak tu... tuan tunggu sebentar"ucap aoi chen


dengan cepat aoi chen pergi dan memasak untuk pangeran xian ling, aoi chen merasa bersalah kepada dirinya yang menyerahkan makan itu kepada putri jiang sehingga pangeran tak mau makan malah pergi mencarinya dengan keadaan lapar setelah asik memikirkan itu chen lu datang menghampirinya yang sedang sibuk memasak


"biarku bantu biar cepat selesai"ucap chen lu


"eh... hmm terimakasih chen lu"ucap aoi chen senang


"hmm ya sama-sama"ucap chen lu


setelah beberapa menit masakan itupun sudah matang dan aoi chen bergegas membawa makanan itu kepada pangeran xian ling yang sedang duduk menunggu dan membaca buku


..........tok............


...........tok...........


"iya silahkan masuk"ucap xian ling


aoi chen bergegas masuk dan membawa makanan untuk pangeran xian ling. aoi chen meletakkan makanan itu di meja makan


"silahkan tuan"ucap aoi chen


"hmm terimakasih aoi apakah kau tak makan"ucap xian ling

__ADS_1


"hm tidak tuan saya sudah makan tadi"ucap aoi chen


"hm baiklah"ucap xian ling


setelah sesudah makan xian ling duduk di meja kerjanya yang sudah menumpuk berkas-berkas kerajaan yang selama ini belum dia kerjakan


"hmmm aoi chen bisakah kau ke sini"ucap xian ling


aoi ling heran dan mendekati pangeran xian ling yang sedang mengambil sesuatu dari kotakan


"iya tuan ada apa"ucap aoi ling


"kemari lah lebih dekat"ucap xian ling


aoi chen agak ragu namun mencoba untuk berpikir positif


"baiklah"ucap aoi chen


xian ling menggalungkan sesuatu di lehernya yang tak lain sebuah kalung cantik untuknya aoi chen terkejut dan senang namun merasa tak enak karena tak pantas baginya nerima hadiah itu namun xian ling memaksa agak aoi chen bisa menerima hadiah darinya akhirnya aoi chen pasrah akan itu



......................


......................


......................


......................

__ADS_1


......................


......................


__ADS_2